Ini adalah kali pertama dalam sejarah penyelenggaran Piala Dunia, sebuah teknologi akan turut andil dalam hasil pertandingan yang bersifat manusiawi tersebut. Teknologi tersebut bernama GoalControl-4D system. Hal demikian diterapkan dengan maksud untuk meminimalisir kontroversi yang terjadi seputar gol, apakah bola masuk dan telah melewati garis gawang atau tidak. Skenarionya adalah, bola ditanamkan sebuah microchip kemudian terhubung ke jam yang digunakan oleh wasit. Jika bola telah melewati garis gawang, maka seketika itu sang pengadil akan menerima laporan bahwa gol tersebut sah. Sistem ini melibatkan selusin kamera berkecepatan tinggi yang terpasang di setiap titik yang telah ditentukan dalam 12 stadion penyelenggara Piala Dunia, dengan rincian tujuh kamera yang memiliki perangkat lunak deteksi khusus serta secara akurat untuk mengalkulasi kordinat X, Y dan Z sehingga memunculkan gambar empat dimensi akan difokuskan di muka gawang. Teknologi ini mulai mencuat setelah laga yang mempertemukan Inggris dan Jerman di Piala Dunia 2010. Kala itu The Three Lions tengah tertinggal 1-2, hingga sampai pada menit 38 Frank Lampard menghempaskan sepakan keras dari luar kotak penalti. Wasit menganulir gol tersebut, walau pada tayangan ulang terlihat bola telah melampaui garis gawang. FIFA telah memperkenalkan teknologi kepada seluruh peserta dalam sesi konferensi pers Selasa (9/6) kemarin, sekaligus memperlihatkan secara langsung bagaimana pola kerjanya saat sesi latihan bersama wasit. Sebelumnya, teknologi ini telah terlebih dahulu digunakan pada pagelaran Piala konfederasi tahun lalu.
FIFA Resmi Perkenalkan Teknologi Garis GawangPiala Dunia 2014
BolaSkor - Selasa, 10 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 06 November 2026
Mengenal Kozo Tashima, Figur dari Jepang Pesaing Gianni Infantino dalam Pemilihan Presiden FIFA
Kamis, 29 Oktober 2026
Erick Thohir Klaim Anggota AFC 100 Persen Dukung Gianni Infantino Kembali Pimpin FIFA
Jumat, 23 Oktober 2026
Kembali Dapatkan Dukungan AFC, Gianni Infantino Lanjut Jadi Presiden FIFA?
Rabu, 14 Oktober 2026
Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Emil Audero Bermimpi ke Piala Dunia dengan Indonesia
Jumat, 09 Oktober 2026
Tidak Tertarik Gantikan Infantino, Ceferin Kembali Mencalonkan Diri sebagai Presiden UEFA
Kamis, 08 Oktober 2026
Jeda Internasional Empat Pekan, Virus FIFA Kian Parah: 60 Pemain Cedera
Rabu, 30 September 2026
Satu Kandidat Hilang, Supremo PSG Tak Tertarik Jadi Presiden FIFA
Sabtu, 26 September 2026
FIFA Ungkap Alasan Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Selasa, 22 September 2026
Alasan Mengapa Jeda Internasional Kali Ini Berlangsung Selama Tiga Pekan
PILIHAN EDITOR
Jumat, 06 November 2026
Mengenal Kozo Tashima, Figur dari Jepang Pesaing Gianni Infantino dalam Pemilihan Presiden FIFA
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026