BolaSkor.com - Sepak bola bukan lagi hiburan yang murah. Untuk menonton pertandingan Premier League selama satu musim penuh, dibutuhkan biaya hingga Rp1.719.390.
Ya, menjelang bergulirnya musim baru liga-liga top Eropa, suara miring soal mahalnya biaya berlangganan layanan streaming mulai terdengar.
Baca Juga:
Prediksi dan Statistik Manchester United vs AC Milan: Uji Coba Pramusim Terakhir Red Devils
Satu yang berdengung paling keras adalah soal tingginya biaya untuk menonton pertandingan Premier League musim 2026/2027.
Sang pemegang hak siar di Indonesia memasang tarif Rp1.719.390 untuk satu tahun penuh. Dengan membayarkan dalam jumlah tersebut, Sobat BolaSkor bisa menonton pertandingan dari berbagai perangkat.
Sementara itu, jika memilih menonton hanya dari handphone atau tablet saja, anggarannya menjadi Rp953.490.
Berapa Biaya Langganan Bulanan?

Manchester United vs Leeds (X/ManUtd)
Selain itu, ada pilihan berlangganan layanan streaming Premier League dalam kurun waktu satu bulan.
Biayanya mencapai Rp238.650 untuk semua perangkat dan Rp127.650 untuk handphone plus tablet.
Jika uang di saku masih banyak, paket dengan durasi tiga bulan menjadi opsi.
Baca Juga:
Liverpool Cari Alternatif Barcola, Incar Bidikan Arsenal dan MU
Sobat BolaSkor perlu merogoh kocek hingga Rp553.890 untuk semua perangkat dan Rp287.490 untuk handphone plus tablet.
Tak pelak, dengan angka-angka di atas, deretan pertandingan gratisan pada pramusim kemarin hanyalah oase di tengah padang gurun.
Menonton Sepak Bola untuk Orang Kaya?
Arsenal juara Premier League 2025-2026 (Foto: Premier League)
Jadi, apakah sudah layak sepak bola dikategorikan sebagai hiburan mahal? Atau mungkin memang kita saja yang belum punya cukup modal?
Jika menggunakan upah minimum provinsi Jakarta sebagai tolok ukur (Rp5.729.876), seorang pekerja setiap bulan harus menghabiskan sekitar 4,17 persen gajinya untuk menonton pertandingan klub Premier League kesayangan.
Angka tersebut nyaris menyentuh ambang 5 persen dari batas ideal pengeluaran hiburan yang disarankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam buku Perencanaan Keuangan Keluarga.
Baca Juga:
Prediksi dan Statistik Arsenal vs Manchester City: Misi Meraih Gelar di Awal Musim
Masalah lainnya adalah tidak ada provinsi lain yang memiliki UMP sebesar Jakarta.
Apalagi, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 52,81 persen pekerja masih menerima upah di bawah UMP.
Oleh karena itu, tidak heran laporan Coalition Against Piracy and YouGov Asia pada 2020 mengatakan sebanyak 63 persen masyarakat Indonesia pernah mengakses konten bajakan.
Dari jumlah tersebut, 29 persen di antaranya mengaku menonton siaran olahraga, termasuk sepak bola, secara ilegal.
Subsidi untuk Siaran Sepak Bola

Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketua Umum PSSI Erick Thohir. (PSSI)
Sejatinya, pemerintah bisa mengambil peran dengan membeli hak siar pertandingan liga-liga Eropa. Hal itu dilakukan ketika membeli hak siar Piala Dunia 2026.
Pemerintah Indonesia menghabiskan dana kurang lebih mencapai Rp1,3 triliun agar TVRI bisa menyiarkan pertandingan Piala Dunia 2026 secara gratis.
Baca Juga:
10 Hal Menarik Mengenai Gelandang Baru Arsenal, Bruno Guimaraes
Namun, bukan berarti kebijakan itu tanpa polemik. Sejumlah pihak mempertanyakan besarnya jumlah uang yang dikeluarkan pemerintah Indonesia.
Selain itu, layanan streaming Piala Dunia 2026 juga menjadi sasaran untuk dikuliti.
Mencari Diskon Jadi Solusi

Selebrasi gol Liverpool (x/LFC)
Kabar baiknya, Sobat BolaSkor masih bisa mendapatkan biaya berlangganan lebih murah. Caranya adalah dengan membeli dari ritel resmi.
Mengutip dari situs resmi pemegang hak siar, ada delapan ritel yang juga menjual paket menonton pertandingan Premier League. Beberapa di antaranya menawarkan diskon menarik.
Baca Juga:
Hadapi AC Milan, Marcus Rashford Berpeluang Tampil dengan Manchester United
Dalam unggahannya, akun @Muthia911 di X membagikan informasi cara mendapatkan kode voucher penukaran untuk membeli paket menonton satu tahun penuh di semua perangkat.
Potongan harga yang ia dapatkan menyentuh Rp344.390. Angka itu tentu sangat berarti untuk keadaan yang sering dibilang "in this economy".
Kini, pertanyaannya adalah apakah Sobat BolaSkor rela menghabiskan uang dalam jumlah besar untuk melihat klub kesayangan berlaga? Kalau tidak, pantau saja hasil akhirnya di situs kami dengan link di bawah ini:
Hasil Lengkap Pertandingan Sepak Bola