BolaSkor.com - Selandia Baru akan menghadapi Mesir pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di BC Place Vancouver, Senin (22/6) pukul 08.00 WIB.
Mantan pelatih Selandia Baru, Ricki Herbert, menilai bahwa membutuhkan kerja sama tim yang solid jika ingin meredam ancaman kapten Mesir, Mohamed Salah, pada laga lanjutan Grup G Piala Dunia 2026.
Serupa dengan Mesir, Selandia Baru juga tengah memburu kemenangan pertama dalam sejarah penampilan mereka di Piala Dunia. Namun, jalan menuju target itu jelas tidak akan mudah, terutama karena mereka harus menghadapi salah satu pemain terbaik dunia.
Baca Juga:
Prediksi dan Statistik Selandia Baru vs Mesir: Berburu Kemenangan Pertama di Piala Dunia
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Seperti dilansir Reuters, Herbert berpendapat bahwa kunci utama untuk menghentikan Salah bukanlah mengandalkan satu pemain, melainkan upaya kolektif dari seluruh tim. Ia menekankan pentingnya tetap tenang, disiplin, dan menjaga organisasi permainan.
“Dia pemain kelas dunia. Jika Salah berada dalam situasi satu lawan satu, dia bisa membuat hidup sangat sulit,” kata Herbert.
Meski begitu, Herbert mengingatkan bahwa Selandia Baru juga tidak boleh terlalu fokus hanya pada Salah. Baginya, memberi perhatian berlebihan justru bisa membuka ruang bagi pemain Mesir lainnya untuk mengambil keuntungan.
“Di sisi lain, mereka harus berhati-hati agar tidak terlalu banyak pemain mengerubungi Salah. Kami harus memastikan pertahanan tetap rapat, menghilangkan kemampuannya untuk berbalik badan, bergerak ke depan, dan mengirim umpan-umpan berbahaya,” jelasnya.
Mesir Bisa Lebih Berat daripada Iran
Herbert juga menilai duet Salah dengan Omar Marmoush akan menjadi tantangan besar bagi lini belakang Selandia Baru. Bahkan menurutnya, Mesir bisa menjadi lawan yang lebih berat dibanding Iran.
Herbert melanjutkan, hasil imbang melawan Iran bisa menjadi modal berharga yang akan meningkatkan rasa percaya diri para pemain Selandia Baru.
“Pertandingan melawan Iran adalah batu loncatan yang baik bagi Selandia Baru untuk memperkenalkan diri di Piala Dunia. Bahkan, mereka sebenarnya punya peluang untuk meraih tiga poin,” ujarnya.
Herbert, yang pernah membawa Selandia Baru mencatat sejarah dengan lolos dari fase grup tanpa kekalahan di 2010 FIFA World Cup, tetap optimistis peluang All Whites masih terbuka.
“Ini memang akan menjadi pertandingan yang sulit. Mesir punya banyak pemain kelas dunia. Tapi saya pikir kami tetap punya peluang,” tutup Herbert.