Hubungan yang tak harmonis tersebut kabarnya menjadi alasan Pirlo memilih hengkang ke Juventus pada 2011 silam. Retaknya hubungan antara Pirlo dan Allegri didasari komentar sang pelatih di media yang menyebut lebih memilih memasang Massimo Ambrosini dan Mark van Bommel di lini tengah, ketimbang Pirlo. Kini, Allegri menjadi pelatih Juventus selama dua musim ke depan. Ia didaulat sebagai pengganti Antonio Conte, yang memutuskan mundur usai mengantar Si Nyonya Tua meraih gelar Scudetto selama tiga musim beruntun. "Saya selalu memiliki hubungan yang harmonis dengan Pirlo. Dia masih sosok juara. Ketika di Milan, dia kurang beruntung karena sering mengalami cedera. Faktanya, dia sering saya mainkan ketika fit," tutur Allegri dinukil Goal. "Sayangnya, terkadang apa yang Anda harapkan tak sesuai dengan kenyataan dalam sepak bola. Klub, Pirlo, dan saya bertemu. Dia kemudian memutuskan bergabung ke Juventus. Kini, saya merasa beruntung karena kembali bisa bekerja sama dengannya usai tiga tahun," ia menyambung, Menggantikan sosok Conte, yang menghadirkan Scudetto dalam tiga musim terakhir, tentunya bukanlah pekerjaan mudah. Apalagi, para fans Juve telah terang-terangan menolak kehadiran Allegri. "Pirlo menikmati kesuksesan tak terkira di sini dalam beberaoa musim terakhir. Saya merasa beruntung bisa bekerja bersamanya lagi. Dia tampil baik di Piala Dunia, bermain di tiga musim fantastis. Jadi, saya merasa beruntung." "Saya tak pernah memiliki masalah dengan Pirlo. Tolong catat, saya tak pernah meragukan kualitasnya. Jika demikian, semua orang bisa menyebut saya bodoh," demikian Allegri.
Allegri Sanggah Kabar Tak Harmonis dengan Pirlo
BolaSkor - Jumat, 18 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Jumat, 05 Juni 2026
Bukan AC Milan, Sandro Tonali Jadi Incaran Manchester City
Kamis, 04 Juni 2026
Tinggalkan Juventus, Dusan Vlahovic Bisa Direkrut Gratis Klub-klub Peminat
Rabu, 03 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Selasa, 02 Juni 2026
Jangan Rekrut Rafael Leao, Manchester United
Minggu, 31 Mei 2026
Rafael Leao Tinggalkan AC Milan, Tantangan Baru Jadi Alasan
Minggu, 31 Mei 2026
Belum Genap Sehari Menganggur, Arne Slot Sudah Dikaitkan dengan AC Milan
Sabtu, 30 Mei 2026
Oliver Glasner Jadi Kandidat Kuat Pelatih Baru AC Milan
Jumat, 29 Mei 2026
Investor yang Menyamar, Zlatan Ibrahimovic Tidak Akan Dipecat AC Milan
Jumat, 29 Mei 2026
Negosiasi AC Milan dengan Mauricio Pochettino Berjalan Positif
PILIHAN EDITOR
Jumat, 05 Juni 2026
Cerita Cape Verde, Debutan Piala Dunia 2026 yang Menyimpan Kejutan
Jumat, 05 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1998: Ketika Prancis Juara untuk Pertama Kalinya
Kamis, 04 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Rabu, 03 Juni 2026
Profil 11 Stadion Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat
Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Selasa, 02 Juni 2026
Tua-tua Keladi, 6 Pemain di Atas 40 Tahun yang Mentas pada Piala Dunia 2026
Senin, 01 Juni 2026
Profil Grup L Piala Dunia 2026: Inggris dan Kroasia Saling Sikut, Ghana Kuda Hitam
Minggu, 31 Mei 2026