Tidak Mudah bagi Granit Xhaka Tinggalkan Arsenal

Granit Xhaka gabung Bayer Leverkusen.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 29 Juli 2023
Tidak Mudah bagi Granit Xhaka Tinggalkan Arsenal
Granit Xhaka (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tujuh tahun perjalanan Granit Xhaka bersama Arsenal telah berakhir. Gelandang asal Swiss berusia 30 tahun meninggalkan The Gunners pada musim panas 2023 untuk memperkuat klub Bundesliga, Bayer Leverkusen.

Xhaka memainkan lebih dari 200 laga Premier League untuk Arsenal dan memenangi empat trofi, dua di antaranya Piala FA. Kepergiannya cukup disayangkan fans, sebab musim lalu Xhaka menjadi penampil paling konsisten tim.

Xhaka pergi ketika ia memainkan performa terbaiknya untuk tim yang musim lalu bertarung merebutkan trofi Premier League. Kendati demikian, mantan pemain Borussia Monchengladbach itu sudah bulat dengan keputusannya.

Diakui oleh Xhaka, tidak mudah baginya pergi dari Arsenal tetapi ia harus membuat keputusan untuk membuka lembaran baru, mencari tantangan lain. Ia berpisah dengan baik-baik seraya memuji Edu (Direktur Olahraga) dan Mikel Arteta (Pelatih Arsenal).

Baca Juga:

Saingi Chelsea, Arsenal Terdepan Boyong Mohammed Kudus

Perincian Penawaran Al Hilal untuk Kylian Mbappe: Gaji Tidak Sampai 700 Juta Euro

5 Klub Alternatif untuk Kylian Mbappe jika Menolak Tawaran Al Hilal

"Saya menghabiskan tujuh tahun yang luar biasa di Arsenal, saya tidak ingin bermain melawan mereka. Tidak mudah bagi saya untuk pergi atau klub membiarkan saya pergi," tutur Xhaka dikutip dari Dailymail.

"Saya merasakan cinta dan rasa hormat dari Edu dan Arteta, tetapi saya ingin menghadapi tantangan baru di Bayer Leverkusen," terangnya.

Xhaka menjadi salah satu contoh pemain yang dapat 'kesempatan kedua' dalam konteks memperbaiki hubungan dengan fans. Seperti diketahui, Xhaka kehilangan peran sebagai kapten setelah sempat berselisih paham dengan fans Arsenal.

Di Leverkusen, Xhaka juga dilatih oleh peramu taktik asal Spanyol dan pernah bermain di Premier League dengan Liverpool, Xabi Alonso. Xhaka pun tak kuasa membandingkannya dengan Arteta.

"Mereka (Arteta dan Alonso) punya filosofi yang sangat sama. Mikel sangat hebat, tak hanya sebagai pelatih, dan saya pikir Xabi di jalur yang sama," urai Xhaka.

Arsenal Granit Xhaka Bayer Leverkusen
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.220

Berita Terkait

Inggris
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Arsenal mengintip peluang untuk merekrut bek muda potensial PSG, Emmanuel Mbemba, dengan status bebas transfer pada bursa transfer musim panas 2026.
Arief Hadi - Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Spanyol
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Setelah mengamankan Dumfries dan Konate, Real Madrid bidik bek Arsenal Riccardo Calafiori atas permintaan Jose Mourinho untuk mengatasi krisis bek tengah.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Feature
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Berikut ini BolaSkor.com menyajikan informasi lima tim yang paling banyak menyumbangkan pemainnya ke Piala Dunia 2026. Tak ada MU dan Real Madrid dalam daftar.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Liga Champions
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
PSG sukses mempertahankan gelar Liga Champions. Simak daftar lengkap juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026 beserta pelatih yang mengantarkannya.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Daftar Lengkap Juara Liga Champions dari 1955 hingga 2026: PSG Tambah Piala
Inggris
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Arsenal gagal menjuarai Liga Champions 2025/2026 usai kalah adu penalti 3-4 dari PSG. Aktor dan fans The Gunners, Eddi Brokoli, sebut belum waktunya juara.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Urung Akhiri Penantian Titel Liga Champions, Eddi Brokoli: Belum Waktunya
Bagikan