Nostalgia - Drama 10 Gol Kontra Martapura Mewarnai Langkah PSIS Semarang Promosi

PSIS menang 6-4 dalam partai perebutan tempat ketiga Liga 2 2017.
Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 30 April 2020
Nostalgia - Drama 10 Gol Kontra Martapura Mewarnai Langkah PSIS Semarang Promosi
PSIS Semarang Vs Martapura FC dalam partai perebutan tempat ketiga Liga 2 2017. (LIB)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PSIS Semarang sebagai salah satu tim perserikatan di tanah air tentu memiliki banyak cerita baik di era perserikatan hingga kompetisi sampai saat ini.

Dua memori yang bersejarah seperti juara perserikatan 1987, dan juara Liga Indonesia 1999 tidak akan terlupakan oleh tim berlambang Tugu Muda ini.

Selain itu ada juga momen yang indah, ketika PSIS kembali ke kasta Liga 1, usai meraih tempat ketiga pada musim 2017. Ya, pada waktu itu PSIS melawan Martapura FC pada babak final tempat ketiga Liga 2 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api ( GBLA) Bandung, 28 November 2017. Tidak terduga melalui drama 10 gol, PSIS mengakhiri dengan kemenangan 6-4 atas tim asal Kalimantan tersebut.

Pertandingan sendiri berjalan cukup menegangkan sejak kick-off dimulai 15.30. PSIS yang diarsiteki Subangkit langsung menggebrak pertahanan Martapura FC. Alhasil enam menit kemudian, PSIS memimpin melalui gol yang dicetak oleh striker gaeknya Harinur Yulianto, usai memaksimalkan umpan silang Rifal Lastori.

Baca Juga:

Nostalgia - Kisah Persib Bandung Juara Liga Indonesia 1994-1995

5 Pemain Bali Paling Berpengaruh di Sepak Bola Indonesia

Tidak mau kalah, Martapura FC lantas menyamakan kedudukan pada menit kesembilan. Tendangan bebas Rifan Nahumarury ke sisi kiri gawang PSIS tidak dapat dijangkau kiper Aji Bayu Putra. Skor berubah menjadi 1-1.

Pada menit 36, Martapura berbalik unggul menjadi 1-2. Aksi tusukan Rifan Nahumarury di sektor kiri PSIS diakhiri dengan sepakan keras ke sisi jauh yang tidak dapat dijangkau kiper Aji Bayu. Bola menghujam deras ke gawang dan membalik kedudukan menjadi 1-2.

PSIS yang didukung ratusan suporternya yang datang ke Bandung, langsung merespons lewat gol Aldaier Makatindu pada menit ke-43. Skor menjadi 2-2 dan menjadi penutup di babak pertama.

Memasuki babak kedua, tempo pertandingan tetap berjalan cepat seperti babak pertama. Pada menit 47, Martapura FC kembali unggul, kali ini giliran Reza Saputra yang mencatatkan namanya pada papan skor. Berawal dari umpan lambung Rifan Nahumarury, Reza yang dikawal dua bek PSIS masih bisa menyundul bola hingga menggetarkan jala gawang Aji Bayu. Kedudukan menjadi 2-3.

Manajer Umum PSIS Wahyu Winarto menangis terharu usai laga. (BolaSkor.com/Ahmad Rizal)

Namun pada menit 60, Mahesa Jenar mampu menyamakan skor menjadi 3-3 melalui sundulan Harinur Yulianto usai memaksimalkan tendangan pojok.

Sepuluh menit jelang laga usai, Martapura FC mencetak gol keempat lewat Aidil Bogel memanfaatkan kiriman umpan silang dari sayap kiri. Namun pada menit-menit akhir sundulan Harinur menyamakan skor menjadi 4-4.

Pertandingan pun berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Skuat Mahesa Jenar yang tampil full tim tidak ingin membuang kesempatan ini. Pemain pengganti Andrid Wibawa menjadi penentu melalui dua golnya. Dengan mengandalkan kecepatannya, Andrid mencetak gol pada menit 96 melalui sontekan usai memaksimalkan umpan silang Aldaier Makatindu. Skor berubah menjadi 5-4. Kemudian sundulan Andrid menit 110 ke gawang Martapura FC, benar-benar membuat game over untuk tim yang dibesut Frans Sinatra Huwae ini.

Baca Juga:

Nostalgia - PSIS Semarang Juara Liga Indonesia 1999, Bersaing dengan Persebaya dari Penyisihan Grup hingga Final

Nostalgia - Kemenangan Perdana Timnas Indonesia di Piala Asia

Kemenangan ini membuat PSIS meraih peringkat ketiga sekaligus lolos ke Liga 1 musim 2018. Ini merupakan penantian selama sembilan tahun sejak 2008 hingga 2017 berkiprah di kasta kedua sepak bola Indonesia.

"Secara pribadi ini menjadi pertandingan yang sangat bersejarah bagi PSIS. Sembilan tahun penantian kami kembali ke Liga 1 akhirnya terwujud. Kami akui perjuangan semua elemen tim luar biasa waktu itu," kata Manajer Umum PSIS Wahyu Winarto. (Laporan Kontributor Ahmad Rizal/Semarang)

Nostalgia PSIS Semarang Liga 2 Martapura FC Breaking News
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Posts

15.464

Berita Terkait

Sosok
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Sebagai salah satu spesialis bola mati terbaik saat ini, pemain timnas Spanyol, Alejandro Grimaldo, mengasah kemampuannya di akademi terkenal Barcelona, La Masia.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Piala Dunia
Jerman Bidik Kemenangan Perdana di Laga Pembuka Piala Dunia setelah 12 Tahun
Bagi Jerman, pertandingan melawan Curacao menjadi kesempatan untuk mengakhiri catatan buruk yang menghantui mereka dalam dua edisi Piala Dunia sebelumnya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Jerman Bidik Kemenangan Perdana di Laga Pembuka Piala Dunia setelah 12 Tahun
Ragam
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Dalam sejarah Piala Dunia, mencetak gol paling banyak tidak selalu berarti membawa pulang trofi.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Akui Brasil Masih Jauh dari Harapan
Brasil hanya bermain imbang 1-1 dengan Maroko pada laga pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Carlo Ancelotti Akui Brasil Masih Jauh dari Harapan
Sosok
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Ayyoub Bouaddi merupakan kapten Timnas Prancis U-21 sebelum Piala Dunia 2026.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
FIFA Tetap Bayar Penuh Wasit Somalia yang Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026
FIFA memastikan wasit asal Somalia, Omar Artan, tetap akan menerima bayaran penuh untuk Piala Dunia 2026 meski gagal bertugas.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
FIFA Tetap Bayar Penuh Wasit Somalia yang Gagal Bertugas di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Dembele Nilai Kritik terhadap Mbappe Sudah Keterlaluan
Ousmane Dembele memberikan pembelaan kepada kapten timnas Prancis, Kylian Mbappe, yang terus dihujani kritik.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Dembele Nilai Kritik terhadap Mbappe Sudah Keterlaluan
Bulu Tangkis
Hasil Australian Open 2026: Alwi Farhan Juara, Sabar/Reza dan Ana/Trias Runner-up
Alwi Farhan sukses menjuarai Australian Open 2026. Sementara itu, Sabar/Reza dan Ana/Trias bawa pulang medali perak.
BolaSkor - Minggu, 14 Juni 2026
Hasil Australian Open 2026: Alwi Farhan Juara, Sabar/Reza dan Ana/Trias Runner-up
Prediksi
Prediksi dan Statistik Swedia vs Tunisia: Bidik Start Sempurna
Prediksi skor, statistik, kabar tim, dan susunan pemain Swedia vs Tunisia pada laga Grup F Piala Dunia 2026 di Monterrey Stadium.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Swedia vs Tunisia: Bidik Start Sempurna
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Tony Popovic Beberkan Kunci Kemenangan Australia atas Turki
Pelatih timnas Australia, Tony Popovic, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemainnya setelah meraih kemenangan 2-0 atas Turki dalam laga Grup D Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 14 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Tony Popovic Beberkan Kunci Kemenangan Australia atas Turki
Bagikan