BolaSkor.com - Pelatih timnas Prancis, Didier Deschamps, memberikan pandangan realistis terkait peta persaingan di Piala Dunia 2026. Sang arsitek dengan tegas menolak melabeli skuadnya sendiri sebagai calon kuat jawara turnamen.
Deschamps justru melemparkan status beban tersebut kepada negara lain yang dinilainya tampil jauh lebih meyakinkan. Baginya, ada satu tim raksasa Eropa yang saat ini berada di level performa berbeda dibanding kontestan lainnya: timnas Spanyol.
Pernyataan ini dikeluarkan oleh Deschamps di tengah persiapan intensif armada Les Bleus. Prancis kini tengah bersiap memainkan Piala Dunia 2026 usai dua kali beruntun menembus final di dua edisi sebelumnya.
Baca Juga:
Klasemen Sementara Grup G Piala Dunia 2026: Selandia Baru dan Iran Memimpin
Dukung Belanda Juara Piala Dunia 2026, Marc Klok Akan Nonton Langsung ke Amerika Serikat
Klasemen Sementara Grup H Piala Dunia 2026: Spanyol di Bawah Arab Saudi
"Jika ada tim favorit, itu adalah Spanyol, meskipun Prancis memiliki aspirasi yang sah untuk memenangkan gelar. Tetapi jalan yang harus ditempuh masih panjang," ucap Deschamps dilansir dari Goal.
Prancis memiliki potensi tingkat atas, bahkan dengan perombakan skuad. Saya tidak akan menganggap tim Prancis lebih kuat dari yang lain, tetapi favorit yang jelas adalah Spanyol, saya tidak ragu tentang itu.
Ujian Berat Kontra Senegal

Timnas Prancis (X/FrenchTeam)
Selain membahas peta kekuatan calon juara, fokus utama Deschamps saat ini sepenuhnya tertuju pada laga di depan mata. Prancis dijadwalkan akan segera bersua dengan salah satu kekuatan utama perwakilan Afrika, Senegal.
Pertandingan pertama grup I Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Senegal akan dimainkan di New York New Jersey Stadium, Rabu (17/06) pukul 02.00 dini hari WIB.
Deschamps mengingatkan anak asuhnya untuk tidak melakukan kesalahan sedikit pun saat menghadapi kolektivitas tim Senegal. Pertandingan ini dinilai akan menguras energi yang sangat besar serta fokus tingkat tinggi.
"Senegal adalah negara sepak bola yang hebat, tim yang solid dan dihormati. Kami tahu bahwa mereka tidak perlu iri dengan tim-tim hebat lainnya," imbuh Deschamps.
"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, ujian sesungguhnya sejak awal kompetisi. Kami harus siap sejak awal."
"Senegal adalah salah satu tim terbaik; mereka memiliki segalanya dalam hal kualitas, pemain yang bermain di klub-klub terbaik, lini tengah yang bagus, dimensi atletis dan teknis."
Deschamps juga enggan membahas memori Piala Dunia 2002 saat Prancis dikalahkan Senegal, yang notabene tim debutan kala itu.
Kami tahu apa yang harus kami harapkan, dan mereka juga. Ini akan menjadi konfrontasi tingkat tinggi. Sebagian besar pemain saya tidak lahir pada tahun 2002,
tambah Deschamps.
"Tidak ada balas dendam; itu sudah 24 tahun yang lalu. Ada halaman lain untuk ditulis. Kami akan melakukan segalanya agar hasilnya menguntungkan kami kali ini," tegasnya.