9 Pelatih Dipecat atau Mengundurkan Diri di Piala Dunia 2026

Sebanyak sembilan pelatih dipecat atau mengundurkan diri sepanjang Piala Dunia 2026. Ada Julian Nagelsmann, Ronald Koeman, hingga Marcelo Bielsa.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
9 Pelatih Dipecat atau Mengundurkan Diri di Piala Dunia 2026
Ronald Koeman, Julian Nagelsmann, dan Marcelo Bielsa (Foto: AI)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Gemerlap panggung Piala Dunia 2026 tidak hanya menyajikan drama perebutan kemenangan di atas lapangan hijau, melainkan juga menjadi 'kuburan masal' bagi karier para pelatih top.

Tekanan tinggi dan target besar dari federasi serta publik membuat kursi kepelatihan menjadi sangat panas.

Sejauh ini, tercatat ada sembilan nama juru taktik yang harus menyudahi masa bakti mereka, baik karena pemecatan tragis maupun keputusan mundur secara ksatria.

Baca Juga:

Manchester United Ikut Berburu Bintang Muda Maroko di Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026: Baru Main 14 Menit, Neymar Kecewa

Top Skorer Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Terus Bayangi Lionel Messi

Berikut adalah daftar lengkap para pelatih yang harus angkat kaki dari turnamen akbar edisi kali ini:

1. Sabri Lamouchi

Sabri Lamouchi (Foto: News Tunisia)

Federasi Sepak Bola Tunisia mengambil tindakan tegas dan cepat setelah hasil minor yang diraih timnas mereka pada laga pembuka fase grup.

Kekalahan telak dengan skor 1-5 saat bersua Meksiko langsung membuat nasib sang pelatih berada di ujung tanduk.

Manajemen timnas Tunisia langsung memutuskan untuk mendepak Sabri Lamouchi dari jabatannya tak lama setelah peluit panjang berbunyi.

Posisi yang ditinggalkan oleh Lamouchi tersebut kemudian secara resmi diserahkan kepada pelatih asal Prancis, Herve Renard.

"Kesepakatan resmi telah tercapai untuk memecat pelatih Sabri Lamouchi.," tulis pernyataan resmi FA Tunisia melalui akun Instagram mereka.

2. Steve Clarke

Steve Clarke (Foto: Sky Sports)

Steve Clarke memilih untuk meletakkan jabatannya sebagai pelatih kepala timnas Skotlandia setelah performa mengecewakan di fase grup.

Kegagalan menembus babak sistem gugur membuat Clarke merasa petualangannya bersama skuad Tartan Army harus berakhir, meski ia sempat menandatangani kontrak jangka panjang hingga tahun 2030.

Perpisahan ini dirasa sangat emosional bagi Clarke yang telah membangun kedekatan luar biasa bersama anak-anak asuhnya sejak tahun 2019 silam.

"Bagian paling emosional dari perpisahan ini adalah untuk para pemain saya, tanpa mereka kita tidak akan memiliki kenangan yang telah kita kumpulkan dari tahun 2019 hingga sekarang," ujar Clarke dengan penuh rasa haru.

"Saya segera menyadari bahwa kontinuitas dan keakraban akan membantu para pemain ini untuk menjalin ikatan satu sama lain dan dengan staf saya, sehingga mereka memahami apa yang dibutuhkan untuk lebih sukses di tingkat internasional."

"Mereka pantas mendapatkan semua pujian dan sanjungan yang mereka terima dan sungguh suatu kehormatan untuk disebut sebagai pelatih mereka. Terima kasih telah menerima saya dan semoga sukses untuk pengganti saya," pungkasnya.

3. Hong Myung-bo

Hong
Hong Myung-bo tiba di Bandara Incheon (Foto: Korea JoongAng Daily)

Kegagalan total untuk melewati fase grup membuat pelatih kepala Korea Selatan, Hong Myung-bo, memutuskan untuk mengundurkan diri dari posisinya.

Langkah ini diambil di tengah besarnya tekanan publik serta kritik tajam yang mengalir dari para suporter di kampung halamannya.

Myung-bo menyadari bahwa posisinya sudah tidak lagi aman dan pemecatan akan segera terjadi jika ia tidak mengambil langkah mundur terlebih dahulu.

Kendati demikian, legenda sepak bola Asia ini menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah berpaling dari perkembangan sepak bola negaranya.

"Meskipun saya meninggalkan tim nasional, saya tidak sepenuhnya meninggalkan sepak bola Korea," ungkap Hong Myung-bo dalam sesi konferensi pers perpisahannya kepada awak media.

"Saya akan mendukung tim nasional dari lubuk hati saya dan berharap tim ini akan kembali dipercaya dan dicintai oleh rakyat," harapnya.

4. Julian Nagelsmann

Julian
Julian Nagelsmann (Foto: @FabrizioRomano)

Kejutan besar melanda timnas Jerman setelah mereka dipaksa mengepak koper lebih awal akibat kekalahan menyakitkan dari Paraguay di babak 32 besar.

Hasil buruk ini memaksa sang pelatih muda, Julian Nagelsmann, untuk meletakkan jabatannya sebagai arsitek Die Mannschaft.

Nagelsmann sejatinya mengantongi kontrak bersama DFB hingga tahun 2028, namun ia didesak untuk mundur demi menghindari klausul pesangon senilai 15 juta euro.

"Keputusan ini sama sekali tidak mudah bagi saya. Prioritas utama saya selalu adalah kesuksesan tim. Setelah kekecewaan yang begitu pahit, tim pantas mendapatkan kesempatan untuk memulai kembali tanpa beban apa pun," aku Nagelsmann dalam rilis resminya.

"Ucapan terima kasih khusus juga kami sampaikan kepada para penggemar. Kalian telah mendukung kami, mempercayai kami, dan memberi kami energi, bahkan di saat-saat sulit."

"Saya benar-benar menyesal dan sangat sedih karena kami telah mengecewakan kalian dan tidak mampu memberikan lebih banyak malam penuh keseruan sepak bola di Piala Dunia ini. Kalian pantas mendapatkan lebih banyak lagi!" sesalnya.

5. Herve Renard

Herve
Herve Renard (bbc)

Petualangan singkat Herve Renard bersama timnas Tunisia akhirnya resmi berakhir setelah kegagalan total di fase grup."

"Pelatih kawakan tersebut memutuskan mundur setelah skuad Elang Kartago finis di dasar klasemen Grup F tanpa meraih satu poin pun akibat menelan tiga kekalahan beruntun.

Renard sendiri ditunjuk secara mendadak pada 16 Juni di tengah bergulirnya turnamen untuk menggantikan posisi Sabri Lamouchi yang dipecat.

Ini menjadi catatan sejarah tersendiri karena merupakan Piala Dunia ketiganya bersama tiga negara berbeda setelah Maroko (2018) dan Arab Saudi (2022).

Sebelum resmi meninggalkan posisinya, Renard menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kesempatan berharga yang diberikan oleh pihak federasi.

"Sebelum pergi, saya ingin menyampaikan terima kasih yang tulus kepada FTF karena telah mengizinkan saya berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026. Merupakan suatu kehormatan untuk mengenakan seragam Tunisia dan menjalani pengalaman yang tak terlupakan ini," tuturnya.

Ia optimistis bahwa Tunisia memiliki modal yang baik untuk terus berkembang dan mengukir kisah sukses di masa-masa yang akan datang.

"Saya mendoakan yang terbaik untuk tim Tunisia ini di masa depan. Saya yakin tim ini akan terus berkembang, menggembirakan seluruh bangsa, dan menulis babak-babak gemilang dalam sejarahnya."

"Terima kasih kepada semua orang yang telah menemani saya sepanjang perjalanan ini. Saya berharap Anda semua sukses besar di masa depan. Perjalanan saya akan segera berakhir," tutup Renard.

6. Marcelo Bielsa

Pelatih
Marcelo Bielsa (fifa)

Kisah kebersamaan Marcelo Bielsa bersama timnas Uruguay resmi menemui jalan buntu seiring habisnya masa kontrak sang pelatih pasca turnamen.

Karakter vokal yang dimiliki Bielsa tampaknya tidak mampu menyelamatkan posisinya setelah Uruguay dipastikan tersingkir di fase grup.

Dalam sesi konferensi pers yang berlangsung dengan tensi tinggi, pelatih yang menangani Uruguay sejak tahun 2023 ini mengakui kesalahan taktisnya secara jantan.

"Benar-benar tidak terduga bahwa situasi kami akan berubah seperti ini. Tanggung jawab saya sangat jelas; Saya tidak bisa membenarkan posisi kami saat ini. Manajemen sumber daya saya tidak memadai. Kami memberikan segalanya, tim saya dan para pemain, tapi itu tidak cukup," ungkap Bielsa.

"Bagi saya, jelas bahwa akhir ini sangat menyakitkan karena harapan tinggi yang saya miliki ketika memulai proyek ini, dan karena cara yang kurang beruntung dalam penyelesaiannya," tambahnya dengan nada kecewa.

"Saya telah mendorong banyak orang untuk melakukan upaya luar biasa, terutama para pemain yang telah menunjukkan kemampuan luar biasa untuk berkorban dan bekerja keras," pungkasnya.

7. Ronald Koeman

Pelatih
Pelatih Belanda, Ronald Koeman (Foto: Goal/Getty Images)

Nasib serupa juga menimpa Ronald Koeman yang memutuskan untuk menyudahi masa baktinya sebagai pelatih kepala timnas Belanda.

Pengumuman pengunduran diri ini menyusul kekalahan mengejutkan dari Maroko yang sekaligus menghentikan langkah De Oranje di babak 32 besar.

Koeman yang kontrak kerjanya memang akan kedaluwarsa setelah gelaran Piala Dunia ini berakhir, mengaku sangat terpukul dengan hasil minor tersebut.

Mimpi besar untuk mengukir sejarah manis bersama generasi baru Belanda terpaksa sirna di tanah Amerika Utara.

"Sedih rasanya masa-masa saya bersama timnas Belanda berakhir seperti ini. Kami semua memimpikan Piala Dunia di mana kami akan membuat sejarah. Itu tidak mungkin. Tidak ada orang yang lebih kecewa daripada saya," tulis Ronald Koeman dalam pernyataan resminya.

"Sebagai pelatih tim nasional, Anda memikul tanggung jawab itu. Saya selalu merasakannya, dan akan selalu merasakannya," tegas Koeman secara ksatria.

8. Sebastian Beccacece

Sebastian Beccacece (Foto: BBC Sport)

Sebastian Beccacece berhasil memenuhi target awal dengan mengantarkan timnas Ekuador melaju hingga ke babak sistem gugur Piala Dunia 2026.

Namun, perjalanan manis skuad La Tri terpaksa terhenti setelah mereka ditumbangkan oleh kekuatan tangguh timnas Meksiko.

Pasca-kekalahan tersebut, Beccacece langsung mengumumkan bahwa dirinya tidak akan memperpanjang masa baktinya seiring dengan habisnya masa kontrak kerja.

Sang pelatih menegaskan tidak ada penyesalan sama sekali dan hanya menyisakan rasa syukur yang mendalam atas petualangan hebat ini.

"Saya bersyukur atas segala hal yang telah diberikan oleh petualangan dan perjalanan ini, kepada para pemain dan kepada negara ini. Saya tidak menyesal, hanya bersyukur," ungkap Sebastian Beccacece di hadapan para wartawan.

9. Miroslav Koubek

Miroslav Koubek (Foto: Eurosport)

Juru taktik veteran berusia 74 tahun, Miroslav Koubek, resmi mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih kepala timnas Republik Ceko.

Keputusan ini diambil setelah Ceko mencatatkan performa buruk dan finis di dasar klasemen Grup A dengan raihan satu poin hasil dari laga kontra Korea Selatan, Afrika Selatan, dan Meksiko.

Padahal, Koubek adalah sosok pahlawan yang berhasil mengakhiri penantian 20 tahun Ceko untuk kembali berlaga di putaran final Piala Dunia lewat kemenangan adu penalti di babak play-off.

Namun, hasil buruk di putaran final membuat manajemen dan sang pelatih sepakat untuk berpisah secara baik-baik.

Presiden Asosiasi Sepak Bola Ceko, David Trunda, membenarkan adanya pertemuan khusus yang membahas masa depan kepelatihan tim nasional pasca turnamen tersebut.

Keputusan mundur yang diajukan oleh sang pelatih dinilai sebagai langkah terbaik bagi kedua belah pihak.

"Pelatih menawarkan posisinya kepada saya dalam pertemuan pribadi hari ini dan saya memutuskan untuk menerima tawarannya setelah debat yang terbuka dan adil," tegas David Trunda mengonfirmasi akhir dari masa bakti Miroslav Koubek bersama tim nasional Ceko.

Trivia Sepak Bola Trivia Piala Dunia Piala Dunia 2026 Ronald Koeman Julian Nagelsmann Herve renard Marcelo Bielsa Jerman Timnas Jerman Belanda Timnas Belanda

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
9 Pelatih Dipecat atau Mengundurkan Diri di Piala Dunia 2026
Sebanyak sembilan pelatih dipecat atau mengundurkan diri sepanjang Piala Dunia 2026. Ada Julian Nagelsmann, Ronald Koeman, hingga Marcelo Bielsa.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
9 Pelatih Dipecat atau Mengundurkan Diri di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Gelandang Persebaya Surabaya Turut Menikmati Kiprah Meksiko di Piala Dunia 2026
Gelandang Persebaya, Francisco Rivera, berharap Meksiko terus melaju di Piala Dunia 2026. Ia bangga dengan performa El Tri yang belum kebobolan.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
Gelandang Persebaya Surabaya Turut Menikmati Kiprah Meksiko di Piala Dunia 2026
Analisis
5 Pelatih dengan Kemenangan Terbanyak di Piala Dunia, Didier Deschamps Pertajam Rekor
Didier Deschamps resmi menjadi pelatih dengan kemenangan terbanyak di Piala Dunia usai membawa Prancis mengalahkan Paraguay pada Piala Dunia 2026. Simak daftar lengkap pelatih dengan kemenangan terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Rizqi Ariandi - Minggu, 05 Juli 2026
5 Pelatih dengan Kemenangan Terbanyak di Piala Dunia, Didier Deschamps Pertajam Rekor
Prediksi
Superkomputer Prediksi Hasil Meksiko vs Inggris: El Tri Tak Pernah Kalah di Azteca
Superkomputer Opta menjagokan Inggris atas Meksiko di 16 besar Piala Dunia 2026. Namun, El Tri memiliki rekor belum pernah kalah di Azteca.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Meksiko vs Inggris: El Tri Tak Pernah Kalah di Azteca
Prediksi
Superkomputer Prediksi Hasil Brasil vs Norwegia: Canarinho Punya Catatan Bagus di 16 Besar Piala Dunia
Superkomputer Opta menjagokan Brasil mengalahkan Norwegia di 16 besar Piala Dunia 2026. Canarinho punya peluang menang 54,2 persen.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
Superkomputer Prediksi Hasil Brasil vs Norwegia: Canarinho Punya Catatan Bagus di 16 Besar Piala Dunia
Piala Dunia
Manchester United Ikut Berburu Bintang Muda Maroko di Piala Dunia 2026
Manchester United ikut memburu gelandang Lille, Ayyoub Bouaddi, yang tampil impresif bersama Maroko di Piala Dunia 2026 dan diminati banyak klub.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
Manchester United Ikut Berburu Bintang Muda Maroko di Piala Dunia 2026
Jerman
Fabrizio Romano Angkat Bicara, Jurgen Klopp Terima Tawaran Melatih Timnas Jerman
Fabrizio Romano mengungkap Jurgen Klopp menerima tawaran melatih Timnas Jerman usai Julian Nagelsmann mundur pasca Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
Fabrizio Romano Angkat Bicara, Jurgen Klopp Terima Tawaran Melatih Timnas Jerman
Piala Dunia
Waspadai Vinicius, Norwegia Siapkan Formula Hentikan Brasil
Pelatih timnas Norwegia, Stale Solbakken, meminta para pemainnya untuk tidak terintimidasi oleh reputasi Brasil saat kedua tim bentrok pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di New York/New Jersey Stadium.
Yusuf Abdillah - Minggu, 05 Juli 2026
Waspadai Vinicius, Norwegia Siapkan Formula Hentikan Brasil
Piala Dunia
Ketika Prancis Meladeni Permainan Kotor Paraguay
Prancis lolos ke perempat final Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Paraguay. Kylian Mbappe dan Rayan Cherki mengkritik permainan keras lawannya.
Arief Hadi - Minggu, 05 Juli 2026
Ketika Prancis Meladeni Permainan Kotor Paraguay
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Baru Main 14 Menit, Neymar Kecewa
Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, mengakui Neymar tidak sepenuhnya puas dengan minimnya kesempatan bermain yang didapatnya di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 05 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Baru Main 14 Menit, Neymar Kecewa
Bagikan