Liga Champions
Tahan Imbang Bayern Munchen, Carlo Ancelotti Sebut Real Madrid Terlalu Lembek
BolaSkor.com - Carlo Ancelotti, pelatih Real Madrid, merasa kecewa dengan performa timnya meskipun berhasil meraih hasil seri di markas Bayern Munchen. Don Carlo menilai para pemain Madrid kurang agresif karena bertahan terlalu dalam selama pertandingan seri 2-2 di leg pertama semifinal Liga Champions, Rabu (1/5) WIB.
Ancelotti mengkritik komitmen timnya setelah gol dari Vinicius Jr di babak pertama yang sempat memberikan keunggulan. Namun, Bayern berhasil mencetak dua gol hanya dalam waktu empat menit di awal babak kedua, sebelum Vinicius menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti.
"Hasilnya cukup baik, namun kami bisa bermain lebih baik lagi. Bayern menampilkan permainan terbaik mereka sementara kami tidak. Kami harus meningkat minggu depan," ujar Ancelotti seperti dikutip oleh Reuters.
Baca Juga:
Bayern Munchen Siap Hadapi Laga Hidup-Mati di Markas Real Madrid
Liga Champions: Dua Gol Vinicius Junior Jadi Bukti Efisiensi Bermain Real Madrid


"Di babak pertama kami bertahan tapi kurang intensitas, dan di babak kedua, ketika mereka memimpin, kami mulai menekan dengan lebih keras, tapi itu masih belum cukup."
"Kami merasa cukup nyaman, namun kami tidak cukup intens. Kami memberikan terlalu banyak kesempatan bagi mereka untuk mengontrol permainan. Kami tidak ingin bermain dalam blok yang rendah namun kami terus melakukannya. Kami terlalu pasif," tegas Ancelotti.
Ancelotti juga membela keputusannya untuk mengganti gelandang Toni Kroos, yang memberikan assist untuk gol pembuka Vinicius dan dapat dianggap sebagai pemain terbaik Real di pertandingan tersebut.
Pelatih asal Italia tersebut menyatakan bahwa ia melakukan empat pergantian pemain dalam upaya mengubah dinamika tim dan merasa lega bahwa mereka berhasil mencetak gol penyeimbang, sebuah hasil yang membuat pertandingan leg kedua menjadi sangat terbuka.
"Jude Bellingham mengalami kram, dan Toni Kroos telah bermain spektakuler, namun tujuannya adalah untuk mencoba mengambil kembali kendali permainan dengan memasukkan pemain-pemain segar," kata Ancelotti.
"Seperti biasa, di titik ini dalam musim, kami memiliki kesempatan besar untuk tampil di final lain. Ini adalah pertandingan yang seimbang melawan tim yang hebat," tutupnya.
Yusuf Abdillah
9.914
Berita Terkait
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Nostalgia - Rivalitas Satu Abad Persib Bandung vs Persija Jakarta
Prediksi dan Statistik Charlton Athletic vs Chelsea: Ujian Debut Liam Rosenior
Hasil Malaysia Open 2026: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Tembus Semifinal
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Sepakat, Arsenal Ikat Bukayo Saka dengan Kontrak Baru hingga 2031
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United
Pilihan Mengerucut ke Dua Nama, Manchester United Sudah Tentukan Waktu Pengumuman Pelatih Baru
Resmi Gabung Manchester City, Antoine Semenyo Punya Janji yang Berbahaya untuk Rival