Juve unggul 1-0 di babak pertama melalui sontekan Arturo Vidal pada menit ke-12. Giorgio Chiellini menggandakannya di menit ke-89. Kemenangan ini mengantar Juve mengemas 40 poin, unggul enam poin dari AS Roma yang menempati posisi kedua. Bologna turun satu posisi ke peringkat ke-18 atau zona degradasi dengan 12 angka. Juventus menjalani pertandingan ke-15 mereka di ajang Liga Italia dengan melawat ke markas Bologna, Stadio Renato Dell'Ara, Sabtu (7/12) dini hari WIB. Kedua tim sama-sama mengusung formasi menyerang pada pertandingan ini. Juventus bertumpu pada formasi 4-4-2 dengan mengandalkan Mirko Vucinic dan Fabio Quagliarella di lini depan. Adapun, posisi lowong yang ditinggalkan Andrea Pirlo akibat cedera diisi Paul Pogba. Sementara, Bologna mengandalkan skema 4-3-3 dengan bertumpu pada trio Rolando Bianchi, Alessandro Diamanti, dan Panagiotis Kone di lini serang. Formasi menyerang yang diusung kedua tim membuat pertandingan berjalan terbuka dan dengan tempo tinggi. Hal itu membuat jual-beli serangan tak dapat terhindarkan. Juve menguasai jalannya babak pertama dengan memiliki 57 persen penguasaan bola. Pergerakan Arturo Vidal dan Mauricio Isla di sisi sayap menjadi kunci penyerangan Si Nyonya Tua di babak pertama. Gol perdana Juve pun tercipta kala laga berusia 12 menit. Federico Peluso mengirim umpan lambung ke kotak penati dan disambut sontekan Arturo Vidal ke tiang dekat di sebelah kanan gawang. 1-0 Juve unggul. Bologna baru bisa keluar dari tekanan penggawa Bianconeri selepas menit ke-25. Tembakan jarak jauh Alessandro Diamanti masih mampu ditepis kiper Juve, Gianluigi Buffon, pada menit ke-29. Pun demikian dengan tembakan jarak jauh kedua Diamanti pada menit ke-33, masih mentah di tangan Buffon. Permainan terbuka dan tempo permainan tinggi tetap mewarnai jalannya pertandingan pada babak kedua. Juve tetap tampil dominan dan mengandalkan tusukan dari sisi sayap. Sementara, kecepatan serangan balik Bologna beberapa kali merepotkan pertahanan Juve. Baru dua menit laga berjalan, masingp-masing tim langsung memiliki peluang. Peluang pertama didapat Quagliarella. Tembakan jarak jauhnya masih sedikit tinggi di atas mistar gawang. Semenit berselang giliran Bologna mengancam. Kone melepas tembakan jarak jauh yang mampu diamankan Buffon. Quagliarella kembali mengancam gawang Bologna melalui tembakan jarak jauhnya di menit ke-50. Tembakan keras pemain berdarah Italia itu ke pojok kanan gawang mampu dihentikan kiper Gianluca Curci. Untuk menyegarkan lini serangnya, Conte memasukkan Carlos Tevez menggantikan Fabio Quagliarella. Masuknya pemain asal Argentina itu menambah tajam serangan Si Nyonya Tua. Kecepatan Tevez beberapa kali membuat lini pertahanan Bologna kewalahan. Peluang emas didapat Fernando Llorente saat pertandingan menyisakan waktu lima menit lagi. Pemain berdarah Italia itu gagal menyarangkan bola kendati sudah berhadapan satu lawan satu dengan Curci. Tembakannya ke arah tengah mampu dibaca dengan baik oleh sang penjaga gawang. Juve menggandakan keunggulannya saat laga tinggal menyisakan waktu beberapa detik lagi. Umpan Carlos Tevez dari situasi sepak pojok disambut tandukan Giorgio Chiellini ke tiang dekat di sudut kiri. Skor 2-0 bagi keunggulan Juve bertahan hingga laga usai. Susunan Pemain: Bologna: Curci; Antonsson, Natali, Mantovani; Garics (Cristaldo 45'), Krhin, Perez (Suarez 45'), Morleo; Kone, Diamanti; Bianchi. Juventus: Buffon; Barzagli, Ogbonna, Chiellini; Isla, Vidal, Pogba, Marchisio, Peluso (Asamoah 67'); Quagliarella (Tevez 70'), Vucinic (Llorente 39').
Juventus Hajar Bologna Tanpa Bantuan Pirlo
BolaSkor - Jumat, 06 Desember 2013
- #Bologna
- #Renato Dall'ara
- #Peringkat Pertama
- #Vidal
- #Feb-00
- #Chiellini
- #Juventus
- #Hasil Pertandingan
- #Pirlo
- #AS Roma
- #Liga Italia
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 02 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Uji Coba Juventus vs Cremonese, Live Gratis dengan Cara Ini!
Senin, 21 September 2026
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Senin, 21 September 2026
Klasemen Terbaru Serie A 2026-2027: Milan dan Juventus Merangkak Naik, Cagliari Jadi Kejutan di Empat Besar
Senin, 21 September 2026
Hasil Pertandingan: AC Milan Pesta Gol, Juventus Bangkit, PSG Berjaya di Le Classique
Minggu, 20 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Juventus vs Atalanta: Duel Dua Tim Inkonsisten
Minggu, 20 September 2026
Klasemen Sementara Serie A 2026/2027 Usai AS Roma dan Inter Imbang 2-2
Minggu, 20 September 2026
Hasil Pertandingan: AS Roma Ditahan Inter di Kandang, Barcelona Perpanjang Rekor Kemenangan
Sabtu, 19 September 2026
AS Roma vs Inter Milan Disiarkan ANTV? Ini Informasinya!
Sabtu, 19 September 2026
Cara Menonton, Jadwal, dan Link Live Streaming AS Roma vs Inter Milan
Sabtu, 19 September 2026
Prediksi Skor AS Roma vs Inter Milan Versi Superkomputer: Berbagi Poin?
PILIHAN EDITOR
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026