"Sekarang ini, Italia masih dibelakang Spanyol, Brasil, Argentina, dan Jerman. Cesare Prandelli sedang mencoba meremajakan tim, tetapi kekuatan utamanya jutsru terletak di gelandang-gelandang tua berpengalaman seperti Andrea Pirlo, dan Daniele De Rossi." ujar sosok yang semasa bermain mengenyam 26 caps bersama timnas Italia itu kepada radio Spanyol, RNE. Mantan pelatih Juventus, AC Milan, Chelsea dan PSG itu menilai, masalah utama Italia adalah di barisan lini depan. Tidak adanya pemain top di lini tersebut menurut Ancelotti adalah penyebab masalah utama itu. "Kami menunggu Balotelli, tetapi Balotelli tidak konsisten. Dia punya talenta hebat, tetapi Balotelli juga bisa membuat tim bermain dengan 10 orang kapan saja." tambah sosok yang sukses membawa AC Milan meraih gelar Liga Champions pada tahun 2003 dan 2007 silam itu. Performa Mario Balotelli musim ini memang jauh berbeda dengan pertengahan musim lalu, dimana Super Mario mencetak 12 gol dalam 13 penampilannya di Serie A. Musim ini, Balotelli baru mencetak delapan gol bagi Milan dari 21 pertandingan. Namun Balotelli cukup produktif bagi timnas Italia semenjak Piala Konfederasi Brasil 2013 lalu. Mencetak dua gol dalam lima pertandingan, mantan pemain Manchester City itu kemudian mencetak dua gol dalam dua pertandingan terakhir Azzurri, julukan timnas Italia, di grup B Kualifikasi Piala Dunia Brasil 2014 silam, melawan Republik Ceko dan Armenia.
Ancelotti: Balotelli Bukan Pemain Top!
BolaSkor - Sabtu, 11 Januari 2014
- #Spanyol
- #Argentina
- #Jerman
- #Bing
- #Brasil
- #Timnas Italia
- #AC Milan
- #Piala Dunia Brasil 2014
- #Yahoo
- #Azzurri
- #Mario Balotelli
- #Carlo Ancelotti
- #Italia
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 28 September 2026
Prediksi Skor dan Link Streaming Turki vs Italia: Gli Azzurri Belum Pernah Kalah
Senin, 28 September 2026
Eks Pelatih Real Madrid Tak Punya Niatan Mengistirahatkan Raphinha, Barcelona Ketar-ketir
Senin, 28 September 2026
Kalah di Laga Kandang, Jurgen Klopp Pasang Badan Bela Skuad Jerman
Senin, 28 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Belanda dan Portugal Menang, Jerman Tumbang di Laga Kandang
Minggu, 27 September 2026
Live Sebentar Lagi, Berikut Link Streaming serta Cara Menonton Gratis Inggris vs Spanyol
Sabtu, 26 September 2026
Dijamin, Spanyol Takkan Malas-malasan Bermain Usai Juara Euro dan Piala Dunia
Sabtu, 26 September 2026
UEFA Nations League: Rencana Inggris untuk Hentikan Spanyol
Sabtu, 26 September 2026
Belgia Akhiri Kutukan Berusia 54 Tahun atas Italia, Era Mark van Bommel Baru Dimulai
Sabtu, 26 September 2026
Jadwal, Cara Menonton, dan Link Live Streaming Inggris vs Spanyol
Sabtu, 26 September 2026
Italia Tumbang: Comeback Mancini Berakhir Pahit, Gli Azzurri Disiuli Fans
PILIHAN EDITOR
Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Senin, 07 September 2026
Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions
Kamis, 03 September 2026
Analisis Taktik Xabi Alonso di Chelsea: Penguasaan Bola Rendah, Transisi Bermain Jadi Kunci
Selasa, 01 September 2026
Berakhir Pahit di Piala Dunia 2026, Warisan Lionel Messi Bertahan Selamanya dengan Timnas Argentina
Rabu, 26 Agustus 2026
Cerita Perjalanan Carlos Baleba: Darah Sepak Bola dari Keluarga, Bakti kepada Ibu
Rabu, 26 Agustus 2026
Siapa Igor Thiago? Menyempil di Antara Pemain Arsenal dan Duo Manchester dalam PFA Team of the Year
Senin, 24 Agustus 2026
Siapakah Alphadjo Cisse? Pemain 19 Tahun yang Mencetak Gol pada Debut bersama AC Milan
Jumat, 21 Agustus 2026
Prediksi Premier League 2026/2027: Arsenal Juara Lagi, Manchester United Bisa Bikin Kejutan
Kamis, 20 Agustus 2026
Prediksi Serie A 2026-2027: Inter Milan Favorit, Tim Lain Masih Berbenah
Rabu, 19 Agustus 2026