Mentalitas Jadi Kunci Kebangkitan Karier Bukayo Saka
BolaSkor.com - Penyerang sayap Arsenal, Bukayo Saka, memperlihatkan mentalitas baja yang menjadi faktor kuat kebangkitan kariernya khususnya setelah Piala Eropa 2020. Kala itu di final Saka gagal mencetak gol penalti di final melawan Italia.
Kegagalan itu tidak menenggelamkan karier produk akademi Arsenal tersebut, malah pemain berusia 21 tahun bekerja keras dan 'buah' darinya bisa dilihat pada musim 2022-2023 yang menjadi musim kebangkitan Saka.
Tidak hanya jadi pemain kunci Arsenal arahan Mikel Arteta yang sedang bertarung merebutkan trofi Premier League, peran Saka juga krusial untuk timnas Inggris. Itu terlihat di jeda internasional pada ajang Kualifikasi Piala Eropa 2024.
Pasca membantu Inggris menang 2-1 atas Italia, Saka memberikan satu assist untuk gol Harry Kane dan juga mencetak gol ketika Inggris menang 2-0 atas Ukraina di Wembley, Minggu (26/03) malam WIB.
Baca Juga:
Hasil Kualifikasi Piala Eropa 2024: Inggris Kalahkan Italia, Portugal Berpesta Gol
Tidak Perlu Pembuktian, Harry Maguire Klaim Layak Jadi Pilihan Utama Inggris
Inggris 2-0 Ukraina: The Three Lions Sapu Bersih Dua Kemenangan Beruntun
Menurut informasi di Opta Joe, Saka telah terlibat langsung dalam 23 gol dari 34 laga terakhirnya dengan Arsenal dan Inggris, mencetak 16 gol dan memberikan 7 assists.
Gareth Southgate, pelatih timnas Inggris, melihat kebangkitan karier Saka itu terjadi karena mentalnya yang kuat selain dari kualitas tekniknya yang bagus.
"Saya hanya berpikir ketika dia berada di depan gawang sekarang dia bermain dengan kepercayaan diri tinggi. Itu terbukti dengan klubnya dan itu terlihat dalam pertandingan bersama kami," ucap Southgate dikutip dari Standard Sport.
"Anda mengharapkan dia untuk mencetak gol sekarang ketika dia lolos (dari kawalan lawan), dan saya pikir itu adalah perubahan mentalitas seperti halnya masalah teknis."
"Dia selalu memiliki teknik, jadi saya pikir dia tahu untuk menjadi pemain sayap yang benar-benar top, Anda membutuhkan jumlah gol dan assist dan dia, tanpa diragukan lagi, telah mewujudkannya sepanjang musim."
"Rasa lapar dan kerendahan hatinya telah membawanya ke jalan yang baik sehingga dia memiliki semua atribut untuk terus berkembang, dan belajar karena begitulah dia terhubung, dan saya tidak melihat itu berubah dengan dia dan keluarganya."
"Saya tidak akan terlalu jauh (menggambarkan) di mana dia berada (level) di dunia sepak bola. Dia berkembang dengan sangat hebat, sebuah kesenangan dapat melatihnya," tutup Southgate.
Arief Hadi
16.360
Berita Terkait
Hasil Piala Liga: Tekuk Chelsea 1-0 di Emirates Stadium, Arsenal Capai Final
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Arsenal vs Chelsea, Live Sebentar Lagi
Superkomputer Prediksi Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners yang Akan ke Final
Kabar Sandro Tonali ke Arsenal Hanya Isapan Jempol, Peluang Juventus Masih Terbuka
Rangkuman Bursa Transfer Januari Premier League: Arsenal dan Manchester United Puasa Belanja
Prediksi dan Statistik Arsenal vs Chelsea: The Gunners di Atas Angin
Arsenal vs Chelsea: The Blues Wajib Putus Rekor Buruk
Deadline Bursa Transfer: Mikel Merino Cedera, Arsenal Intip Peluang Rekrut Sandro Tonali
Demi Piala Dunia 2026, Ivan Toney Tolak Gabung Juventus
Klasemen Terkini Premier League: Arsenal Memperlebar Jarak, Liverpool dan Chelsea Salip Manchester United