Pekan ke-33 Liga Spanyol dijalani Barcelona dengan bertandang ke markas Granada, Estadio Los Carmenes, Minggu (13/4) dini hari WIB. Blaugrana menjalani pertandingan ini dengan mental lesu usai beberapa hari lalu disingkirkan Atletico Madrid di Liga Champions. Perjudian besar dilakukan pelatih Barca, Gerardo Martino, di lini pertahanan. Pelatih berkebangsaan Argentina itu memasang Javier Mascherano dan Sergio Busquets di jantung pertahanan, yang sejatinya berposisi sebagai gelandang bertahan. Adriano dan Martin Montoya juga dipasang sebagai bek sayap. Di lini serang, Martino menempatkan trio Pedro Rodriguez, Lionel Messi, dan Neymar. Sementara, Granada juga menggunakan skema 4-3-3 dengan bertumpu pada trio Youssef El Arabi, Yacine Brahimi, dan Piti di lini depan. Barca sepertinya akan menang mudah jika melihat tekanan yang mereka berikan di lini pertahanan Granada pada awal laga. Barca mutlak menguasai penuh jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 77 persen. Kecepatan Messi dan Neymar, yang sering melebar ke sisi sayap menjadi andalan Barca membongkar lini pertahanan Granada. Peluang pertama Barcelona hadir di menit ke-12. Berawal dari sepak pojok Adriano, tandukan Montoya dari jarak dekat mampu dipatahkan kiper Orestis Karnezis. Namun, empat menit berselang justru Granada yang berhasil memecah kebuntuan. Fran Rico melepas umpan terobosan. Brahimi kemudian berlari melewati hadangan Busquets dan Mascherano dan dengan tenang mengelabui kiper Jose Manuel Pinto. 1-0 Granada unggul. Barca nyaris saja menyamakan kedudukan pada menit ke-25. Pedro meliuk masuk kotak penalti dari sisi kanan pertahanan Granada. Dia kemudian melepas tembakan dari jarak dekat. Namun, kiper Karnezis mampu kembali mematahkannya. Ada kejadian yang cukup menyita perhatian di menit ke-33. Neymar terjatuh akibat bertabrakan dengan pemain bertahan Granada. Pemain berkebangsaan Brasil itu sempat kejang-kejang dan mengerang kesakitan di lapangan. Beruntung, tak ada kejadian buruk yang menimpanya. Menerima umpan Neymar di menit ke-39, Andres Iniesta mencoba peruntungannya melalui tembakan dari luar kotak penalti. Sayang, tembakan pemain asal Spanyol itu masih sedikit tinggi di atas mistar gawang. Skor 1-0 bagi keunggulan Granada bertahan hingga babak pertama usai. Susunan Pemain: Granada: Karnezis; Nyom, Tiago Ilori, Murillo, Foulquier; Recio, Fran Rico, Iturra; Brahimi, Piti, El Arabi. Barcelona: Pinto; Montoya, Mascherano, Busquets, Adriano; Fabregas, Song, Iniesta; Pedro, Messi, Neymar.
Kurang Gairah, Barcelona Dibungkam Granada SementaraBabak I
BolaSkor - Sabtu, 12 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 05 November 2026
Kabar Buruk untuk Barcelona, Rodri Absen Melawan Mantan Klub
Rabu, 04 November 2026
Akhirnya, Barcelona Catatkan Clean Sheets di Liga Champions
Rabu, 04 November 2026
Klasemen Liga Champions Terbaru Usai Manchester United vs Roma dan Barcelona vs Aston Villa
Rabu, 04 November 2026
Hasil Liga Champions: Manchester United Comeback Lawan Roma, Inter dan Barcelona Menang Telak
Selasa, 03 November 2026
Prediksi Skor dan Susunan Pemain Superkomputer Barcelona vs Aston Villa: Blaugrana Mengamuk di Camp Nou
Senin, 02 November 2026
Jadwal Liga Champions Rabu-Kamis (4-5 November), Laga Apa yang Disiarkan Gratis?
Minggu, 01 November 2026
Klasemen LaLiga Terbaru Usai Barcelona vs Alaves: Blaugrana Kembali ke Puncak
Minggu, 01 November 2026
Hasil Pertandingan: AC Milan Menang Derby, Barcelona Pesta Gol
Sabtu, 31 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Barcelona vs Alaves, Cek Live di Sini!
Sabtu, 31 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Barcelona vs Alaves: Lupakan El Clasico
PILIHAN EDITOR
Jumat, 06 November 2026
Mengenal Kozo Tashima, Figur dari Jepang Pesaing Gianni Infantino dalam Pemilihan Presiden FIFA
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026