Memasuki babak kedua, Italia dan Uruguay melakukan pergantian pemain di awal laga. Cesare Prandelli menggantikan Mario Balotelli dengan Marco Parollo, hal tersebut dilakukan karena Balotelli sudah mengantungi satu kartu kuning di babak pertama. Balotelli juga bermain kurang efektif di paruh babak. Di kubu Uruguay, Oscar Washington Tabarez menggantikan Nicolas Lodeiro dengan Maximilano Pereira untuk memperkuat lini tengah La Celeste. Uruguay mendapat peluang emas di menit 59 lewat sepakan Cristian Rodriguez. Winger Atletico Madrid tersebut mampu menerobos pertahanan Italia setelah menerima umpan satu dua dengan Luis Suarez. Sayang sepakan Rodriguez masih melebar di sisi kiri gawang Gianluigi Buffon. Petaka bagi Italia datang saat wasit asal Meksiko, Marco Rodriguez, mengusir Claudio Marchisio di menit 60. Marchisio dihadiahi kartu merah setelah melakukan pelanggaran keras terhadap gelandang Uruguay, Egidio Arevalo Rios. Unggul jumlah pemain dimanfaatkan Uruguay, Luis Suarez membuat peluang berbahaya di menit 66. Suarez berhasil menusuk jantung pertahanan Italia, sebelum melepaskan sepakan mendatar dari karak dekat. Sayang, kecemerlangan Buffon mengawal gawang Italia, kembali mampu menggagalkan peluang Uruguay. Setelah kehilangan Marchisio, Italia juga harus menerima kenyataan pahit setelah Marco Veratti harus ditarik keluar lapangan karena mengalami cedera. Posisi Veratti kemudian digantikan oleh Thiago Motta menit 75. Insiden unik terjad sekitar menit 79, Luis Suarez yang masuk kotak penalti Italia untuk menyambut umpan tampak menggigit pundaj Giorgio Chiellini. Chiellini mersepon dengan menyikut Suarez. Chiellini yang merasa dirugikan melakukan protes terhadap wasit, beruntung wasit tak memberikan kartu pada dua pemain tersebut. Diego Godin akhirnya menjadi pemecah Uruguay lewat golnya di menit 81. Kapten kesebelasan Uruguay tersebut mampu menanduk bola untuk merobek gawang bUffon, setelah menerima umpan sepak pojok pemain pengganti, Gaston Ramirez. Italia yang tertinggal satu gol kemudian balas menekan dan menciptakan peluang di menit 84 lewat tendangan bebas Andrea Pirlo. Sayang tembakan gelandang veteran tersebut masih menyamping di sisi kanan gawang Fernando Muslera. Hingga pertandingan berakhir, Italia tetap tak mampu menyamakan kedudukan dan harus mengakui kemenangan Uruguay dengan skor akhir 0-1. Hasil ini memastikan langkah Uruguay untuk lolos ke babak 16 besar, sedangkan Italia harus rela pulang lebih dulu setelah hanya berada di posisi ketiga klasemen Grup D. Susunan Pemain: Italia (3-5-2): 1. Gianluigi Buffon (Gk) (C); 15. Andrea Barzagli, 19. Leonardo Bonucci, 3. Giorgio Chiellini; 4. Matteo Darmian, 23. Marco Veratti (Thiago Motta'75), 21. Andrea Pirlo, 8. Claudio Marchisio, 2. Mattia De Sciglio; 9. Mario Balotelli (Marco Parollo'45), 17. Ciro Immobile (Antonio Cassano'71). Pelatih: Cesare Prandelli (Italia) Uruguay (5-3-2): 1. Fernando Muslera (Gk); 20. Alvaro Gonzalez, 13. Jose Gimenez, 3. Diego Godin (C), 22. Martin Caceres, 6. Alvaro Pereira (Christian Stuani'63); 14. Nicolas Lodeiro (Maximiliano Pereira'45), 17. Egidio Arevalo Rios, 7. Cristian Rodriguez (Gaston Ramirez'78); 21. Edinson Cavani, 9. Luis Suarez. Pelatih: Oscar Washington Tabarez (Uruguay)
Kalah Dari Uruguay, Italia Gagal ke 16 BesarGrup D
BolaSkor - Selasa, 24 Juni 2014
- #Marco Parollo
- #Cesare Prandelli
- #Fernando Muslera
- #Maximiliano Pereira
- #Grup D
- #Piala Dunia 2014
- #Gianluigi Buffon
- #Oscar Washington Tabarez
- #Gaston Ramirez
- #Diego Godin
- #Luis Suarez
- #Claudio Marchisio
- #Cristian Rodriguez
- #Mario Balotelli
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 14 Agustus 2026
Barcelona Telah Siapkan Alternatif Pemain jika Gagal Rekrut Julian Alvarez
Jumat, 26 Juni 2026
Luis Suarez: Saatnya Uruguay Tunjukkan Mentalitas 'Garra Charrua' saat Hadapi Spanyol
Selasa, 09 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 2014: Tragedi Mineirazo, Gol Ikonik Van Persie, Gelar Keempat Jerman
Jumat, 03 April 2026
Legenda Juventus Mundur Susul Gabriele Gravina, Berikutnya Gennaro Gattuso?
Kamis, 02 April 2026
Mengulik Starting XI Terakhir Italia di Piala Dunia dan Nasibnya Kini
Jumat, 12 Desember 2025
Pesan kepada Pesepak Bola Muda: Ikuti Teladan Cristiano Ronaldo, Bukan Lionel Messi
Selasa, 28 Oktober 2025
Calon Pelatih Baru Juventus, Gianluigi Buffon Dukung Luciano Spalletti
Kamis, 09 Oktober 2025
Pengalaman Pahit di Masa Lalu Menguatkan Timnas Italia Menatap ke Depan
PILIHAN EDITOR
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026
5 Calon Top Skor Premier League 2026/2027: Siapa Bisa Hentikan Erling Haaland?
Selasa, 18 Agustus 2026
Profil Diego Moreira, Pemain Baru Rp1 Triliun Milik AC Milan
Senin, 17 Agustus 2026