BolaSkor.com - Timnas Jepang menegaskan kesiapan mereka menjelang laga sengit menghadapi Brasil pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Selasa (30/06) pukul 00.00 dini hari WIB.
Skuad Samurai Biru mengaku sama sekali tidak mempermasalahkan status underdog yang disematkan kepada mereka menjelang duel krusial tersebut.
Jepang sendiri memiliki modal luar biasa berupa catatan sepuluh laga tak terkalahkan sejak kekalahan terakhir mereka dari Amerika Serikat pada September lalu.
Rentetan hasil positif tersebut bahkan mencakup kemenangan mengesankan atas Inggris di Stadion Wembley, serta kemenangan mengejutkan atas Brasil di Tokyo sembilan bulan lalu.
Baca Juga:
Cuma Loloskan Dua Tim ke Babak Gugur, Piala Dunia 2026 Jadi Cerminan Sepak Bola Asia
Hong Myung-bo Mundur dari Timnas Korsel, Jadi Pelatih Ketiga yang Jadi 'Korban' Piala Dunia 2026
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, sangat menyadari bahwa jalannya laga kali ini akan sangat berbeda karena mempertaruhkan gengsi yang jauh lebih besar di fase gugur.
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa status non-unggulan bukan alasan bagi timnya untuk merasa inferior.
"Di dunia, Brasil berada di peringkat teratas sementara Jepang tidak berperingkat setinggi itu - begitulah adanya," jawab Moriyasu ketika ditanya oleh ESPN.
Kami bertujuan untuk memenangkan Piala Dunia tetapi kami belum pernah berada di level itu sebelumnya. Tentu saja, beberapa orang melihat kami dan merasa kami telah melakukannya dengan baik.
"Ketika kami melihat masa depan, tentu saja setiap kesempatan baru memberikan (kemungkinan) untuk percaya bahwa kami bisa menang. Namun kami sangat percaya memiliki kesempatan itu. Itu adalah sesuatu yang kami perjuangkan."
Misi Mengubah Sejarah di Fase Gugur

Timnas Jepang (fifa)
Moriyasu menambahkan bahwa status underdog justru akan menjadi landasan cara bermain timnya untuk kembali membalikkan prediksi banyak orang.
Jepang menaruh rasa hormat yang tinggi kepada Brasil, tetapi mereka juga membawa ambisi besar untuk mengukir sejarah baru di turnamen akbar ini.
Brasil selalu menjadi tim utama. Mereka memiliki peluang yang sangat bagus untuk menang. Beberapa orang akan mengatakan Jepang adalah underdog. Kami akan bermain dengan mengingat hal itu,
urai Moriyasu melanjutkan penjelasannya.
"Kami akan menghormati lawan tetapi seperti tahun lalu (dalam kemenangan laga persahabatan) kami tidak diberi peluang untuk menang," tambahnya.
"Kemungkinan untuk menang ini - kami dapat mengubah sejarah. Kami berharap kami dapat bermain dengan cara yang sama pada laga babak 32 besar ini. Dunia sedang melihat kami."
Pukulan Telak Akibat Absennya Takefusa Kubo

Takefusa Kubo. (JFA)
Di tengah rasa percaya diri yang tinggi tersebut, Jepang dipastikan mendapat ujian berat di sektor lini serang mereka.
Jepang dipastikan harus berjuang tanpa kehadiran bintang andalan mereka, Takefusa Kubo, yang biasanya menjadi sosok kunci untuk membongkar pertahanan rapat tim-tim besar.
Kabar buruk mengenai kondisi kebugaran pemain tersebut dikonfirmasi langsung oleh Moriyasu selepas sesi latihan sore hari.
Sang pelatih menegaskan bahwa Kubo belum siap untuk diturunkan dalam laga dengan intensitas tinggi melawan raksasa Amerika Selatan tersebut.
"Dia masih hanya melakukan lari (dan) latihan individu, jadi dia tidak akan bermain dalam pertandingan melawan Brasil," tegas Moriyasu. "Kami sangat berharap dia pulih dengan cepat, dan dia juga mengharapkannya."