BolaSkor.com – AC Milan sukses mengamankan tiga poin usai memetik kemenangan 2-1 atas Torino di Stadio Olimpico Grande Torino, Senin (24/08) dini hari WIB.
Kendati berhasil meraih hasil positif, pelatih Ruben Amorim menegaskan bahwa sekadar meraih kemenangan tidak boleh membuat Rossoneri merasa puas.
Milan sempat kesulitan mengembangkan permainan setelah melewati rangkaian hasil pramusim yang kurang meyakinkan.
Perubahan peta permainan baru terjadi di babak kedua setelah Amorim memasukkan dua gelandang veteran, Adrien Rabiot dan Luka Modric.
Baca Juga:
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Masuknya kedua pemain tersebut langsung memberikan dampak instan bagi lini serang.
Rabiot mengkreasi assist untuk gol perdana Alphadjo Cisse di Serie A, sebelum pemain asal Prancis itu sendiri mencetak gol kedua bagi Milan tak lama kemudian.
Torino sempat memperkecil kedudukan di masa injury time lewat tendangan voli akrobatik Che Adams yang gagal dijangkau Mike Maignan.
Namun, gol hiburan tersebut tidak mampu menggagalkan kemenangan Milan hingga peluit panjang dibunyikan.
Tuntutan Standar Tinggi AC Milan

Hasil Torino vs Milan (X/ACMilan)
Usai pertandingan, Ruben Amorim mengungkapkan instruksi khusus yang ia sampaikan di ruang ganti saat jeda babak pertama, untuk memacu motivasi para pemainnya yang tampil kurang agresif di paruh pertama.
"Di babak pertama, kekhawatiran para pemain saya adalah mengontrol permainan, tidak kalah dalam pertandingan, tidak kalah dalam transisi, tetapi kami kekurangan agresivitas di sepertiga akhir," papar Amorim dilansir dari Football-Italia.
"Kami membicarakan hal itu di ruang ganti, mereka memahami bahwa bukan seperti ini cara Anda memenangkan pertandingan," ujar Amorim.
Baca Juga:
Klasemen Serie A Terbaru Usai AC Milan Menumbangkan Torino: Rossoneri Empat Besar
Juru taktik asal Portugal tersebut juga menegaskan bahwa sekadar menang bukanlah satu-satunya tolok ukur bagi klub sekelas Milan.
Yang paling penting adalah menang. Kami bicara tentang cara bermain, tetapi ada satu tujuan dalam sepak bola, yaitu menang.
Itu saja tidak cukup, itu tidak boleh cukup untuk Milan, tetapi kami menunjukkan sebagian dari apa yang kami latih di latihan dan pramusim, bahkan di bawah tekanan, dan itu adalah perasaan yang baik,
lanjut sang pelatih.
Amorim menyebut masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan skuadnya, mulai dari cara menyerang hingga mempertahankan area kotak penalti.