"Kami mempunyai peluang untuk meraih trofi juara. Kami hanya harus mengingat satu hal: talenta dan ego dari setiap pemain yang terpilih harus didedikasikan untuk kepentingan tim." ujar Lahm kepada Bild. Kapten Bayern Muenchen itu juga menambahkan, pertahanan Jerman adalah sektor utama yang harus diperbaiki dan semua pemain harus bekerja keras ketika tim dalam posisi bertahan ataupun kehilangan bola. "Kami harus bekerja keras untuk memperbaiki pertahanan kami yang terlalu banyak kebobolan dan memberikan ruang dan peluang bagi lawan kami. Seluruh tim harus bekerja keras untuk memperbaiki pertahanan." tambah sosok berusia 30 tahun itu. Jerman memang sedang dalam puasa gelar hampir dua dekade di turnamen akbar. Terakhir juara di Piala Eropa Inggris 1996, pencapaian terbaik Tim Panser hanya sanggup menjadi finalis Piala Dunia Jepang-Korea Selatan 2002. Nationalmanschaft hanya tampil sebagai juara ketiga Piala Dunia Jerman 2006 dan Piala Dunia Afrika Selatan 2010 serta finalis Piala Eropa Austria-Swiss 2008 dan empat besar Piala Eropa Polandia-Ukraina 2012 silam. Target menjadi juara di Brasil 2014 seolah-olah menjadi harga mati bagi Philipp Lahm. Lahm tidak mau pergi ke Brasil dan pulang dengan tangan kosong. "Saya tidak mau finish di semifinal atau hanya sekedar mandi matahari di Brasil nanti. Saya hanya punya satu target: membawa pulang trofi Piala Dunia!" tandas Lahm usai menyudahi wawancara dengan Bild.
Lahm: Pemain Jerman Harus Menyingkirkan Ego Pribadi
BolaSkor - Rabu, 21 Mei 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Minggu, 04 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Big Match Yunani vs Jerman, Live di Sini
Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Yunani vs Jerman: Ethniki Bukan Lawan yang Dapat Diremehkan
Senin, 28 September 2026
Kalah di Laga Kandang, Jurgen Klopp Pasang Badan Bela Skuad Jerman
Senin, 28 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Belanda dan Portugal Menang, Jerman Tumbang di Laga Kandang
Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Rabu, 23 September 2026
Sejumlah Aturan Baru Skuad Jerman era Jurgen Klopp, dari Potong Rambut hingga Larangan Penggunaan Ponsel
Rabu, 23 September 2026
Tantangan Jurgen Klopp di Jerman, Tanamkan Sepak Bola Heavy Metal
Selasa, 22 September 2026
Bisa Ditonton Gratis di Televisi Nasional, Berikut Jadwal UEFA Nations League Pekan Ini
Kamis, 17 September 2026
Skuad Pertama Jerman di Era Jurgen Klopp, Panggil 44 Nama
Rabu, 19 Agustus 2026
Dua Kali Pingsan di Lapangan, Ada Apa dengan Jamal Musiala?
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026