UEFA Punya Rencana Batalkan Kompetisi Musim 2019-2020

Keputusan sulit ini akan diambil UEFA jika pandemi virus corona terus berlangsung hingga akhir Juni di Eropa.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Minggu, 29 Maret 2020
UEFA Punya Rencana Batalkan Kompetisi Musim 2019-2020
Presiden UEFA, Aleksander Ceferin. (UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - UEFA siap membatalkan hasil semua kompetisi musim 2019-2020. Keputusan sulit ini akan diambil jika pandemi virus corona terus berlangsung di Eropa hingga akhir Juni.

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, mengaku telah menyiapkan berbagai skenario agar liga-liga di Eropa bisa dilanjutkan sampai selesai. Namun hal ini juga sangat bergantung dengan perkembangan wabah virus corona.

UEFA setidaknya telah punya tiga opsi jadwal untuk melanjutkan kembali kompetisi. Mereka berencana menggelarnya pada pertengahan Mei, awal Juni, atau akhir Juni.

"Yang jadi masalah, tidak ada yang tahu kapan pandemi ini akan berakhir. Jika skenario kami gagal, berarti musim ini hilang," kata Ceferin kepada La Republica.

"Ada juga skenario mengakhiri musim ini di awal musim depan, tapi ini bakal mengganggu pola yang sudah ada."

Baca Juga:

Aksi 1000 Free Throw untuk Perangi Virus Corona

Pandemi Virus Corona, Piala Eropa Ditunda hingga 2021

Pencabutan Regulasi FFP dan Perubahan Besar Harga Pemain karena Virus Corona

Hal yang sama juga berlaku untuk Liga Champions dan Liga Europa. Seperti diketahui, kompetisi yang berada langsung di bawah naungan UEFA itu juga terpaksa ditunda meski sudah memasuki fase gugur.

Peluang untuk melanjutkan Liga Champions dan Lga Europa bahkan lebih tipis. UEFA akan lebih memprioritaskan liga-liga domestik.

Keputusan UEFA membuat Liverpool terancam batal meraih gelar Premier League musim ini.

"Sangat sulit membayangkan menggelar laga Liga Champions dan Liga Europa tanpa penonton. Tapi, sampai saat ini saja, kami tak tahu apakah dua kompetisi ini bakal tetap bergulir," tambah Ceferin.

"Jika tak ada pilihan lain, sebaiknya memang tak usah dipaksa. Bukannya saya tak memikirkan untuk menggelar final dari dua ajang paling prestisius di Eropa tanpa penonton. Tapi, di saat seperti ini, kesehatan harus jadi prioritas utama."

Keputusan ini juga menjadi sebuah tamparan keras bagi FIGC dan operator Serie A. Seperti diberitakan sebelumnya, mereka ngotot untuk melanjutkan kompetisi musim ini meski harus digelar setelah 30 Juni.

UEFA Aleksander Ceferin Liga Champions Liga Europa
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Liga Champions
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions. Simak daftar lengkap juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026 beserta pelatih yang mengantarkannya.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
Ragam
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Luis Enrique menjadi pelatih kelima yang mengangkat trofi Piala/Liga Champions tiga kali.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Pep Guardiola
Inggris
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2025/2026 usai kalah adu penalti 3-4 dari PSG. Aktor dan fans The Gunners, Eddi Brokoli, sebut belum waktunya juara.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Bagikan