Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nostalgia - Top Skorer Sepanjang Masa Persebaya, Bukti Sahih Julukan Super Uston

Uston Nawawi merupakan sosok yang tidak asing di blantika sepak bola Indonesia. Apalagi bagi Bonek, suporter Persebaya Surabaya.
Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 30 April 2020
Nostalgia - Top Skorer Sepanjang Masa Persebaya, Bukti Sahih Julukan Super Uston
Uston Nawati sebagai pelatih. (BolaSkor.com/Kurniawan)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Uston Nawawi merupakan sosok yang tidak asing di blantika sepak bola Indonesia. Apalagi bagi Bonek, suporter Persebaya Surabaya. Pria dengan tinggi 170 cm itu pernah membela Bajul Ijo pada periode 1995-2003, dan 2004-2008.

Pria asli Wilayut, Sukodono, Sidoarjo itu mengawali kariernya dengan memperkuat Persebaya Junior di turnamen Liga Remaja secara berurutan pada tahun 1992 hingga 1995.

Uston muda berkesempatan digembleng di Italia selama setahun oleh beberapa pelatih-pelatih kenamaan lewat program PSSI Baretti. Mulai dari Tord Grip, Sven Goran Eriksson dan Danurwindo. Bakatnya juga tercium oleh (alm) Rusdy Bahalwan yang tak ragu mempromosikannya ke level senior Persebaya.

Debut Uston Nawawi bersama Persebaya terjadi pada tanggal 17 November 1996 di laga perdana Liga Kansas 1996/97 saat melawat ke Bekasi melawan tuan rumah Persijatim Jakarta Timur. Tapi, pemain berjulukan “Super Uston” ini baru mencetak gol perdana setelah tujuh bulan berkostum hijau-hijau. Saat itu Persebaya menang tujuh gol tanpa balas melawan Persikab Kabupaten Bandung, 18 Juni 1997. Tak tanggung-tanggung, Uston mencetak hat-trick.

Baca Juga:

Nostalgia - Drama 10 Gol Kontra Martapura Mewarnai Langkah PSIS Semarang Promosi

11 Pemain Terbaik Versi Rezaldi Hehanussa, Didominasi Pemain Barcelona

Kelebihan dari pria kelahiran 6 September 1977 ini adalah kemampuanya mencetak gol dari tendangan bebas, tendangan penalti dan beberapa skema penyerangan open play. Uston Nawawi tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Persebaya sepanjang masa. Dari penelusuran sejarah, ia telah mencetak 63 gol selama 165 kali penampilannya bersama tim Bajul Ijo.

Sementara saat menjadi andalan Timnas Indonesia, pria yang menghabiskan masa kanak-kanaknya di Lapangan Klagen, Sukodono, Sidoarjo ini mengemas 48 kali bermain dengan capaian 14 gol. Catatan tersebut menunjukkan pencapaian yang istimewa baginya yang selama menjadi pemain beroperasi di lini tengah ini.

Uston Nawawi mendampingi Aji Santoso sebagai asisten pelatih Persebaya. (BolaSkor.com/Kurniawan)

Banyak prestasi yang diukir oleh Uston bersama Persebaya. Diantaranya turut membawa Green Force menjuarai Liga Kansas musim 1996-1997, menjadi kampiun Liga Bank Mandiri X 2004 dan membawa Persebaya promosi ke kompetisi Divisi Utama 2007 setelah menjadi juara Divisi Satu 2006.

Uston Nawawi juga sempat pindah ke PSPS Pekanbaru menjelang Liga Bank Mandiri IX Tahun 2002. Ia juga pernah membela Persisam Putra Samarinda, Persidafon Dafonsoro, Deltras Sidoarjo, dan Gresik United. Selepas gantung sepatu, ia berganti peran di pinggir lapangan sebagai pelatih di klub Liga 2, PSIR Rembang sejak 2016-2018. Namun, dia memutuskan untuk mundur lantaran merasa gagal membawa performa apik.

Baca Juga:

Nostalgia - Kemenangan Arema atas Pelita Jaya Tercoreng Gol Kontroversial

5 Pemain Lokal Terbaik Persib Sepanjang Sejarah

Uston Nawawi kemudian mengemban jabatan pelatih kepala Persebaya U-19 yang ditinggal oleh Bejo Sugiantoro. Kala itu, Bejo telah bergabung bersama tim senior menjadi asisten pelatih. Tetapi laju Persebaya U-19 dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) hanya sampai delapan besar.

Sebagai mantan pemain yang mengantarkan Persebaya juara Liga Indonesia, Uston berusaha menanamkan nilai-nilai positif ke pasukannya. Satu di antaranya adalah menjadikan prestasi sebagai target, bukan materi.

Ia pun berhasil memberi gelar juara tim Bajul Ijo Muda pada kompetisi EPA Liga 1 U-20 2019. Kini, pria berusia 41 tahun itu menjadi salah satu staf pelatih Persebaya yang dipimpin oleh Aji Santoso. (Laporan Kontributor Kurniawan/Surabaya)

Uston nawawi Persebaya surabaya Nostalgia Breaking News

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan