Football

Sport

Feature

Result

Show

Liga Indonesia Indonesia Berita

Fisik Pemain Kelelahan, Persebaya Desak Semifinal Piala Presiden Kontra Arema FC Digelar di Surabaya

Yusuf Abdillah - Minggu, 02 Agustus 2026

BolaSkor.com - Persebaya Surabaya lolos ke semi-final Piala Presiden 2026 dengan status juara Grup B. Kepastian ini diraih setelah Bajul Ijo menang 2-1 atas wakil Thailand, Port FC, pada laga pamungkas grup di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, (1/8).

Kemenangan dramatis ini membuat Persebaya menyapu bersih tiga pertandingan fase grup dengan raihan sembilan poin. Di babak semi-final, anak asuh Bernardo Tavares sudah ditunggu oleh rival abadi mereka, Arema FC.

Kendati lolos dengan angka sempurna, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya. Ia menyoroti padatnya jadwal turnamen Piala Presiden 2026.

Baca Juga:

Jadwal Semifinal Piala Presiden 2026: Persib vs Persija, Persebaya Tantang Arema FC

Curhat Bruno Moreira Jelang Menghadapi Mantan Timnya Persebaya Surabaya

Lupakan Ikatan Emosional, Bruno Moreira Siap Bawa Port FC Taklukkan Persebaya Surabaya

Mantan juru taktik PSM Makassar itu mengeluhkan mepetnya jeda waktu antar pertandingan di Grup B. Menurutnya, kondisi ini memberikan keuntungan bagi tim dari grup lain yang memiliki waktu persiapan lebih panjang.

Intensitasnya terlalu tinggi. Kami mulai bermain tanggal 26 dan 29 Juli, lalu 1 Agustus. Jika saya bisa memutuskan, saya lebih suka memberikan lebih banyak hari di antara pertandingan karena memungkinkan kami tidak hanya untuk memulihkan pemain, tetapi juga berlatih,

ujar Tavares.

Arema FC Punya Waktu Lebih Banyak

Persebaya
Persebaya juara Grup B Piala Presiden 2026. (Persebaya)

Pelatih asal Portugal itu juga secara spesifik membandingkan situasi pemulihan timnya dengan calon lawan mereka di semi-final, Arema FC.

Ketimbang Persebaya yang bermain pada malam hari, Singo Edan bermain satu hari lebih cepat di sore hari. Artinya, Arema memiliki waktu satu setengah hari lebih banyak untuk mempersiapkan laga.

Tim lain menunggu di sofa dengan waktu istirahat lebih banyak. Pemain kami tiba di rumah mungkin tengah malam atau jam 1 pagi dengan adrenalin tinggi. Mereka baru bisa pulih malam esoknya. Perbedaannya terlalu banyak,

keluhnya.

Akibat jadwal yang terlampau padat, Tavares terpaksa melakukan banyak rotasi pemain demi menghindari badai cedera. Terlebih, penyerang mereka, Alex Martins terpaksa ditarik keluar lebih cepat lantaran cedera saat menghadapi Port FC.

Walau begitu, pelatih berusia 46 tahun itu tetap memuji kualitas lawan. Menurutnya, Arema memiliki kedalaman skuad mumpuni. Terlebih banyak pemain kunci musim lalu berhasil dipertahankan.

"Saya sudah melihat beberapa pertandingan pramusim Arema, tapi saya akan menganalisa Arema lagi. Saya pikir Arema punya tim dan pemain yang bagus," ucapnya.

Desak Semifinal Digelar di Surabaya

Terkait venue pertandingan semi-final melawan Arema FC yang belum ditentukan, Tavares berharap laga tersebut bisa dilangsungkan kembali di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Selain faktor dukungan luar biasa dari Bonek dan Bonita yang memadati stadion. Ia menilai perjalanan jauh akan sangat merugikan kondisi fisik para pemainnya yang minim waktu istirahat.

"Sangat tidak adil jika sekarang kami harus melakukan perjalanan ke tempat lain. Tanpa pemulihan yang baik lalu harus bepergian, pemain bukan mesin, mereka akan 'mati' di pesawat atau di pertandingan. Jadi situasinya akan adil jika Arema bermain di sini," tegasnya. (Arjuna Pratama)

Baca Artikel Asli