Ketika Klub Sepak Bola Jerman Menerapkan Catenaccio ala Italia

Perkataan menarik muncul dari mulut pelatih Napoli, Antonio Conte, setelah menghadapi Eintracht Frankfurt di Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 06 November 2025
Ketika Klub Sepak Bola Jerman Menerapkan Catenaccio ala Italia
Napoli 0-0 Eintracht Frankfurt (Laman Resmi UEFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Catenaccio. Satu istilah yang sudah lama tidak terdengar pada era sepak bola modern yang didominasi dua hal: pressing dan transisi.

Catenaccio merupakan pertahanan gerendel ala Italia di masa lalu, mengedepankan fase pertahanan yang solid dan serangan balik.

Sepak bola dan timnas Italia sudah lama meninggalkan identitas bermain mereka, tetapi cara bermain itu masih diadaptasi di Eropa, seperti baru ini oleh Eintracht Frankfurt.

Baca Juga:

Klasemen Terkini Serie A 2025/2026: Duo Milan Tempel Ketat Napoli

Kevin De Bruyne Cedera, Napoli Ingin Tampung Kobbie Mainoo

Liga Champions: Kendati Menang, Inter Milan Sempat Remehkan Kairat

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Usai dibantai Liverpool 1-5, Frankfurt beradaptasi dengan taktik yang berbeda kala melawan Napoli di Liga Champions.

Pertandingan berakhir imbang tanpa gol di Stadio Diego Armando Maradona, kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin dari empat laga dan rawan tersingkir dini.

Teori dari Antonio Conte

Liga Champions Napoli SSC Napoli Frankfurt Eintracht frankfurt Conte Antonio Conte

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Antonio Conte Kembali Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Antonio Conte dikabarkan kembali melatih Timnas Italia dengan kontrak hingga Piala Dunia 2030 untuk membangun ulang kejayaan Gli Azzurri.
Arief Hadi - Kamis, 25 Juni 2026
Antonio Conte Kembali Latih Timnas Italia, Dikontrak hingga Piala Dunia 2030
Italia
Amankan Servis Ruben Amorim, AC Milan Kini Fokus Datangkan Direktur Olahraga Frankfurt
AC Milan kini fokus mendatangkan Direktur Olahraga Eintracht Frankfurt, Markus Krosche, setelah mencapai kesepakatan dengan Ruben Amorim.
Arief Hadi - Selasa, 16 Juni 2026
Amankan Servis Ruben Amorim, AC Milan Kini Fokus Datangkan Direktur Olahraga Frankfurt
Feature
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Champions League musim depan berpotensi menghadirkan empat pemain yang berasal dari negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Siapa saja mereka?
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
4 Pemain ASEAN Berpotensi Main di Liga Champions 2026/2027, Dua dari Indonesia
Liga Champions
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Pemain sayap Georgia milik Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga Champions musim ini oleh panel juri UEFA.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Khvicha Kvaratskhelia Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026
Italia
Kevin De Bruyne Blak-blakan Mengaku Senang Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Kevin De Bruyne buka suara soal kepergian Antonio Conte. Mantan pemain Manchester City itu mengaku merasa senang setelah Conte memutuskan meninggalkan klub.
Yusuf Abdillah - Senin, 01 Juni 2026
Kevin De Bruyne Blak-blakan Mengaku Senang Antonio Conte Tinggalkan Napoli
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Bagikan