Football

Sport

Feature

Result

Show

Piala Dunia Internasional Berita

Antonio Conte Kembali Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030

Arief Hadi - Kamis, 25 Juni 2026

BolaSkor.com - Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dikabarkan telah mengambil langkah besar untuk masa depan tim nasional mereka. FIGC berencana menunjuk kembali Antonio Conte sebagai nakhoda baru demi mengembalikan kejayaan Gli Azzurri di panggung dunia.

Berdasarkan laporan dari La Gazzetta dello Sport, mantan pelatih Juventus, Chelsea, dan Napoli tersebut tidak hanya diplot sebagai solusi jangka pendek. Conte diperkirakan akan menandatangani kontrak jangka panjang berdurasi empat tahun.

Komitmen ini sengaja dirancang untuk memberikan stabilitas penuh bagi timnas Italia. Masa bakti sang pelatih akan berlangsung hingga gelaran Piala Dunia 2030 yang akan diselenggarakan di tiga negara, yakni Spanyol, Portugal, dan Maroko.

Baca Juga:

Resep Sukses Norwegia di Piala Dunia 2026: Salmon dan Keju

Piala Dunia 2026 Disebut Kehilangan Kredibilitas, Presiden FIFA Dikritik Legenda Jerman

Lupakan Musim Buruk dengan Liverpool, Isak Fokus ke Timnas Swedia di Piala Dunia 2026

Niatan Conte untuk kembali ke kursi pelatih timnas sejatinya sudah terlihat sejak April lalu ketika ia memberikan sinyal kuat kepada federasi.

Jika saya adalah presiden federasi, saya akan mempertimbangkan diri saya sendiri. Saya sudah pernah bersama tim nasional dan saya tahu bagaimana rasanya,

ujar Conte kala itu kepada The Associated Press.

Proyek Jangka Panjang Menuju Piala Dunia 2030

Antonio
Antonio Conte (football-italia)

Conte, 56 tahun, pernah menangani timnas Italia pada 2014-2016 setelah sebelumnya sukses bersama Juventus.

Selain itu, keputusan FIGC memilih Conte didasari oleh rekam jejak taktisnya yang luar biasa pada ajang Euro 2016 silam.

Kala itu, dengan materi skuad yang dianggap banyak pihak sangat terbatas, ia sukses menumbangkan Spanyol dan memaksa Jerman bertarung habis-habisan hingga babak adu penalti.

Langkah berani ini juga diambil sebagai bagian dari perombakan budaya sepak bola Italia secara menyeluruh setelah rentetan hasil buruk belakangan ini.

Italia dipastikan mencatatkan sejarah kelam, setelah absen di Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun akibat kekalahan menyakitkan dari Bosnia-Herzegovina di babak play-off - menjadi juara dunia pertama yang memiliki catatan buruk tersebut.

Melalui kontrak hingga 2030, FIGC ingin memberikan waktu yang cukup bagi Conte untuk menerapkan metodologi rigorusnya tanpa tekanan konstan dari hasil instan.

Kerangka waktu empat tahun ini dinilai sangat krusial agar sang pelatih bisa membangun fondasi skuad yang solid dari dasar.

Baca Artikel Asli