BolaSkor.com - Ada yang berbeda dari teknik memanah Kholidin. Pemanah para Indonesia tersebut menggunakan gigi dan mulutnya untuk menarik sekaligus melepaskan tali busur saat bertanding.
Teknik unik itu dikembangkan Kholidin melalui latihan panjang sejak 2017. Selama bertahun-tahun, ia terus melakukan berbagai eksperimen untuk menemukan cara yang paling efektif agar tetap bisa memanah secara maksimal.
Intensitas latihannya pun tidak main-main. Dalam sehari, Kholidin dapat melepaskan sekitar 250 hingga 500 anak panah. Jumlah tersebut bahkan bisa mencapai 600 anak panah ketika memasuki fase latihan puncak.
Kondisi tersebut membuat kesehatan gigi, gusi, dan rahang menjadi bagian penting dalam persiapan Kholidin sebagai atlet. Sebab, bagian tubuh tersebut secara langsung digunakan dalam teknik memanah yang dikembangkannya.
Baca Juga:
Pemain Muda Arsenal Pamer Jersey Timnas Indonesia, OTW Naturalisasi?
Melihat kebutuhan tersebut, Pepsodent memberikan dukungan kepada Kholidin melalui kolaborasi bertajuk “Bite Into Glory”. Dukungan itu mencakup perawatan periodontal profesional di Solo serta peningkatan rutinitas perawatan kesehatan mulut.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan Kholidin menghadapi Para Games 2026 yang akan berlangsung di Prefektur Aichi, Jepang, pada 18-24 Oktober 2026.
Cara saya memanah sekarang sudah tidak sama seperti sebelumnya, tetapi kecintaan saya terhadap olahraga ini tidak pernah berubah. Bagi saya, yang terpenting adalah terus mencari cara untuk menjadi lebih baik,
ujar Kholidin dalam rilis yang diterima BolaSkor.com, Rabu (23/9).
"Setiap latihan, setiap proses, dan setiap kemajuan menjadi motivasi bagi saya untuk terus melangkah maju," tambahnya.
Menunjang Kemampuan Kholidin
Bagi Kholidin, menjaga kesehatan mulut kini bukan sekadar rutinitas sehari-hari. Kondisi gigi dan gusi menjadi salah satu faktor penting karena berkaitan langsung dengan teknik yang digunakannya saat berlatih maupun bertanding.
Pepsodent menilai kebutuhan tersebut membuat kesehatan mulut Kholidin memiliki peran khusus dalam menunjang aktivitasnya sebagai atlet.
"Kisah Kholidin menunjukkan bagaimana konsistensi, kerja keras, dan kegigihan dapat mendorong seorang atlet untuk terus berkembang dan berprestasi," kata Oral Care Category Lead Unilever Indonesia, Rikka Anggitha.
"Melalui kolaborasi ‘Bite Into Glory’, Pepsodent bangga dapat mendukung Kholidin dalam menjaga kesehatan mulut sekaligus mendampinginya dalam perjalanan menuju panggung internasional," tambahnya.
Baca Juga:
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Dari sisi medis, perawatan kesehatan gigi dan gusi juga dinilai penting mengingat intensitas latihan Kholidin dan penggunaan gigi serta mulut sebagai bagian dari teknik memanah.
"Mengingat intensitas latihan Kholidin serta penggunaan gigi dan mulut sebagai bagian dari teknik memanahnya, menjaga kesehatan gusi dan jaringan gigi menjadi sangat penting," ujar dr. Mirah, Pepsodent Expert.
"Perawatan periodontal yang tepat dapat membantu menjaga kondisi kesehatan mulutnya agar tetap optimal dan kuat, sehingga ia dapat terus menjalani latihan dengan baik dalam persiapannya menuju kompetisi internasional," lanjutnya.
Kholidin kini terus mematangkan persiapan sebelum tampil di Para Games 2026. Ia ingin memanfaatkan setiap kesempatan bertanding untuk mengevaluasi diri dan meningkatkan performanya.
Kholidin berharap dukungan yang diterimanya dapat membantunya mengejar target lebih besar dalam perjalanan sebagai atlet dan membawa nama Indonesia di panggung internasional.
"Teknik saya mungkin berbeda, tetapi ambisi saya sebagai atlet tetap sama: menjadi lebih baik setiap hari dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” tegas Kholidin.