Football

Sport

Feature

Result

Show

Inggris Berita

Aturan Baru Premier League 2026-2027: VAR, Pergantian Pemain, hingga Penguluran Waktu

Yusuf Abdillah - Jumat, 14 Agustus 2026

BolaSkor.com - Premier League 2026-2027 akan menghadirkan sejumlah perubahan aturan yang bertujuan membuat pertandingan lebih cepat dan mengurangi praktik membuang-buang waktu.

Aturan baru ini sebelumnya diuji di Piala Dunia dan mulai diterapkan dalam sepak bola Inggris, termasuk Community Shield.

Perubahan tersebut menyasar beberapa situasi yang kerap membuat pertandingan kehilangan tempo, seperti pemain yang terlalu lama melakukan lemparan ke dalam, pergantian pemain yang berjalan lambat, hingga kiper yang menggunakan cedera sebagai momentum untuk menerima instruksi taktik.

Baca Juga:

Biaya Nonton Pertandingan Premier League di Indonesia Sangat Mahal, Waktunya Pemerintah Berikan Subsidi?

Prediksi Premier League 2026-2027: Manchester United Jadi Pesaing Utama Arsenal Berburu Gelar Juara

Skuad Liverpool Tak Cukup Kuat untuk Rebutkan Titel Premier League

Tujuannya bukan semata-mata memberikan hukuman, melainkan mengubah perilaku pemain dan membuat bola lebih lama berada dalam permainan.

Berikut sejumlah aturan baru yang perlu diperhatikan pada musim 2026-2027.

1. Lima Detik untuk Memulai Kembali Permainan

Bola
Bola resmi Premier League 2026-2027 (puma)

Pemain kini harus lebih cepat melakukan restart ketika permainan dihentikan.

Jika wasit menilai seorang pemain sengaja mengulur waktu atau mengganggu dimulainya kembali pertandingan, wasit akan memberikan peringatan dan memulai hitungan lima detik.

Wasit akan meniup peluit sebagai tanda hitungan dimulai sambil menggerakkan tangan ke atas dan ke bawah secara visual.

Jika lima detik berlalu tanpa restart, tim lawan akan mendapatkan lemparan ke dalam.

Namun, aturan ini tidak berlaku untuk lemparan jauh, yang dianggap sebagai bagian dari rutinitas set-piece.

Aturan serupa juga diterapkan untuk tendangan gawang. Jika kiper terlalu lama mengambil tendangan gawang, tim lawan bisa mendapatkan tendangan sudut.

2. Waktu Pergantian Pemain Kini Lebih Ketat

Pemain yang diganti memiliki waktu 10 detik untuk meninggalkan lapangan melalui titik terdekat.

Jika melewati batas tersebut, pemain pengganti tidak boleh langsung masuk. Ia harus menunggu setidaknya satu menit, sehingga timnya untuk sementara bermain dengan 10 pemain.

Ada pengecualian, terutama jika pemain mengalami cedera atau terdapat alasan keamanan yang membuatnya tidak bisa keluar melalui titik terdekat.

3. Perawatan Pemain Cedera

Aturan mengenai pemain yang mendapat perawatan juga diperketat.

Jika seorang pemain membuat wasit menghentikan pertandingan karena cedera, ia harus meninggalkan lapangan selama setidaknya satu menit sebelum diperbolehkan kembali.

Sebelumnya, pemain biasanya hanya menunggu sekitar 30 detik setelah mendapatkan perawatan.

Aturan ini bertujuan mencegah pemain menggunakan cedera sebagai cara untuk menghentikan momentum lawan.

Namun, terdapat sejumlah pengecualian. Misalnya, aturan tersebut tidak otomatis berlaku jika pemain mengalami pelanggaran yang menghasilkan kartu kuning atau merah.

4. 'Jeda Taktis' Kiper Mulai Dibatasi

Salah satu perubahan paling menarik berkaitan dengan kiper.

Dalam beberapa musim terakhir, muncul fenomena yang dikenal sebagai "jeda taktis kiper". Kiper meminta perawatan, kemudian pelatih menggunakan waktu tersebut untuk memberikan instruksi kepada pemain.

Kini, sepak bola profesional Inggris akan menguji aturan baru untuk membatasi praktik tersebut.

Jika seorang kiper mendapatkan perawatan, satu pemain lapangan harus meninggalkan lapangan selama satu menit.

Pelatih memiliki waktu 10 detik untuk memberi tahu wasit keempat mengenai pemain yang akan keluar. Jika tidak, kapten tim yang harus menentukan pemain tersebut.

Pengecualian berlaku untuk situasi tertentu, termasuk ketika kiper mengalami cedera akibat pelanggaran atau mengalami pendarahan.

5. Kewenangan VAR

VAR juga mendapatkan beberapa kewenangan tambahan, meski penerapannya di Inggris tidak akan seluas yang terlihat di Piala Dunia.

Salah satunya berkaitan dengan kartu kuning kedua.

VAR dapat meninjau kartu kuning kedua yang membuat seorang pemain mendapatkan kartu merah. Namun, VAR tidak dapat digunakan untuk meninjau keputusan wasit yang berpotensi menjadi kartu kuning kedua sebelum kartu tersebut diberikan.

Intervensi tetap membutuhkan adanya kesalahan yang jelas.

VAR juga dapat melakukan peninjauan jika terjadi pelanggaran sebelum bola dimainkan yang kemudian secara langsung berujung pada gol, penalti, atau tindakan disipliner.

Namun, terdapat batasan. Jika pelanggaran tersebut dilakukan pemain bertahan sebelum bola dimainkan, VAR tidak dapat mengubahnya menjadi penalti karena bola memang belum dimainkan.

VAR juga dapat digunakan dalam kasus kesalahan identifikasi pemain.

Contohnya, ketika wasit memberikan penalti kepada Tim A karena handball, tetapi pelanggaran sebenarnya dilakukan pemain Tim B.

6. Tidak Semua Keputusan Akan Bisa Ditinjau VAR

Meski ruang lingkup VAR bertambah, Premier League tidak akan menerapkan seluruh intervensi seperti yang sempat terlihat di Piala Dunia.

VAR tetap tidak akan digunakan untuk meninjau kesalahan pemberian tendangan sudut.

Kartu merah akibat situasi konfrontasi tertentu, termasuk pemain yang menutup mulut ketika berbicara atau berhadapan dengan lawan, juga tidak otomatis menjadi objek intervensi VAR.

Baca Artikel Asli