"Itu adalah laga yang sangat ketat. Kami sama-sama bermain di level yang tinggi. Sedikit saja salah, harus benar-benar dibayar mahal. Itulah yang terjadi pada kami (Ghana) sekarang," ujar Appiah. Secara umum, lanjut Appiah, Ghana sebenarnya bermain cukup bagus. Bahkan ia menilai Ghana lebih banyak menguasai permainan dan menciptakan lebih banyak peluang. Sayangnya, peluang-peluang itu gagal dimaksimalkan menjadi banyak gol. Di sisi lain, AS dinilai tampil efektif. "Mereka (AS) lebih pintar memanfaatkan situasi dan peluang. Meski peluang mereka lebih sedikit, tetapi AS bisa membuat gol lebih banyak," tukas Appiah. Dengan hasil ini, Appiah mengaku peluangnya timnya untuk lolos dari penyisihan grup menjadi lebih berat. Kendati belum putus harapan, ia menilai langkah Ghana untuk bisa ke babak selanjutnya, butuh perjuangan luar biasa. "Kami dituntut bermain lebih baik dan taktis lagi menghadapi Jerman dan Portugal. Laga itu pasti akan sangat menarik karena Jerman dan Portugal adalah tim-tim unggulan," tandas Appiah.
Kwesi Appiah Akui Timnya Apes
BolaSkor - Selasa, 17 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Paraguay vs Australia: Duel Perebutan Posisi Runner-up
Kamis, 25 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Afrika Selatan Dampingi Meksiko, Korsel Terancam
Kamis, 25 Juni 2026
Hasil Pertandingan Grup A Piala Dunia 2026: Kalahkan Korsel, Afrika Selatan Cetak Sejarah dan Dampingi Meksiko
Kamis, 25 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Neymar Samai Rekor Pele hingga Ronaldo Usai Comeback Lawan Skotlandia
Kamis, 25 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Jepang vs Swedia, Live TVRI Jumat (26/6) Pukul 06.00 WIB
Kamis, 25 Juni 2026
Assim Madibo Dijatuhi Sanksi oleh FIFA Usai Sebabkan Ismael Kone Cedera
Rabu, 24 Juni 2026
4 Tim dengan Pertahanan Terbaik di Fase Grup Piala Dunia 2026
Rabu, 24 Juni 2026
Imbang Tanpa Gol Lawan Inggris, Pelatih Ghana Tuding Wasit VAR Ngopi
Rabu, 24 Juni 2026
Cristiano Ronaldo Ukir Sejarah, Jadi Pemain Pertama Cetak Gol di 6 Piala Dunia Berbeda
Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi Skor Superkomputer Inggris vs Ghana: Kenangan Pahit Carlos Queiroz
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026