Football

Sport

Feature

Result

Show

Piala Dunia Internasional Inggris Berita

Anthony Taylor Akhiri Karier sebagai Wasit, Ungkap Beratnya Tekanan di Lapangan

Yusuf Abdillah - Rabu, 22 Juli 2026

BolaSkor.com - Salah satu wasit paling berpengalaman di dunia, Anthony Taylor, resmi mengumumkan pensiun dari dunia perwasitan. Pengadil asal Inggris itu mengakhiri karier panjangnya setelah dua dekade memimpin pertandingan di level tertinggi.

Taylor mengungkapkan bahwa tekanan besar dan sorotan yang terus-menerus terhadap profesi wasit menjadi salah satu alasan utama di balik keputusannya untuk mundur.

Baca Juga:

Dua Wasit Premier League Dipastikan Tidak Akan Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Alasannya

Suporter AS Roma Serang Wasit Anthony Taylor di Bandara

Luapkan Amarah, Jose Mourinho Berburu Wasit Anthony Taylor ke Parkiran

"Menjadi wasit di level elite merupakan sebuah kehormatan yang luar biasa, tetapi tekanannya sangat besar dan pengawasannya tidak pernah berhenti," ujar Taylor dikutip dari AFP.

"Sekarang adalah waktu yang tepat bagi saya untuk menutup babak ini dan memulai perjalanan baru."

Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada keluarga dan teman-teman atas dukungan yang tak pernah putus selama bertahun-tahun. Profesi ini menuntut banyak pengorbanan, dan saya tidak akan mampu melewatinya tanpa mereka,

tutur Taylor.

Karier Anthony Taylor

Wasit berusia 47 tahun itu menutup kariernya dengan catatan impresif. Selama 20 tahun, Taylor memimpin 831 pertandingan, termasuk 432 laga Premier League, menjadikannya salah satu wasit paling berpengalaman dalam sejarah kompetisi tersebut.

Laga terakhir yang dipimpinnya adalah duel Spanyol vs Portugal di Piala Dunia 2026.

Taylor mulai masuk daftar wasit Premier League pada 2010 dan sejak itu dipercaya memimpin berbagai pertandingan bergengsi, termasuk Piala Dunia 2022 dan 2026, serta Euro 2020 dan 2024.

Sepanjang kariernya, Taylor tidak lepas dari kontroversi.

Pada final Liga Europa 2023 antara AS Roma dan Sevilla, pelatih Roma saat itu, Jose Mourinho, melontarkan kritik keras dengan menyebut Taylor sebagai "aib" setelah pertandingan.

Perseteruan berlanjut di area parkir stadion, sebelum Taylor dan keluarganya kemudian mengalami pelecehan dari sejumlah pendukung Roma di Bandara Budapest saat hendak pulang.

Baca Artikel Asli