Statistik Memperlihatkan, Premier League Semakin Kompetitif

Statistik BBC Sport menunjukkan Premier League semakin kompetitif. Jarak papan atas dan zona degradasi hanya 26 poin pada 2025-2026.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 17 Agustus 2026
Statistik Memperlihatkan, Premier League Semakin Kompetitif
Aston Villa vs Liverpool (X/PremierLeague)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kompetisi Premier League musim 2025-2026 berakhir dengan akhir penantian 22 tahun titel liga Arsenal.

Akan tapi secara garis besar, menurut data dari BBC Sport, dinamika persaingan liga musim lalu terbilang paling ketat dan dramatis selama bertahun-tahun.

Pergeseran peta kekuatan di papan tengah membuat persaingan antar klub kian sulit diprediksi.

Baca Juga:

Bela Pemain Arsenal, Mikel Arteta Minta Premier League Ubah Regulasi

Jarak poin antara tim empat besar, dengan tiga tim penghuni zona degradasi terpangkas drastis dari 44 poin pada musim 2024-2025 menjadi hanya 26 poin.

Catatan ini menjadi jarak tersingkat di tabel klasemen dalam 23 tahun terakhir sejak musim 2002-2003.

Ketat di Papan Tengah

Unai
Unai Emery dan Tyrone Mings (Johan Kristiandi/BolaSkor)

Kondisi ini membuat tiket kompetisi Eropa menjadi jauh lebih terbuka untuk diperebutkan.

Aston Villa sukses mengamankan tiket Liga Champions, sementara Liverpool finis di posisi kelima dengan 60 poin - torehan terendah untuk peringkat tersebut dalam 19 tahun.

Celah tersebut dimanfaatkan dengan sempurna oleh Bournemouth dan Sunderland yang berhasil mengamankan tempat di panggung Eropa.

Bagi Sunderland, ini menjadi momentum bersejarah setelah absen dari kompetisi antarklub Eropa selama lebih dari setengah abad.

Sengitnya persaingan juga tecermin dari padatnya poin di papan tengah.

Baca Juga:

Prediksi Premier League 2026-2027: Calon Juara, Perebutan Zona Liga Champions, dan Ancaman Zona Degradasi

Sebanyak 13 dari 20 kontestan mengakhiri musim dengan koleksi antara 40 hingga 60 poin, jumlah terbanyak dalam satu musim Premier League sejak 2003-2004.

Everton mencatatkan poin tertinggi untuk tim peringkat ke-13 sejak era milenium, sedangkan West Ham United harus bernasib sial terdegradasi.

West
West Ham United (Laman Resmi United)

The Hammers mengemas poin terbanyak bagi tim peringkat ke-18 sejak musim 2010-2011.

Lonjakan kualitas tim papan tengah seperti Brighton, Brentford, dan Bournemouth turut diimbangi oleh penurunan performa klub besar.

Liverpool, Chelsea, Newcastle, dan Nottingham Forest secara akumulatif kehilangan 79 poin dibandingkan pencapaian mereka di musim sebelumnya.

Sisi Gelap Ketatnya Kompetisi di Papan Bawah

Burnley
Burnley (BBC)

Meski persaingan di papan tengah semakin memanas, kompetisi di dasar klasemen justru menunjukkan jurang pemisah yang kian menganga.

Dua tim terbawah kini cenderung terisolasi dari persaingan berpekan-pekan sebelum musim berakhir.

Secara historis, tim peringkat ke-19 rata-rata mengantongi 31 poin dalam format 38 pertandingan.

Namun, dalam satu dekade terakhir, tujuh dari sepuluh tim yang finis di posisi penutup tersebut gagal menyentuh angka 30 poin.

Baca Juga:

Superkomputer Opta Prediksi Juara Premier League 2026-2027: Arsenal Favorit, Man City dan Liverpool Mengintai

Pada dua musim terakhir, tim promosi seperti Ipswich Town dan Burnley mengakhiri musim di peringkat ke-19 dengan hanya mengoleksi 22 poin.

Angka ini merupakan rekor pencapaian poin terendah bagi tim peringkat kedua dari bawah sepanjang sejarah Premier League.

Kondisi ini membuat pertempuran keluar dari jurang degradasi praktis hanya memperebutkan posisi ke-18.

Menatap musim 2026-2027, tiga tim promosi yakni Coventry City, Ipswich Town, dan Hull City dituntut tampil maksimal jika tidak ingin bernasib sama di kompetisi kasta tertinggi.

Premier League Manchester City Manchester United Arsenal Chelsea Liverpool

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Chris Smalling belum pensiun di usia 36 tahun. Mantan bek Manchester United itu meninggalkan Al-Fayha dan bergabung dengan FC Porto.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Wayne Rooney menolak medali Premier League hibahan jika gelar Manchester City dicabut. Ia menilai Man United tidak pantas mendapatkannya.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Liga Indonesia
Persib Hanya Memiliki 27 Pemain, Igor Tolic Santai dan Membandingkannya dengan Manchester City
Persib Bandung hanya memiliki 27 pemain untuk empat kompetisi. Igor Tolic tetap santai dan membandingkan kedalaman skuadnya dengan Manchester City.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Persib Hanya Memiliki 27 Pemain, Igor Tolic Santai dan Membandingkannya dengan Manchester City
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Bagikan