BolaSkor.com - Pelatih asal Portugal, Ruben Amorim, buka suara terkait kegagalannya ketika berada di Manchester United. Amorim sadar, kesalahan tidak hanya di pihak klub.
Ruben Amorim akhirnya menemukan destinasi baru setelah berpisah dengan Manchester United. Ia ditunjuk sebagai nakhoda AC Milan.
Baca Juga:
Betapa Cepatnya Proses Adaptasi Andrey Santos dengan Skuad Manchester United
Karier Amorim di Old Trafford tidak berjalan lancar setelah hasil yang jauh dari harapan. Bagaimana tidak, di bawah Amorim, Man United hanya mencatatkan angka kemenangan sebesar 32 persen.
Padahal, ketika mendatangkan Amorim dari Sporting CP, Manchester United sampai harus merogoh kocek hingga 11 juta pound sterling sebagai biaya transfer.
Bukan Hanya Salah Manchester United
Berbicara soal masa lalunya, Amorim mengaku memetik banyak pelajaran penting di Manchester United. Amorim merasa punya andil besar di balik kegagalan tersebut.
"Pertama, itu tidak lagi penting sekarang. Ada sejarah, sesuatu terjadi, konteks berubah, dan Anda fokus pada tantangan berikutnya," ungkap Amorim menurut laporan FotMob.
"Saya banyak belajar. Akan sulit jika harus menunjuk satu hal. Namun, saya sadar jika melakukan banyak kesalahan."
Baca Juga:
Prediksi dan Statistik Liverpool vs Wrexham: Pantang Ikuti Jejak Manchester United
"Ketika melakukan refleksi, Anda akan menyadari itu bukan hanya kesalahan mereka, tetapi juga saya. Saya merasa bisa menjadi pelatih dan manusia yang lebih baik."
"Itu sesuatu yang saya pahami hingga saat ini. Saya belajar banyak dari pengalaman itu dan yakin akan berkembang," urainya.
Amorim Memulai Lembaran Baru Bersama Milan

Ruben Amorim (x/acmilan)
Kini, Amorim siap meraih prestasi bersama AC Milan. Pelatih 41 tahun itu mendapatkan kontrak berdurasi hingga 2028.
Manajemen Milan pun berupaya mendukung Amorim dengan mendatangkan pemain baru. Dua di antaranya adalah Goncalo Ramos dan Mario Gila.
Baca Juga:
Mengenal Kit Margetson, Wonderkid Wales yang Jadi Rekrutan Baru Manchester United
Pada laga uji coba pertama, Milan bermain imbang 2-2 kontra Celtic. Milan lolos dari kekalahan setelah sempat tertinggal dua gol.

