Nostalgia - Drama Kontra Persipura di Buligir Day Berakhir Juara bagi Persib

Gelar juara ISL 2014 mengakhiri penantian Persib selama 19 tahun.
Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 03 Mei 2020
Nostalgia - Drama Kontra Persipura di Buligir Day Berakhir Juara bagi Persib
Supardi menangis terharu atas gelar juara Persib. (persib.co.id)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Persib Bandung merupakan satu di antara tim yang memiliki sejarah panjang di Indonesia. Bahkan sebelum Indonesia merdeka, tim berjulukan Maung Bandung ini sudah terbentuk.

Tepatnya pada 14 Maret 1933, nama Persib terlahir. Nama ini gabungan antara Persatuan Sepak bola Indonesia Bandung (PSIB) dan National Voetball Bond (NVB).

Tentu banyak pertandingan yang telah dijalani Persib. Mulai dari Turnamen, Kompetisi Perserikatan hingga Liga Indonesia. Bahkan beberapa di antaranya berhasil meraih juara.

Namun, dari banyaknya pertandingan yang telah dilalui, laga melawan Persipura Jayapura pada musim 2014 menjadi paling bersejarah bagi Persib dan akan terus diingat.

Pertama, Persib berhasil mewujudkan impiannya untuk mendapatkan gelar juara yang sudah tidak didapatkannya selama 19 tahun. Terakhir Persib juara pada musim 1994/1995.

Selain itu, Persipura yang menjadi lawannya merupakan tim yang sulit dikalahkan Persib sejak era Indonesia Super League (ISL). Dari 11 kali pertemuan, Persib hanya mampu satu kali menang. Sisanya 6 kali kalah dan 4 kali imbang.

Tak hanya itu, Persib juga harus didukung pendukungnya tanpa atribut karena sanksi yang diperoleh pada musim itu. Lahirlah kala itu 'buligir day' atau telanjang day.

Baca Juga:

Nostalgia - Top Skorer Sepanjang Masa Persebaya, Bukti Sahih Julukan Super Uston

5 Pemain Lokal Terbaik Persib Sepanjang Sejarah

Sejak peluit dibunyikan, kedua tim bermain cukup sengit. Bahkan Persib harus tertinggal gol lebih dulu setelah Ian Louis Kabes di menit ke-6 mampu merobek jala gawang I Made Wirawan.

Ian Louis Kabes berhasil menguasai bola umpan terobosan Gerald Pangkali. Tinggal berhadapan dengan kiper I Made Wirawan, Ian Louis Kabes melepaskan tendangan mendatar yang membuat bola bersarang di pojok gawang Persib.

Persib berusaha meningkatkan intensitas serangannya untuk mengejar ketertinggalannya. Pada menit ke-16, Makan Konate berusaha melepaskan tembakan keras memanfaatkan kemelut di depan kotak penalti lawan. Sayangnya, bola hasil Makan Konate masih melambung di atas mistar.

Persipura membalas ancaman tersebut melalui tembakan Robertino Pugliara pada menit ke-18. Namun, bola masih bisa ditepis I Made Wirawan.

Laga kemudian berjalan sengit dan cenderung keras. Pada menit ke-20, Firman Utina harus dilanggar keras Bio Paulin di depan kotak penalti Persipura. Bio Paulin kemudian diganjar kartu kuning

Firman Utina yang mengeksekusi tendangan bebas masih gagal memanfaatkannya setelah bola membentur pagar hidup Persipura.

Persib kembali melepaskan ancaman pada menit ke-25. Ferdinand dengan cerdik memberikan bola kepada Tantan yang merangsek ke dalam kotak penalti. Tantan langsung melepaskan tembakan, tetapi bola berhasil ditepis kiper Dede Sulaiman.

Persib memiliki kesempatan emas pada menit ke-44. Tantan berhasil masuk ke dalam kotak penalti dan berduel dengan kiper Dede. Namun, tembakan Tantan bisa ditepis Dede. Tantan kemudian melepaskan tembakan keras memanfaatkan bola rebound tersebut, tetapi bola melenceng.

Persib unggul jumlah pemain pada injury time. Persipura kehilangan Bio Paulin setelah pemain asal Kamerun tersebut menerima kartu kuning kedua karena melanggar Ferdinand Alfred Sinaga.

Kesalahan Bio Paulin ini harus dibayar mahal karena Persipura kebobolan. Tendangan bebas Firman Utina yang membuat kemelut menyebabkan Emanuel Wanggai mencetak gol bunuh diri. Babak pertama imbang 1-1.

Baca Juga:

Nostalgia - Drama 10 Gol Kontra Martapura Mewarnai Langkah PSIS Semarang Promosi

5 Pemain Asing Terbaik PSIS Semarang Sepanjang Sejarah

Unggul jumlah pemain mampu dimanfaatkan Persib di babak kedua. Terbukti di menit ke-53, M Ridwan berhasil mencetak gol dan membalikan kedudukan menjadi 2-1.

Berawal dari bola yang disodorkan Firman Utina, Ridwan yang bergerak bebas di dalam kotak penalti lawan dengan mudah menjebol gawang Persib untuk kedua kalinya.

Persipura mencoba mengubah materi pemainnya dengan memasukkan Ferinando Pahabo di menit ke-69. Terbukti, pemain bertubuh mungil itu menjadi aktor penting di balik gol Boaz Salsossa pada menit ke-79.

Dari sisi kiri pertahanan Persib, Pahabol berhasil melepaskan umpan kepada Robertino Pugliara lalu diteruskan kepada Boaz Salossa ang kemudian dengan leluasa menceploskan bola. Skor berubah 2-2 sekaligus memaksa kedua tim untuk melanjutkan laga melalui ekstra time.

Pada menit-menit awal babak tambahan, Makan Konate memiliki dua peluang emas. Namun, peluang tersebut berhasil digagalkan Dede.

Di menit ke-110 petaka untuk Persib. Bek andalannya Vladimir Vujovic harus terkena mendapatkan kartu kuning kedua usai menanduk bola yang sudah berada dalam genggaman Dede. Alhasil skor 2-2 tak berubah hingga 2x15 menit.

Laga berlanjut ke babak adu penalti. Persib lebih dulu mendapatkan kesempatan untuk menjadi penendang pertama. Makan Konate yang maju sebagai algojo pertama sukses mencetak gol. Boaz Salossa membalasnya dengan menaklukkan kiper I Made Wirawan.

Baca Juga:

Nostalgia - Kemenangan Perdana Timnas Indonesia di Piala Asia

5 Pemain Asing Terbaik Madura United Sejauh Ini

Algojo kedua Persib, Ferdinand Alferd Sinaga mampu menyarangkan bola ke pojok kanan atas gawang Persipura. Persipura membalasnya melalui tembakan keras Pahabol.

Eksekutor ketiga Persib dilakukan Toni Sucipto dan berhasil melakukan tugasnya dengan baik. Begitu juga dilakukan Robertino Pugliara.

Penendang keempat Persib, Supardi Nasir berhasil melepaskan tendangan mendatar yang mengecoh kiper Dede. Namun, penendang Persipura Nelson Alom berhasil ditepis I Made Wirawan.

Achmad Jufriyanto sebagai penendang terakhir Persib berhasil memanfaatkan momen penentuan itu. Persib memastikan diri keluar sebagai juara dengan skor akhir 5-3 (2-2).

Susunan Pemain

Persib Bandung: I Made Wirawan; Supardi, Vladimir Vujovic, Ahmad Jufriyanto, Tony Sucipto; Hariono, Firman Utina, Makan Konate, M. Ridwan, Tantan (Atep 66); Ferdinand Sinaga

Pelatih: Djadjang Nurdjaman

Persipura Jayapura: Dede Sulaiman; Bio Paulin, Dominggus Fakdawer, Ruben Sanadi; Tinus Pae, Lim Jun-Sik, Gerald Pangkali (Jaelani 60), I. Wanggai (Alom 95), Robertino Pugliara, Ian Louis Kabes (Pahabol 69); Boaz Solossa

Pelatih: Mettu Dwaramurry

(Laporan Kontributor Gigi Gaga/Bandung)

Persib Bandung Nostalgia Isl Liga 1 Persipura jayapura Breaking News

Berita Terkait

Timnas
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Langsung Bicara Piala Dunia
Erick Thohir bicara soal target Piala Dunia setelah Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat adu penalti.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Erick Thohir Langsung Bicara Piala Dunia
Timnas
Prabowo Puji Mental Juang Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prabowo Subianto memuji mental pantang menyerah Timnas Indonesia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengalahkan Thailand.
Rizqi Ariandi - Selasa, 06 Oktober 2026
Prabowo Puji Mental Juang Timnas Indonesia Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas
Hasil Final FIFA ASEAN CUP 2026: Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir, Timnas Indonesia Juara!
Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti. Puasa gelar selama 35 tahun akhirnya berakhir.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil Final FIFA ASEAN CUP 2026: Puasa Gelar 35 Tahun Berakhir, Timnas Indonesia Juara!
Liga Indonesia
Main Tandang di Thailand, Persib Bandung Bawa 2 Pemain Timnas Indonesia
Persib memastikan Thom Haye dan Ragnar Oratmangoen masuk daftar untuk menghadapi Port FC di Thailand pada ASEAN Club Championship 2026-2027.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Main Tandang di Thailand, Persib Bandung Bawa 2 Pemain Timnas Indonesia
Liga Dunia
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Jepang kembali menjadi juara Kirin Cup setelah empat tahun. Samurai Biru mengalahkan Selandia Baru 2-1 di New National Stadium.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Hasil Pertandingan: Pertama Sejak 2011, Jepang Kembali Jadi Juara Kirin Cup
Timnas
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas Indonesia vs Thailand, final FIFA ASEAN Cup 2026, di SUGBK, Jakarta, Senin (5/10), pukul 20.00 WIB, Live SCTV, Indosiar, Vidio, dan Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Gratis Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Garuda Angkat Piala
Timnas
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Simak head to head Timnas Indonesia vs Thailand jelang final FIFA ASEAN Cup 2026. Tim Garuda terakhir menang atas Thailand pada Piala AFF 2016.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Skuad Garuda Terakhir Menang 2016
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Jepang vs Selandia Baru di final Kirin Cup 2026. Cek jadwal, jam tayang, susunan pemain, H2H, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Selandia Baru, Live di Sini!
Timnas
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, menilai Timnas Indonesia berubah drastis berkat kehadiran banyak pemain keturunan yang bermain di liga top Eropa.
Rizqi Ariandi - Senin, 05 Oktober 2026
Kapten Thailand Akui Timnas Indonesia Berubah: Pemain Keturunan Jadi Kekuatan
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Belgia, Live Gratis di RCTI
Cara menonton dan link streaming Prancis vs Belgia di UEFA Nations League. Cek jadwal, jam tayang RCTI, susunan pemain, H2H, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Senin, 05 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Prancis vs Belgia, Live Gratis di RCTI
Bagikan