di akhir musim nanti dengan status bebas transfer. Banyak pihak yang mengkritik pemain 25 tahun tersebut jika dirinya sudah tak lagi memiliki keinginan apapun untuk membawa Dortmund meraih gelar musim ini. Kritikan juga terlontar jika sang penyerang sudah tak kerasan lagi bermain untuk Die Borussien. Kritikan tersebut langsung mendapat jawaban dari lewandoswki yang terganggu dengan kritikan tersebut. "Banyak pihak yang mengatakan jika saya sudah tak lagi bergairah bermain untuk Dortmund. Namun, saya masih bisa membuktikan bahwa saya masih bisa memberikan yang terbaik bagi tim. Saat ini kami harus bisa meningkatkan permainan kami, banyak pemain yang cedera namun kami harus mampu melewati ini. Saya ingin meninggalkan Dortmund dengan memberikan sebuah gelar, saya juga ingin mempersembahkan gelar juara sebagai kado perpisahan untuk para fans," ujar Lewandowski. Saat ini Die Borussien berada di posisi ke-3 klasemen sementara Bundesliga, terpaut 17 poin dari pimpinan klasemen Bayern Muenchen. Hampir mustahil bagi Dortmund untuk mampu mengejar Bayern. Namun Dortmund dan Lewandowski masih memiliki peluang di ajang Liga Champions dan yang masih terbuka untuk menjuarai DFB Pokal.
Lewandowski Ingin Beri Kado Perpisahan Buat Dortmund
BolaSkor - Rabu, 05 Februari 2014
- #Borussia Dortmund
- #Gol
- #Penyerang
- #Polandia
- #DFB Pokal
- #Liga Champions
- #Robert Lewandowski
- #Bayern Muenchen
- #Bundesliga
- #Fans
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 28 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Swedia vs Polandia: Rekor Buruk The Eagles
Sabtu, 19 September 2026
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Jumat, 18 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Selasa, 15 September 2026
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Jumat, 11 September 2026
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Jumat, 11 September 2026
Como Jadi Anomali pada Matchday 1 League Phase Liga Champions 2026/2027
Jumat, 11 September 2026
Manchester United vs Sabah FK: Malam yang Sempurna untuk Setan Merah
Jumat, 11 September 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru: Manchester United dan Como Menyodok ke Papan Atas
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026