Football

Sport

Feature

Result

Show

Spanyol Berita

Keluarga Lamine Yamal Tak Terima Harry Kane Menang Ballon d'Or 2026

Gazza Roosaryatama - Selasa, 27 Oktober 2026

BolaSkor.com - Harry Kane resmi dinobatkan sebagai pemenang Ballon d'Or 2026. Ternyata, ada pihak yang tak terima dengan hasil tersebut, yakni paman dari Lamine Yamal, Abdul Abdellaoui.

Pengumuman pemenang trofi individu paling bergengsi itu dilangsungkan di London, Inggris, Selasa (27/10) dini hari WIB.

Baca Juga:

Daftar Pemenang Ballon d'Or 2026: Harry Kane Jadi Pemain Terbaik, Lamine Yamal Juga Dapat Penghargaan

Sebelum pengumuman resmi, nama Yamal menjadi salah satu kandidat terkuat yang diprediksi akan meraih trofi itu. Dia bersaing dengan Kylian Mbappe, Harry Kane, dan Lionel Messi.

Namun, pada akhirnya pesepakbola berusia 19 tahun itu harus bersabar karena trofi jatuh ke tangan Kane.

"Sebenarnya, ini sungguh menyedihkan, saya merasa sangat tidak enak," ucap Abdul kepada El Larguero, dilansir dari Metro.

Lamine Yamal Pemain Terbaik di Dunia

Lamine
Lamine Yamal (Foto: @mundodeportivo)

Abdul percaya bahwa keponakannya adalah pemain terbaik di dunia saat ini. Oleh karena itu, seharusnya trofi Ballon d'Or menjadi miliknya tahun ini.

Baca Juga:

Daftar Pemenang Ballon d'Or 2026: Harry Kane Jadi Pemain Terbaik, Lamine Yamal Juga Dapat Penghargaan

"Keponakan saya sangat luar biasa, dia adalah pesepakbola terbaik di dunia dan semua orang tahu itu," tuturnya.

Jika kalian menyukai sepak bola, pasti akan pergi untuk menonton Yamal, bukan Kane,

tambahnya.

Kendati demikian, dia memberikan pujian tinggi kepada Kane dan mengatakan bahwa bomber Bayern Munchen itu adalah pencetak gol yang hebat.

Raih Segalanya

Selebrasi
Selebrasi Lamine Yamal (FIFA)

Abdul melihat bahwa salah satu alasan Yamal tidak mendapatkan trofi Ballon d'Or tahun ini ialah karena usianya yang masih muda dan Kane sudah berumur.

Baca Juga:

Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol

Padahal, secara torehan, dia melihat bahwa Yamal meraih segalanya dan tampil luar biasa tiap bermain di lapangan.

Dia (Yamal) memenangi Piala Dunia, LaLiga, Piala Super, dan dia bermain sangat baik. Dia melalui musim yang luar biasa, mencetak gol yang tak bisa dilakukan orang lain, memberikan umpan, asis, dan semua hal yang diperlukan,

tuturnya.

"Yamal akan memenangi lebih banyak dari satu nantinya, tetapi kesedihan ini akan terlewati setelah tiga hari. Dalam beberapa hari lagi, dia akan baik-baik saja," pungkas Abdul.

Meski gagal meraih trofi Ballon d'Or 2026, Yamal membawa pulang trofi pemain muda terbaik yang juga menjadi kali ketiga berturut-turut baginya.

Baca Artikel Asli