Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ronald Koeman, Biang Kerok Tersingkirnya Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026

Ronald Koeman menuai kritik tajam usai Belanda tersingkir dari Maroko di Piala Dunia 2026. Zlatan Ibrahimovic dan Thierry Henry ikut menyorot taktiknya.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 30 Juni 2026
Ronald Koeman, Biang Kerok Tersingkirnya Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
Pelatih Belanda, Ronald Koeman (Foto: Goal/Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Perjalanan timnas Belanda di Piala Dunia 2026 berakhir di fase 32 besar setelah disingkirkan oleh Maroko lewat adu penalti yang berakhir dengan skor 3-2, pasca imbang 1-1 di waktu normal.

Kekalahan ini langsung menempatkan sang pelatih, Ronald Koeman, sebagai biang kerok utama kegagalan Oranje.

Belanda sejatinya sempat membuka asa besar setelah unggul lebih dulu berkat gol Cody Gakpo di babak kedua.

Namun, keputusan mengejutkan Koeman yang meninggalkan pakemnya demi menerapkan strategi super konservatif lima bek untuk pertama kalinya dalam 32 laga, justru berbuah petaka setelah Maroko menyamakan kedudukan di waktu tambahan

Kritik tajam pun langsung datang dari legenda sepak bola Swedia, Zlatan Ibrahimovic, saat bertugas sebagai pandit di FOX Sports.

Baca Juga:

Rating Pemain Belanda vs Maroko: Issa Diop Tampil Solid

Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Sempurna Maroko, Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti

Lini Belakang Belanda Jadi Sorotan, Ronald Koeman: Kebobolan adalah Bagian dari Sepak Bola

Ibrahimovic meluapkan kemarahannya dan menunjuk mantan bos Barcelona tersebut atas hilangnya karakter permainan Belanda yang asli.

Kekalahan ini adalah kesalahan Koeman karena saya tidak mengenali tim Belanda ini. Dia kalah dengan identitas yang bukan merupakan identitas Belanda. Itu membuat saya marah,

tegas Ibrahimovic tanpa basa-basi.

Ibrahimovic menambahkan bahwa gaya pragmatis Koeman sangat mencederai filosofi sepak bola menyerang yang selama ini menjadi DNA utama dari skuad Oranje.

Saya selalu diajarkan: serang, serang, serang. Ini bukan identitas Belanda. Hari ini, Koeman tampak seperti pelatih Italia, bermain untuk tidak kalah, padahal Belanda selalu bermain untuk menang. Jika kalah, setidaknya kalahlah dengan identitasmu sendiri dan jangan mengubahnya,

ketusnya.

Amarah Zlatan dan Keheranan Thierry Henry

Aksi
Aksi Bart Verbruggen saat menepis sepakan pemain Maroko. (X/OnsOranje)

Pria asal Swedia itu juga menilai para pemain Belanda terlihat sangat tidak nyaman di atas lapangan akibat perubahan taktik darurat tersebut.

"Ini bukan Belanda yang biasa saya lihat. Anda juga bisa melihat dari cara mereka bermain bahwa mereka tidak merasa nyaman," imbuh Ibrahimovic.

"Penguasaan bola hilang, sepak bola menyerang hilang. Ini terlihat sangat buruk, dan itu semua karena Koeman. Saya sama sekali tidak menyukainya, benar-benar tidak," lanjutnya.

Senada dengan Ibrahimovic, legenda Arsenal dan timnas Prancis, Thierry Henry, juga menyuarakan keheranannya yang mendalam terhadap keputusan pragmatis Koeman.

Menurut Henry, pergantian pemain yang dilakukan Koeman justru memperlihatkan sinyal ketakutan yang jelas di hadapan skuad Maroko.

Anda menarik keluar seorang gelandang untuk memasukkan seorang bek, dengan melakukan itu, Anda pada dasarnya mengatakan bahwa Anda takut pada Maroko,

tambah Henry.

Henry menutup komentarnya dengan menegaskan bahwa dalam sepak bola turnamen, hasil akhir adalah hakim tertinggi bagi pilihan strategi seorang pelatih.

"Tentu saja, Anda boleh saja melakukan itu. Jika menang, Anda benar. Jika kalah, Anda salah. Saya benar-benar terkejut karena bukan seperti itu Belanda biasanya bermain. Namun Koeman jelas memiliki visi yang berbeda," pungkasnya.

Belanda Timnas Belanda Ronald Koeman Piala Dunia 2026 Maroko Timnas Maroko

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Analisis
Spanyol dalam Angka dan Statistik: La Roja Juara Piala Dunia 2026 dengan Catatan Memukau
Spanyol juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0. Simak delapan fakta menarik, mulai dari rekor Rodri, Lamine Yamal, hingga Ferran Torres.
Rizqi Ariandi - Senin, 20 Juli 2026
Spanyol dalam Angka dan Statistik: La Roja Juara Piala Dunia 2026 dengan Catatan Memukau
Spanyol
Pemain Terbaik Piala Dunia Ingin Bergabung, Real Madrid Justru Belum Tertarik
Rodri dikabarkan masih berminat bergabung dengan Real Madrid usai dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 2026. Namun, Los Blancos disebut belum memprioritaskan transfer gelandang Manchester City tersebut karena fokus mengejar target lain.
Johan Kristiandi - Senin, 20 Juli 2026
Pemain Terbaik Piala Dunia Ingin Bergabung, Real Madrid Justru Belum Tertarik
Piala Dunia
Marc Cucurella Bingung Mau Tato Wajah Luis De La Fuente di Mana, Ingin yang Terlihat
Marc Cucurella mengaku masih bingung menentukan lokasi tato wajah Luis de la Fuente setelah Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Bek Real Madrid itu juga siap menepati janji pensiun dari Timnas Spanyol usai mengalahkan Argentina di New York New Jersey Stadium.
Johan Kristiandi - Senin, 20 Juli 2026
Marc Cucurella Bingung Mau Tato Wajah Luis De La Fuente di Mana, Ingin yang Terlihat
Sosok
Tangis dan Akhir Era, Berikut Sederet Statistik Lionel Messi Sejak Piala Dunia 2006 hingga 2026
Lionel Messi mengakhiri karier Piala Dunia dengan air mata. Simak 24 rekor, statistik, serta perjalanan lengkapnya dari 2006 hingga 2026.
Arief Hadi - Senin, 20 Juli 2026
Tangis dan Akhir Era, Berikut Sederet Statistik Lionel Messi Sejak Piala Dunia 2006 hingga 2026
Piala Dunia
Taktik Lionel Scaloni Menyimpan Lautaro Martinez Berujung Petaka
Keputusan Lionel Scaloni mencadangkan Lautaro Martinez saat Argentina kalah 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026 menuai sorotan. Simak analisis taktik yang dinilai menjadi salah satu penyebab Albiceleste gagal mempertahankan gelar.
Johan Kristiandi - Senin, 20 Juli 2026
Taktik Lionel Scaloni Menyimpan Lautaro Martinez Berujung Petaka
Piala Dunia
Pesan Tersirat di Balik Momen Pelukan Lamine Yamal kepada Lionel Messi
Pelukan Lamine Yamal dan Lionel Messi usai final Piala Dunia 2026 menjadi simbol pergantian generasi sepak bola dunia sekaligus akhir era sang legenda.
Arief Hadi - Senin, 20 Juli 2026
Pesan Tersirat di Balik Momen Pelukan Lamine Yamal kepada Lionel Messi
Piala Dunia
Ketika Rodri Menolak Kehadiran Donald Trump di Podium Juara Piala Dunia 2026
Rodri menjadi sorotan usai terlihat menunggu Donald Trump bergeser dari podium sebelum mengangkat trofi Piala Dunia 2026. Simak momen Spanyol juara dunia setelah mengalahkan Argentina 1-0 di New York New Jersey Stadium.
Johan Kristiandi - Senin, 20 Juli 2026
Ketika Rodri Menolak Kehadiran Donald Trump di Podium Juara Piala Dunia 2026
Spanyol
Spanyol Juara, Kemenangan Barcelona: 8 Pemain Angkat Trofi Piala Dunia
Delapan pemain Barcelona membawa Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026. Ferran Torres mencetak gol penentu kemenangan atas Argentina di final.
Arief Hadi - Senin, 20 Juli 2026
Spanyol Juara, Kemenangan Barcelona: 8 Pemain Angkat Trofi Piala Dunia
Piala Dunia
Enzo Fernandez dan 5 Pemain yang Dapat Kartu Merah di Final Piala Dunia
Enzo Fernandez masuk dalam daftar pemain yang pernah diusir pada final Piala Dunia, sebuah catatan langka sepanjang sejarah turnamen.
Yusuf Abdillah - Senin, 20 Juli 2026
Enzo Fernandez dan 5 Pemain yang Dapat Kartu Merah di Final Piala Dunia
Piala Dunia
Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026, Rodri Beri Pesan Inspiratif
Rodri menutup perjalanan gemilangnya di Piala Dunia 2026 dengan penghargaan paling bergengsi.
Yusuf Abdillah - Senin, 20 Juli 2026
Jadi Pemain Terbaik Piala Dunia 2026, Rodri Beri Pesan Inspiratif
Bagikan