Piala Dunia Anak Jalanan Siap Digelar 7 Hari Lagi

BolaSkorBolaSkor - Jumat, 21 Maret 2014
Piala Dunia Anak Jalanan Siap Digelar 7 Hari Lagi
Piala Dunia Anak Jalanan Siap Digelar 7 Hari Lagi
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:
Rio de Janeiro - Semua pecinta sepakbola di seluruh jagat tentunya sangat menantikan perhelatan Piala Dunia 2014 di Brasil pada bulan Juni nanti. Tapi tahukah Anda, tujuh hari lagi ternyata akan ada Piala Dunia lainnya di Brasil? Tetapi, Piala Dunia tujuh hari nanti khusus diadakan bagi para anak jalanan. Ya, rencananya lebih dari 20 negara akan berpartisipasi dalam Piala Dunia Anak Jalanan (Street Child World Cup/SCWC) yang akan diselenggarakan pada 28 Maret nanti. Piala Dunia Anak Jalanan itu bakal berlangsung di Rio de Janeiro selama sepuluh hari. BT Sport (Stasiun Televisi Brasil) bekerjasama dengan Timnas tiga negara, Brasil (perempuan), Tanzania, dan India untuk membuat sebuah film dokumenter. Melalui inisiatif badan amalnya The Supporters Club, memberikan dukungan substansial selama dua tahun untuk program olahraga tersebut. The Supporters Club membuat film dokumenter berdurasi satu jam tentang persiapan tiga tim tersebut mengikuti Piala Dunia Anak Jalanan. Tim sepak bola wanita Brasil sendiri didanai oleh Badan Amal IBSS, yang merupakan gabungan dari 60 komunitas miskin di Rio de Janeiro. Tim sepak bola jalanan Tanzania didanai oleh salah satu Badan Amal lingkungan hidup yang berbasis di Mwanza, Tanzania. Sementara, tim sepak bola jalanan India bekerjasama dengan Karunalaya, sebuah badan amal yang bekerja di Chennai mendukung ratusan anak yang hidup di jalanan. Mantan bintang Arsenal dan Timnas Brasil, Gilberto Silva, rencananya akan menjadi presenter pemutaran film dokumenter tersebut pada pertengahan Mei nanti. Indonesia sendiri akan mengirimkan dua tim pada Piala Dunia Anak Jalanan nanti. Yakni, 10 pemain yang tergabung dalam tim pria dan 10 pemain lainnya tergabung dalam tim perempuan. Yayasan Transmuda Energy Nusantara (TEN) bersama beberapa lembaga swadaya masyarakat lain akan menyeleksi anak jalanan di Medan, Makassar, Surabaya, Palembang, Bandung, Yogyakarta dan Jakarta. Mereka akan memilih 20 anak yang dinilai layak berangkat ke Brasil. Anak jalanan yang bisa mendaftar seleksi yaitu, yang berusia 13-16 tahun dan putus sekolah. Kemudian pernah hidup di jalanan sedikitnya selama enam bulan dan memiliki rekomendasi dari yayasan tempatnya bernaung/orang tua/wali. Seleksi dilakukan bekerja sama dengan LSM, seperti Rumah Singgah dan Belajar Diponegoro, Sanggar Alang-Alang dan Sekolah Sepakbola Sosial Surabaya, Lembaga Pelayanan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia, Yayasan Bahtera, Yayasan Sahabat Anak, Yayasan Bina Anak Mandiri Indonesia serta Yayasan Pondok Seni Budaya.
Fifa Piala Dunia Anak Jalanan

BolaSkor

Admin Bolaskor.com
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Dunia
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Aleksander Ceferin memastikan tidak maju dalam pemilihan Presiden FIFA 2027. Gianni Infantino tetap ingin bertarung dan berpotensi menghadapi penantang.
Arief Hadi - Senin, 24 Agustus 2026
Pemilihan Presiden FIFA 2027: Ceferin Enggan Maju, Manuver Infantino Berlanjut ke Negara Kecil
Liga Dunia
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Buntut keributan final Piala Dunia 2026, FIFA menghukum Leandro Paredes 10 laga. AFA juga didenda dan berencana mengajukan banding.
Arief Hadi - Sabtu, 22 Agustus 2026
FIFA Sanksi Argentina Terkait Keributan di Final Piala Dunia 2026, Satu Pemain Dihukum Larangan Bermain 10 Laga
Liga Dunia
Tidak Hadir di Final Piala Dunia Putri U-17, Presiden FIFA Justru Berada di Turnamen Padel
Gianni Infantino dikritik setelah memilih menghadiri turnamen padel di Qatar ketimbang final Piala Dunia Putri U-17 di Republik Dominika.
Arief Hadi - Kamis, 20 Agustus 2026
Tidak Hadir di Final Piala Dunia Putri U-17, Presiden FIFA Justru Berada di Turnamen Padel
Liga Dunia
Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri
COO FIFA Kevin Lamour mengundurkan diri setelah mengkritik Gianni Infantino. Simak konflik internal FIFA dan ancaman pencalonan Infantino.
Arief Hadi - Selasa, 18 Agustus 2026
Kritik Gianni Infantino, COO FIFA Mengundurkan Diri
Timnas
Bangladesh Bersedia Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026
Bangladesh berpeluang menggantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026 Jakarta. BFF mengaku sudah mendapat undangan FIFA dan mulai mempersiapkan diri.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 15 Agustus 2026
Bangladesh Bersedia Gantikan India di FIFA ASEAN Cup 2026
Liga Indonesia
Persoalan Administrasi dengan Robert Rene Alberts, Persib Kembali disanksi FIFA
Persib Bandung kembali disanksi FIFA akibat persoalan dengan Robert Rene Alberts. Maung Bandung terancam dilarang transfer selama tiga periode.
Arief Hadi - Selasa, 11 Agustus 2026
Persoalan Administrasi dengan Robert Rene Alberts, Persib Kembali disanksi FIFA
Piala Dunia
AFC, UEFA, dan Concacaf Bersatu Tekan FIFA
AFC, UEFA, dan Concacaf menilai kontroversi FFE bukan hanya soal komunikasi yang buruk, tetapi juga menunjukkan adanya kegagalan dalam proses pengambilan keputusan.
Yusuf Abdillah - Senin, 10 Agustus 2026
AFC, UEFA, dan Concacaf Bersatu Tekan FIFA
Piala Dunia
FIFA Kecam Upaya Menggulingkan Gianni Infantino
FIFA mengecam keras apa yang disebut sebagai upaya terkoordinasi dan berkelanjutan untuk melemahkan organisasi sekaligus menggoyang posisi Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Minggu, 09 Agustus 2026
FIFA Kecam Upaya Menggulingkan Gianni Infantino
Piala Dunia
Infantino Kantongi Dukungan dari Amerika Selatan di Tengah Krisis FIFA
Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat dukungan dari sejumlah tokoh sepak bola Amerika Selatan.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 08 Agustus 2026
Infantino Kantongi Dukungan dari Amerika Selatan di Tengah Krisis FIFA
Internasional
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Gianni Infantino mendapat dukungan penting di tengah derasnya kritik terhadap kepemimpinannya sebagai Presiden FIFA.
Yusuf Abdillah - Jumat, 07 Agustus 2026
Infantino Dapat Dukungan Penuh Afrika, CAF Jadi Sekutu di Tengah Gelombang Penolakan
Bagikan