BolaSkor.com - Musim baru Premier League sudah di depan mata. Semua klub tengah intens mempersiapkan diri untuk mengarungi musim yang panjang.
Jelang Premier League 2018-19 dimulai, tidak ada salahnya untuk melihat ke belakang momen-momen spesial. Kali ini kita kembali mengenang kemenangan besar yang terjadi dalam sejarah Premier League.
Pada 4 Maret 1995, Manchester United, yang saat itu ada di posisi kedua klasemen, menghadapi Ipswich Town, penghuni papan bawah, di Stadion Old Trafford.
Jika berdasarkan peringkat, Setan Merah diprediksi bakal menang mudah. Tapi tidak seorangpun yang memperkirakan Manchester United bakal mencatat kemenangan dahsyat dengan mencetak sembilan gol tanpa balas.
Apalagi pada putaran pertama, Ipswich secara mengejutkan mampu menumbangkan Setan Merah lewat skor 3-2 di Portman Road. Namun, kali ini United tidak mau mengulangi kesalahan serupa. Bahkan mereka sama sekali tidak memberi ampun.

Pada laga di Old Trafford, The Red Devils memainkan pemain anyar mereka, Andy Cole, yang baru didatangkan dua bulan sebelumnya. Cole berduet bersama Mark Hughes di depan. Meski tidak diperkuat sang bintang, Eric Cantona karena terkena sanksi delapan bulan usai bertikai dengan fans Crystal Palace, United tetap tamppil dominan.
Menghadapi Ipswich, Sir Alex Ferguson memainkan Roy Keane sebagai bek kanan. Sementara di lini tengah dihuni duet Brian McClaire dan Paul Ince. Meski berganti posisi, Keane menjadi pemain pertama yang menjebol gawang Ipswich pada menit ke-16.
Sejak itulah, gelontoran gol Man United mengalir deras dengan Cole membuat sepasang gol di paruh pertama. Cole kemudian membuat hat-trick saat babak kedua baru berjalan delapan menit.
Kemudian dalam rentang hanya lima menit, Hughes mampu dua kali membobol gawang Ipswcih. Saat waktu belum genap satu jam, Setan Merah sudah unggul 6-0.
Unggul setengah lusin tidak membuat United kehilangan rasa lapar. Publik Old Trafford kembali bersorak setelah Cole membuat gol keempatnya. Kemudian Ince menyusulnya dengan membuat gol lewat sepakan bebas.
Andy Cole menjadi bintang pada laga itu setelah mencetak gol penutup Man Utd di pengujung laga.
Hingga saat ini, kemenangan 9-0 Manchester United atas Ipswich masih bertahan sebagai hasil terbesar sepanjang gelaran Premier League. Sedangkan Andy Cole menjadi pemain pertama yang membuat lima gol dalam satu laga Premier League. Hingga saat ini baru ada lima pemain yang mampu membuat lima gol dalam satu laga di era Premier League; Sergio Aguero, Dimitar Berbatov, Jermaine Defoe, Alan Shearer, dan Andy Cole.
Meski mencatat rekor kemenangan terbesar, Manchester United gagal menjadi juara pada musim itu. Mereka harus puas di posisi kedua, tertinggal satu poin dari sang kampiun, Blackburn Rovers.