Nostalgia Derby Manchester: Ketika Mario Balotelli Memamerkan 'Why Always Me' di Old Trafford

Kenapa harus selalu Mario Balotelli?
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Sabtu, 14 Januari 2023
Nostalgia Derby Manchester: Ketika Mario Balotelli Memamerkan 'Why Always Me' di Old Trafford
Mario Balotelli (Premier League)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Derby Manchester akan tersaji hari ini di mana Manchester United menjamu Manchester City pada pertandingan lanjutan Premier League 2022-2023, di Stadion Old Trafford. Duel dua tim satu kota itu memiliki sejarah panjang.

Sebagai pertemuan dua tim besar di satu kota, Derby Manchester memiliki daya tarik yang tinggi. Tidak heran, sejumlah momen tidak terlupakan tersaji pada pertandingan tersebut.

Satu di antara yang paling menonjol adalah ketika striker The Citizens, Mario Balotelli, memamerkan kaus bertuliskan Why Always Me?

Kejadian bermula ketika Manchester City bertandang ke markas Manchester United pada pertandingan lanjutan Premier League 2011-2012. Ketika itu Man City yang ada di puncak klasemen sementara hanya unggul dua angka dari sang tetangga.

Baca Juga:

Seperti Olivier Giroud, Wout Weghorst Bisa Beri Variasi Bermain di Manchester United

3 Alasan Mengapa Manchester United Tepat Rekrut Wout Weghorst

Terlalu Lama Puasa Gelar, Sudah Saatnya Manchester United Menghapus Dahaga

Roberto Mancini yang menjadi juru taktik Man City memainkan Balotelli sejak menit awal. Striker yang didatangkan dari Inter Milan satu musim sebelumnya itu ditemani Sergio Aguero.

Balotelli menjalankan tugasnya dengan baik. Ia membuka keunggulan Man City pada menit ke-22. Mendapatkan umpan dari James Milner, Balotelli melepaskan tembakan mendatar yang gagal digapai David de Gea.

Dalam selebrasinya, Balotelli terlihat dingin. Ia hanya membuka sebagian jerseynya untuk menunjukkan kaus bertuliskan Why Alaways Me?

Publik pun jadi bertanya-tanya dengan maksud sang striker. Apalagi, Balotelli dikenal sebagai pemain yang syarat dengan kontroversi. Baelotelli dituding memiliki hubungan yang tidak baik dengan rekan satu tim, sering berpesta, dan hampir membakar rumahnya akibat insiden kembang api.

Rupanya, Why Always Me? merupakan respons dari penyerang asal Italia itu atas kondisi yang terjadi. Balotelli merasa mendapatkan tuduhan yang tidak beralasan.

"Ia meminta saya untuk mencetak kaus dalamnya untuk laga melawan Man United. Saya mengatakan dia tidak boleh mencetak kata-kata kontroversial atau yang menyinggung suporter Man United," ujar kitman Man City, Les Chappy Chapman, yang diminta Balotelli menyiapkan aksinya.

"Ia berpikir selama beberapa menit dan menyampaikan satu hingga dua ide. Saya mengatakan tidak karena menurut saya tak pantas."

"Kemudian dia mencetuskan ide Why Always Me? Saat dia menyampaikannya, saya langsung sadar itu adalah slogan yang tepat," papar Chappy.

Balotelli pun angkat bicara atas selebrasi tersebut. Dalam wawancara dengan personel band Oasis, Noel Callagher, Balotelli mengutarakan maksud di balik Why Always Me?

"Itu adalah pesan untuk semua orang yang menjelek-jelekan saya dan mengatakan hal-hal buruk soal saya. Mereka tidak mengenal saya. Jadi, saya hanya bertanya kenapa selalu saya? itu saja," papar striker yang kini berusia 32 tahun dan memperkuat FC Sion itu.

Aksi Balotelli kian diingat hingga saat ini karena pada laga tersebut Manchester City meraih kemenangan telak 6-1. Bahkan, Balotelli mencetak gol keduanya pada menit ke-60. Lebih manisnya lagi, pada akhir musim Man City yang keluar sebagai pemenang kendati memiliki jumlah poin yang sama dengan The Red Devils.

Hingga saat ini, aksi Why Always Me? milik Mario Balotelli menjadi satu di antara selebrasi paling ikonik di Derby Manchester. Menarik ditunggu kisah-kisah berikutnya dari persaingan Si Biru dan Si Merah dari kota Manchester tersebut.

Nostalgia Breaking News Manchester City Manchester United Mario Balotelli

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Bulu Tangkis
Cara Menonton dan Link Streaming Bulu Tangkis Indonesia vs Malaysia di Asian Games 2026, Live Gratis di Sini!
Simak cara menonton dan link streaming Indonesia vs Malaysia di perempat final beregu putra bulu tangkis Asian Games 2026 melalui TVRI, YouTube Rans Entertainment, dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Selasa, 22 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Bulu Tangkis Indonesia vs Malaysia di Asian Games 2026, Live Gratis di Sini!
Lainnya
Cara Menonton dan Link Streaming Timnas Voli Putri Indonesia vs Taiwan di Asian Games 2026, Live Sebentar Lagi!
Timnas voli putri Indonesia menghadapi Taiwan dalam perebutan posisi 5 Asian Games 2026, Selasa (22/9). Saksikan gratis di TVRI, RANS, dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Selasa, 22 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Timnas Voli Putri Indonesia vs Taiwan di Asian Games 2026, Live Sebentar Lagi!
Timnas
Skuad Timnas Indonesia Mulai Berkumpul di Jakarta, 3 Pemain Belum Gabung
21 pemain Timnas Indonesia sudah bergabung di Jakarta jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Tiga pemain, termasuk Calvin Verdonk dan Dean James, belum tiba.
Rizqi Ariandi - Selasa, 22 September 2026
Skuad Timnas Indonesia Mulai Berkumpul di Jakarta, 3 Pemain Belum Gabung
Liga Dunia
Alasan Mengapa Jeda Internasional Kali Ini Berlangsung Selama Tiga Pekan
Jeda internasional kali ini berlangsung hingga tiga pekan. Simak alasan FIFA menggabungkan jeda September dan Oktober menjadi satu periode.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Alasan Mengapa Jeda Internasional Kali Ini Berlangsung Selama Tiga Pekan
Inggris
5 Pemain Tinggalkan Skuad Inggris, Termasuk Duo Manchester United
Lima pemain Inggris mundur jelang Nations League, termasuk Marcus Rashford dan Kobbie Mainoo. Thomas Tuchel memanggil dua pemain sebagai pengganti.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
5 Pemain Tinggalkan Skuad Inggris, Termasuk Duo Manchester United
Liga Indonesia
Marc Klok Minta Bobotoh Jadi Contoh Suporter di Indonesia
Marc Klok terpukau dengan atmosfer damai Bobotoh dan suporter Persijap. Kapten Persib itu berharap rivalitas suporter di Indonesia seperti di Jepara.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Marc Klok Minta Bobotoh Jadi Contoh Suporter di Indonesia
Spanyol
Di Bawah Betis Ada Madrid
Real Madrid terlempar dari tiga besar klasemen LaLiga dan kini berada di bawah Real Betis. Simak klasemen terbaru, posisi Barcelona, Atlético Madrid, dan Madrid.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Di Bawah Betis Ada Madrid
Inggris
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Manchester United baru menang sekali dalam tujuh laga. Di tengah tekanan kepada Michael Carrick, nama Antonio Conte mulai dikaitkan sebagai calon pengganti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Inggris
Daftar Top Skor Premier League 2026/2027: Striker Mahal Liverpool Buntuti Erling Haaland
Daftar top skor Premier League 2026/2027 terbaru usai pekan kelima. Erling Haaland masih di puncak, sementara Alexander Isak terus membuntuti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Daftar Top Skor Premier League 2026/2027: Striker Mahal Liverpool Buntuti Erling Haaland
Italia
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Suporter Juventus di Curva Sud membelakangi lapangan saat penghormatan untuk legenda Inter, Sandro Mazzola. Juventus langsung buka suara.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Miris, Suporter Juventus Membelakangi Lapangan saat Mengheningkan Cipta untuk Legenda Inter
Bagikan