Lazio 1-0 Bayern Munchen: Harry Kane Menghilang, Die Roten Torehkan Catatan Negatif

Lazio mengalahkan Bayern Munchen di Stadio Olimpico.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 15 Februari 2024
Lazio 1-0 Bayern Munchen: Harry Kane Menghilang, Die Roten Torehkan Catatan Negatif
Lazio 1-0 Bayern Munchen (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Di luar dugaan kejutan terjadi pada leg satu 16 besar Liga Champions yang dihelat di Stadio Olimpico, Kamis (15/02) dini hari WIB. Tuan rumah Lazio menang 1-0 atas Bayern Munchen dari gol tunggal Ciro Immobile (penalti 69').

Kemalangan Die Roten - julukan Bayern - di Ibu Kota Italia semakin lengkap dengan kartu merah yang diterima bek asal Prancis, Dayot Upamecano, di menit 67.

Kekalahan itu juga menambah tekanan kepada pelatih Bayern, Thomas Tuchel, terutamanya setelah kalah 0-3 lawan Bayer Leverkusen, rival perburuan titel Bundesliga musim ini.

Striker Bayern asal Inggris, Harry Kane, mengakui timnya sedang ada dalam periode negatif dan tim harus bertarung untuk keluar darinya.

Baca juga:

3 Alasan Real Madrid Ngotot Mendatangkan Kylian Mbappe

Hasil Liga Champions: PSG Atasi Real Sociedad, Bayern Munchen Takluk di Italia

Efek Domino yang Terjadi jika Kylian Mbappe Gabung Real Madrid

"Kami harus menemukannya di antara kami sendiri. Kami masih dalam perlombaan untuk Bundesliga dan pertandingan ini. Kami harus terus berjuang," tegas Kane di laman resmi UEFA.

"Kami berada dalam masa sulit. Kami harus berjuang. Kami harus membalikkan keadaan. Kami memiliki pertandingan besar dan hal-hal besar yang harus diperjuangkan."

"Kami belum keluar dari situasi ini, kami tidak akan pernah menyerah. Kami hanya perlu membalikkan keadaan. Satu pertandingan atau satu percikan dapat membalikkan keadaan," yakin legenda Tottenham Hotspur tersebut.

Kane pun mendapatkan sorotan setelah 'menghilang' di dua laga lawan Leverkusen dan Lazio, ketika Bayern tak mencetak gol dan kebobolan empat gol. Kontra Lazio, Kane memiliki satu tendangan, 12 sentuhan bola, dan dua di kotak penalti.

Itu menunjukkan betapa terisolasinya Kane kontra Lazio. Selain itu, Bayern juga menorehkan dua catatan negatif pasca laga tersebut.

Pertama, Bayern kalah untuk kali pertama setelah 11 tahun lamanya di leg satu 16 besar Liga Champions, plus kekalahan pertama dari tim Italia di Eropa dalam kurun waktu 13 tahun.

Kedua - menurut Opta - Tuchel kini sudah kalah 10 kali dari 43 laga kompetitif sejak melatih Bayern di tengah musim lalu. Catatan itu sebanyak pendahulunya, Julian Nagelsmann, dalam rentang waktu 84 laga sebelum dipecat.

Jika tak segera berbenah, Bayern terancam melalui musim tanpa raihan trofi untuk kali pertama dalam 12 tahun. Bayern sudah tersingkir dari DFB Pokal, terpaut lima poin dari Leverkusen - yang belum pernah kalah - di Bundesliga, dan tertinggal dari Lazio di Liga Champions.

Liga Champions Lazio Bayern Bayern munchen Thomas Tuchel Harry Kane

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
UEFA resmi menunjuk Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2029. Partai puncak kembali digelar di Barcelona setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
Liga Champions
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
UEFA resmi menunjuk Allianz Arena dan Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2028 dan 2029. Camp Nou kembali setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Liga Dunia
Terus Pecahkan Rekor, Harry Kane Terdepan Menangi Ballon d'Or 2026?
Harry Kane menjadi pemain tercepat Bayern Munchen yang mencetak 150 gol. Apakah striker Inggris itu terdepan dalam perebutan Ballon d'Or 2026?
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Terus Pecahkan Rekor, Harry Kane Terdepan Menangi Ballon d'Or 2026?
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: AC Milan Nyaris Kalah, Tottenham Lupa Caranya Mencetak Gol
AC Milan comeback dari 0-2 menjadi 2-2 kontra Lazio. Tottenham kembali gagal mencetak gol saat ditahan Everton 0-0.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Hasil Pertandingan: AC Milan Nyaris Kalah, Tottenham Lupa Caranya Mencetak Gol
Jadwal
Link Streaming Lazio vs AC Milan, Live di Sini!
Link live streaming Lazio vs AC Milan tersedia di sini! Saksikan duel Serie A 2026/2027 secara live dan simak prediksi susunan pemain kedua tim.
Johan Kristiandi - Sabtu, 12 September 2026
Link Streaming Lazio vs AC Milan, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi Superkomputer Lazio vs AC Milan: Rossoneri Unggulan, tapi Tuan Rumah Menyimpan Kejutan
AC Milan lebih diunggulkan Opta atas Lazio dengan peluang menang 42,3 persen. Namun, tuan rumah punya rekor bagus kontra Rossoneri.
Arief Hadi - Sabtu, 12 September 2026
Prediksi Superkomputer Lazio vs AC Milan: Rossoneri Unggulan, tapi Tuan Rumah Menyimpan Kejutan
Jadwal
Cara Menonton Lazio vs AC Milan Secara Gratis, Live di ANTV
Lazio vs AC Milan live di ANTV! Simak cara menonton gratis, jadwal siaran langsung, jam kick-off, dan link streaming Serie A 2026/2027.
Johan Kristiandi - Sabtu, 12 September 2026
Cara Menonton Lazio vs AC Milan Secara Gratis, Live di ANTV
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Lazio vs AC Milan: Rossoneri Jadi Korban Keempat?
Lazio vs AC Milan di Serie A 2026/2027! Simak prediksi skor, head to head, susunan pemain, jadwal, dan link streaming lengkap laga seru ini.
Johan Kristiandi - Sabtu, 12 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Lazio vs AC Milan: Rossoneri Jadi Korban Keempat?
Italia
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Presiden Como Mirwan Suwarso sebut Cesc Fabregas seperti Johan Cruyff usai bawa I Lariani menang telak di debut UCL.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 11 September 2026
Bawa Como Berjaya, Cesc Fabregas Disandingkan dengan Johan Cruyff
Bagikan