Timnas Belanda secara mengejutkan melumat juara bertahan Spanyol 5-1 pada pertandingan perdana Grup B Piala Dunia 2014 pada 14 Juni lalu. Robben dan Robin van Persie tampil sebagai inspirator kemenangan Tim Oranje pada laga itu berbekal lesakkan sepasang gol mereka. Pelatih Louis van Gaal tentunya bakal kembali mengandalkan Robben dalam mengobrak-abrik barisan pertahanan Australia saat kedua tim bersua pada laga kedua di Estadio do Maracana, Rio de Janiero, Kamis (19/6) dini hari WIB. Davidson percaya diri menantikan duel malam nanti, berbekal pengalaman menghadapi para pemain sayap di Liga Belanda. Davidson sendiri sudah tiga musim terakhir tampil di Negeri Kincir Angin bersama Heracles Almelo, di mana musim lalu tampil 30 kali dari total 34 laga. "Saya pikir pengalaman itu luar biasa bagi saya. Secara individual, sebagai seorang bek, saya telah berkembang banyak karena mereka sering menggunakan formasi 4-3-3 di sana," kata Davidson di situs resmi FIFA. Bagi Davidson, pengalaman tersebut merupakan bekal berharga untuk mengatasi Robben yang tipikal permainannya serupa dengan pemain-pemain sayap di Liga Belanda. Bagaimanapun dia sadar tetap perlu mengerahkan kemampuan terbaik mengingat Robben punya level permainan yang tinggi dan sangat matang. "Sebagai seorang bek kiri, saya pikir (formasi) itu adalah sistem terbaik untuk menguji diri Anda karena Anda berhadapan satu lawan satu dengan lawan Anda. Dan para pemain sayap di Eredivisie itu fantastis. Saya pikir karena itulah secara bertahan saya jadi lebih kuat tahun lalu, karena para pemain sayap yang telah saya hadapi tiap pekannya," lanjutnya. "Di laga berikutnya, saya akan menghadapi salah satu pemain terbaik dunia di posisi tersebut yakni (Arjen) Robben. Saya tahu saya perlu menampilkan permainan kelas A. Saya menantikan laga ini karena itulah alasan Anda bermain sepakbola, yakni menantang diri Anda melawan yang terbaik dan semoga bisa melaluinya serta menyelesaikan tugas," demikian pria kelahiran Melbourne itu.
Bek Australia Ini Tak Sabar Matikan Robben
BolaSkor - Rabu, 18 Juni 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Kamis, 04 Juni 2026
Laga Pemanasan Piala Dunia 2026: Belanda Kalah, Ronald Koeman Marah
Rabu, 03 Juni 2026
Jadwal Live Streaming Belanda vs Aljazair, Kick-off di De Kuip pada Kamis (04/06) Dini Hari WIB
Selasa, 02 Juni 2026
Virgil van Dijk Kirim Sinyal Bahaya, Belanda Siap Gegerkan Piala Dunia 2026
Selasa, 02 Juni 2026
Berpacu dengan Waktu, Top Skorer Sepanjang Masa Timnas Belanda Jelang Piala Dunia 2026
Minggu, 31 Mei 2026
Sepakat dengan Ekonom Jerman, Eddi Brokoli Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
Rabu, 27 Mei 2026
Skuad Resmi Timnas Belanda di Piala Dunia 2026: Virgil van Dijk Pimpin Pasukan Veteran De Oranje
Rabu, 20 Mei 2026
Profil Grup F Piala Dunia 2026: Belanda Unggulan, Jepang dan Swedia Jadi Kuda Hitam
Selasa, 12 Mei 2026
Timnas Belanda, Kuda Hitam yang Berbahaya di Piala Dunia 2026
PILIHAN EDITOR
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Minggu, 31 Mei 2026