Gol tunggal kemenangan Granada dicetak Yacine Brahimi pada menit ke-16. Barcelona memang masih di posisi kedua dengan tabungan 78 angka. Namun, Blaugrana akan disalip Real Madrid andai menang melawan Almeria. Pekan ke-33 Liga Spanyol dijalani Barcelona dengan bertandang ke markas Granada, Estadio Los Carmenes, Minggu (13/4) dini hari WIB. Blaugrana menjalani pertandingan ini dengan mental lesu usai beberapa hari lalu disingkirkan Atletico Madrid di Liga Champions. Perjudian besar dilakukan pelatih Barca, Gerardo Martino, di lini pertahanan. Pelatih berkebangsaan Argentina itu memasang Javier Mascherano dan Sergio Busquets di jantung pertahanan, yang sejatinya berposisi sebagai gelandang bertahan. Adriano dan Martin Montoya juga dipasang sebagai bek sayap. Di lini serang, Martino menempatkan trio Pedro Rodriguez, Lionel Messi, dan Neymar. Sementara, Granada juga menggunakan skema 4-3-3 dengan bertumpu pada trio Youssef El Arabi, Yacine Brahimi, dan Piti di lini depan. Barca sepertinya akan menang mudah jika melihat tekanan yang mereka berikan di lini pertahanan Granada pada awal laga. Barca mutlak menguasai penuh jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 77 persen. Kecepatan Messi dan Neymar, yang sering melebar ke sisi sayap menjadi andalan Barca membongkar lini pertahanan Granada. Peluang pertama Barcelona hadir di menit ke-12. Berawal dari sepak pojok Adriano, tandukan Montoya dari jarak dekat mampu dipatahkan kiper Orestis Karnezis. Namun, empat menit berselang justru Granada yang berhasil memecah kebuntuan. Fran Rico melepas umpan terobosan. Brahimi kemudian berlari melewati hadangan Busquets dan Mascherano dan dengan tenang mengelabui kiper Jose Manuel Pinto. 1-0 Granada unggul. Barca nyaris saja menyamakan kedudukan pada menit ke-25. Pedro meliuk masuk kotak penalti dari sisi kanan pertahanan Granada. Dia kemudian melepas tembakan dari jarak dekat. Namun, kiper Karnezis mampu kembali mematahkannya. Ada kejadian yang cukup menyita perhatian di menit ke-33. Neymar terjatuh akibat bertabrakan dengan pemain bertahan Granada. Pemain berkebangsaan Brasil itu sempat kejang-kejang dan mengerang kesakitan di lapangan. Beruntung, tak ada kejadian buruk yang menimpanya. Menerima umpan Neymar di menit ke-39, Andres Iniesta mencoba peruntungannya melalui tembakan dari luar kotak penalti. Sayang, tembakan pemain asal Spanyol itu masih sedikit tinggi di atas mistar gawang. Skor 1-0 bagi keunggulan Granada bertahan hingga babak pertama usai. Granada mengubah total strategi permainannya pada babak kedua. Mereka bertahan total dan sesekali melakukan serangan dengan counter attack. Hal itu membuat Barcelona kian digdaya dalam penguasaan bola dengan statistik 82 persen. Francecs Fabregas melepas tembakan jarak jauh pada menit ke-53. Namun, bola mampu ditahan Karnezis. Bola muntah kembali jatuh di kaki Fabregas. Sepakan kedua pemain berkebangsaan Spanyol itu juga mampu ditepis Karnezis. Tembakan jarak jauh Lionel Messi juga masih berhasil dimentahkan Karnezis. Semenit berselang, giliran peluang Pedro Rodriguez yang berhasil dihentikan sang penjaga gawang Granada. Sepuluh menit jelang pertandingan usai, Karnezis kembali melakukan penyelamatan gemilang. Peluang Neymar dalam situasi satu lawan satu berhasil dimentahkannya. Hingga laga usai, kemenangan 1-0 Granada tetap tak berubah. Susunan Pemain: Granada: Karnezis; Nyom, Tiago Ilori, Murillo, Foulquier; Recio, Fran Rico, Iturra; Brahimi, Piti, El Arabi. Barcelona: Pinto; Montoya, Mascherano, Busquets, Adriano; Fabregas, Song, Iniesta; Pedro, Messi, Neymar.
Ditekuk Granada, Gelar Juara Kian Jauhi Barcelona
BolaSkor - Sabtu, 12 April 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Rabu, 05 Agustus 2026
Maarten Paes Dapat Pesaing Eks Timnas Jerman dan FC Barcelona di Ajax Amsterdam
Selasa, 04 Agustus 2026
Ferran Torres Buka Suara soal Masa Depannya di Barcelona, Isyaratkan Belum Ambil Keputusan
Selasa, 04 Agustus 2026
Musim Baru Akan Dimulai, FC Barcelona Tanpa Penyerang Tengah Murni
Selasa, 04 Agustus 2026
Ferran Torres Jawab Spekulasi Transfer ke PSG
Senin, 03 Agustus 2026
10 Transfer Musim Panas 2026 Paling Menarik di LaLiga Sejauh Ini
Senin, 03 Agustus 2026
Bendung Minat Barcelona, Athletic Bilbao Pagari Aymeric Laporte Seharga Rp1,65 Triliun
Senin, 03 Agustus 2026
Debut Karim Adeyemi yang Mengecewakan Hansi Flick
Senin, 03 Agustus 2026
Tambah Variasi Serangan Barcelona, Jesse Bisiwu Lengkapi Evolusi Lini Depan Blaugrana
Sabtu, 01 Agustus 2026
Hansi Flick Beberkan Alasan Barcelona Tak Perpanjang Masa Pinjaman Marcus Rashford
Sabtu, 01 Agustus 2026
Siapakah Hamza Abdelkarim? Wonderkid Barcelona yang Curi Perhatian Hansi Flick
PILIHAN EDITOR
Rabu, 05 Agustus 2026
Siapakah Ibrahim Mbaye? Bintang Muda PSG yang Jadi Target Liverpool untuk Gantikan Mohamed Salah
Selasa, 04 Agustus 2026
7 Wonderkid Premier League 2026-2027 yang Siap Bersinar, dari Max Dowman hingga Shea Lacey
Selasa, 04 Agustus 2026
Premier League 2026-2027 Cetak Rekor Baru, Sembilan Klub Sambut Musim dengan Pelatih Anyar
Selasa, 04 Agustus 2026
Alasan Mengapa Kebijakan Transfer Chelsea Berubah setelah Rekrut Welbeck dan Henderson
Senin, 03 Agustus 2026
5 Hal Menarik Mengenai Valentin Barco, Rekrutan Baru Chelsea yang Pernah Dikeplak Jude Bellingham
Minggu, 02 Agustus 2026
9 Fakta Menarik Danny Welbeck, Striker Baru Chelsea yang Tak Banyak Diketahui
Sabtu, 01 Agustus 2026
Siapakah Hamza Abdelkarim? Wonderkid Barcelona yang Curi Perhatian Hansi Flick
Sabtu, 01 Agustus 2026
7 Kutipan Terbaik untuk Menggambarkan Legenda AC Milan, Franco Baresi
Jumat, 31 Juli 2026
Siapakah Carlos Espi? Striker Levante yang Membuat Real Madrid Menebus Klausul Rilisnya
Selasa, 28 Juli 2026