Conte didaulat sebagai pelatih kepala Juventus menggantikan Luigi Del Neri pada 22 Mei 2011. Di musim perdananya, juru racik berkebangsaan Italia itu langsung berhasil menghadiahi Juventus gelar Scudetto ke-28. Selain itu, Si Nyonya Tua sukses mengakhiri musim 2011/2012 dengan tak terkalahkan. Conte pada musim ini memiliki kesempatan besar mengulang prestasi indahnya musim lalu. Hingga pekan ke-30 Liga Italia, Juventus kokoh di puncak klasemen dengan raihan 81 angka, unggul 11 poin dari AS Roma di tempat kedua. Andrea Pirlo dan kawan-kawan juga baru sekali kalah di Kompetisi sepak bola kasta tertinggi di negeri Pizza itu. Sementara dengan Napoli yang berada di posisi ketiga, Juve berselisih 20 angka. Pasukan Si Nyonya Tua memiliki kesempatan besar memperlebar jarak tersebut menjadi 23 angka seandainya menang melawan tim besutan Rafael Benitez dini hari nanti, Senin (31/3) WIB. "Antara Juventus dan Napoli terdapat perbedaan 200 poin. Conte adalah faktor pembeda Juventus. Dia bagaikan Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo dalam dunia kepelatihan. Saya lebih memilih dia dibandingkan Rafael Benitez, termasuk pelatih dengan nama besar seperti Jose Mourinho," tegas Ravanelli dilansir Tuttosport. "Apa yang Conte telah lakukan bersama Juventus tak pernah dilakukan semua orang di dunia. Selama di sana, maka Juve akan terus memenangkan Scudetto. Bisa jadi, Juve memenangkan 5-6 Scudetto secara beruntun," ia menambahkan. Sayang, prestasi Juventus di Liga Italia tak sejalan dengan prestasinya di Liga Champions. Pasukan Bianconeri gagal melangkah ke babak 16 besar Liga Champions musim ini.
"Conte Bagai Messi atau Ronaldo di Dunia Pelatih"
BolaSkor - Minggu, 30 Maret 2014
- #Antonio Conte
- #Liga Italia
- #Juventus
- #Conte Bagai Messi Dan Ronaldo Di Dunia Pelatih
- #Napoli
- #Fabrixio Ravanelli
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 02 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Uji Coba Juventus vs Cremonese, Live Gratis dengan Cara Ini!
Rabu, 23 September 2026
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Senin, 21 September 2026
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Senin, 21 September 2026
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Senin, 21 September 2026
Klasemen Terbaru Serie A 2026-2027: Milan dan Juventus Merangkak Naik, Cagliari Jadi Kejutan di Empat Besar
Senin, 21 September 2026
Hasil Pertandingan: AC Milan Pesta Gol, Juventus Bangkit, PSG Berjaya di Le Classique
Minggu, 20 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Juventus vs Atalanta: Duel Dua Tim Inkonsisten
Jumat, 18 September 2026
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Jumat, 18 September 2026
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Urutan Satu, AC Milan Terdampar di Peringkat 29
Jumat, 18 September 2026
Hasil Pertandingan: Juventus dan Manchester City Sama-sama Pesta Gol
PILIHAN EDITOR
Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026