Pemain 30 tahun itu mulai memainkan peran baru bersama Bayern Muenchen di era Pep Guardiola. Jika sebelumnya, Lahm lebih sering beroperasi di posisi bek sayap kanan, maka pada musim 2013-14 kerap kali tampil di area sentral. Dari 40 penampilan di semua kompetisi, Lahm bermain di lini sentral sebanyak 25 kali. Di tim nasional Jerman, di empat uji coba terakhir Lahm tampil di dua pertandingan melawan Chili dan Armenia. Dalam kesempatan tersebut, Joachim Loew menempatkan Lahm sebagai gelandang bertahan. Pemain, yang juga kapten Bayern itupun berharap bisa melakoni posisi itu selama pagelaran Piala Dunia di Brasil. “Anda harus bertanya kepada manajer, bukan tugas saya untuk membuat pertimbangan publik ini,” tutur Lahm dilansir Four Four Two. “Namun saya main di laga uji coba terakhir sebelum Piala Dunia di lini tengah, jadi saya berharap memainkan posisi itu di kompetisi (Piala Dunia) sama baiknya.” Tambahnya. Di Brasil, Tim Panser masuk ke dalam Grup G bersama Portugal, Ghana dan Amerika Serikat. Philipp Lahm dan kolega akan menghadapi Portugal di laga pembuka pada 16 Juni. Bicara peluang, Lahm berharap bisa mengangkat trofi dunia setelah gagal dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir, nangkring di urutan dua (2002) dan dua kali menjadi juara tiga (2006 dan 2010). “Saya sebenarnya menyukai fakta bahwa harapan terlalu tinggi. Pertama, ini normal: kami telah dua kali mencapai tempat ketiga dan kami harus meningkatkan itu di Brasil. Tim ini telah bersama untuk waktu lama, kami telah tiba sangat jauh. Tentu saja mereka ingin kami membawa pulang Piala Dunia.” “Mungkin akan lebih mudah bagi kami jika tidak ada harapan, jika kami mampu bermain dengan rasa kebebasan. Namun itu bukan realitas kami. Saya lebih memilih menjadi yang diunggulkan ketimbang tim underdog.” Demikian Lahm.
Lahm Mulai Nyaman Tampil Sebagai GelandangPiala Dunia 2014
BolaSkor - Senin, 09 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Minggu, 04 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Big Match Yunani vs Jerman, Live di Sini
Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Yunani vs Jerman: Ethniki Bukan Lawan yang Dapat Diremehkan
Senin, 28 September 2026
Kalah di Laga Kandang, Jurgen Klopp Pasang Badan Bela Skuad Jerman
Senin, 28 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Belanda dan Portugal Menang, Jerman Tumbang di Laga Kandang
Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Rabu, 23 September 2026
Sejumlah Aturan Baru Skuad Jerman era Jurgen Klopp, dari Potong Rambut hingga Larangan Penggunaan Ponsel
Rabu, 23 September 2026
Tantangan Jurgen Klopp di Jerman, Tanamkan Sepak Bola Heavy Metal
Selasa, 22 September 2026
Bisa Ditonton Gratis di Televisi Nasional, Berikut Jadwal UEFA Nations League Pekan Ini
Kamis, 17 September 2026
Skuad Pertama Jerman di Era Jurgen Klopp, Panggil 44 Nama
Rabu, 19 Agustus 2026
Dua Kali Pingsan di Lapangan, Ada Apa dengan Jamal Musiala?
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026