Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Hadapi Brasil, Jiwa Petarung Skotlandia Jadi Kunci

Andy Robertson menegaskan Skotlandia siap bertarung habis-habisan menghadapi Brasil demi tiket 32 besar. Carlo Ancelotti pun mewaspadai lawannya.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 24 Juni 2026
Hadapi Brasil, Jiwa Petarung Skotlandia Jadi Kunci
Timnas Skotlandia (Foto: Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Laga sengit akan tersaji di laga terakhir babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 saat timnas Skotlandia menantang kekuatan besar Brasil di Miami Stadium, Kamis (25/06) pukul 05.00 pagi WIB.

Kapten Skotlandia, Andy Robertson, menegaskan kesiapan timnya untuk bertarung habis-habisan demi memuaskan fans setia mereka sekaligus mengamankan tiket babak 32 besar.

Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di stadion markas klub NFL, Miami Dolphins.

Baca Juga:

Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2

Hasil Piala Dunia 2026: Kolombia Lolos ke Babak 32 Besar, Kroasia Jaga Peluang

Klasemen Terkini Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026: Portugal di Puncak, Inggris Rawan Tergelincir

Motivasi skuad The Tartan Army sedang membubung tinggi setelah menyaksikan antusiasme luar biasa dari para pendukung yang setia mengawal perjalanan mereka di Amerika Serikat.

Misi Membahagiakan Fans Tartan Army

Kapten Skotlandia, Andy Robertson (Foto: @scotball_)

Robertson mengaku sangat terkesan dengan pesona para suporter Skotlandia yang berhasil merebut hati masyarakat lokal di setiap kota yang dikunjungi.

Ke mana pun mereka pergi, orang-orang jatuh cinta pada mereka. Anda telah melihat betapa seluruh kota Boston jatuh cinta pada Tartan Army. Saya pikir mereka kecewa mengetahui mereka telah pergi,

ujar eks pemain Liverpool tersebut dikutip dari ESPN.

Kini, energi positif yang penuh dengan nyanyian dan alat musik bagpipe itu dibawa ke Miami demi mewujudkan mimpi lolos ke fase gugur.

"Sekarang jelas mereka telah turun ke Miami untuk mencoba dan memberikan dampak yang sama."

"Dan saya pikir mereka telah memberikan dampak yang sama, jelas, di (pertandingan) bisbol lagi tadi malam berjalan melewati jalan-jalan dan segalanya," lanjut Robertson.

Robertson pun berharap kerja keras tim di lapangan hijau bisa berbuah poin penuh agar para pendukung bisa merayakan pesta kemenangan yang meriah.

"Datang besok malam. Jika kami berhasil mengalahkan Brasil. Saya yakin mungkin beberapa bir akan diminum oleh Tartan Army. Itu sudah pasti," tambahnya optimis.

Kualitas Brasil dan Kewaspadaan Ancelotti

TImnas
TImnas Brasil (goal)

Menghadapi Brasil, Skotlandia sadar betul akan kualitas bertabur bintang milik sang lawan, termasuk potensi kembalinya Neymar dari cedera betis kanan.

"Ini bukan masalah apakah kami ingin menghadapi Neymar. Jika kami ingin menghadapi Vinicius Junior. Jika kami ingin menghadapi Endrick. Jika kami ingin menghadapi (Gabriel) Martinelli," tutur Robertson.

"Saya bisa terus menyebutkan setiap pemain di skuad Brasil. Mereka memiliki begitu banyak kualitas."

"Kami hanya harus bersiap dan mencoba bermain sebaik mungkin karena kami tahu mereka memiliki kualitas di setiap penguasaan bola. Dan kami tahu jika mereka harus melakukan pergantian pemain, mereka memiliki kualitas," imbuhnya.

Di sisi lain, pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menolak untuk memandang sebelah mata kekuatan kolektif Skotlandia yang dikenal militan.

Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Skotlandia memiliki kualitas, mereka adalah petarung, mereka terorganisasi dengan baik,

puji pelatih pemegang rekor lima gelar Liga Champions itu.

Don Carlo secara khusus juga menyoroti kehadiran pilar berpengalaman di kubu lawan yang diyakini bisa merepotkan anak asuhnya sepanjang jalannya laga.

"Mereka memiliki pemain-pemain bagus, (Scott) McTominay, (John) McGinn yang merupakan pemain berpengalaman. Pertandingan mudah di Piala Dunia sudah berakhir sejak lama. Kami siap memainkan pertandingan yang sulit," tegas Ancelotti menutup pembicaraan.

Brasil Timnas Brasil Skotlandia Timnas skotlandia Piala Dunia 2026 Andy Robertson Carlo Ancelotti

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Eks Wakil Presiden FIFA Pangeran Ali menuding Gianni Infantino melakukan pemerasan terkait hadiah uang Yordania dan dukungan politik.
Arief Hadi - Rabu, 05 Agustus 2026
Eks Wakil Presiden Angkat Bicara, Sebut FIFA dan Gianni Infantino Melakukan Pemerasan
Inggris
Jeremy Doku Ungkap Derita di Piala Dunia 2026, Sempat Batuk Berdarah hingga Sulit Bernapas
Pemain sayap timnas Belgia Jeremy Doku akhirnya mengungkap perjuangan berat yang dialaminya sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 04 Agustus 2026
Jeremy Doku Ungkap Derita di Piala Dunia 2026, Sempat Batuk Berdarah hingga Sulit Bernapas
Ragam
5 Hal Menarik Mengenai Valentin Barco, Rekrutan Baru Chelsea yang Pernah Dikeplak Jude Bellingham
Chelsea resmi merekrut Valentin Barco. Simak lima fakta menarik bek Argentina yang pernah dikeplak Jude Bellingham di Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Senin, 03 Agustus 2026
5 Hal Menarik Mengenai Valentin Barco, Rekrutan Baru Chelsea yang Pernah Dikeplak Jude Bellingham
Piala Dunia
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Sepp Blatter mengecam rencana Gianni Infantino menjual sebagian saham Piala Dunia. Menurutnya, sepak bola adalah milik rakyat, bukan investor.
Arief Hadi - Kamis, 30 Juli 2026
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Piala Dunia
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
FIFA membuka penyelidikan terhadap Argentina setelah Piala Dunia 2026. Insiden keributan final kontra Spanyol, pesan politik, hingga dugaan pelanggaran disiplin membuat Albiceleste terancam sanksi berat.
Johan Kristiandi - Kamis, 30 Juli 2026
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
Piala Dunia
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Gianni Infantino dikritik FA Inggris dan PM Andy Burnham setelah FIFA berencana menjual sebagian saham hak komersial Piala Dunia kepada investor.
Arief Hadi - Rabu, 29 Juli 2026
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Liga Lain
Pindah ke Klub Baru, Vozinha Harus Ganti Nama
Vozinha harus mengganti nama di jersey setelah bergabung dengan Colo-Colo. Aturan Liga Cile melarang penggunaan nama panggilan dan memaksa kiper Cape Verde itu memakai nama asli.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Pindah ke Klub Baru, Vozinha Harus Ganti Nama
Piala Dunia
Perseteruan FIFA vs UEFA Berlanjut ke Jilid 2
Perseteruan FIFA dan UEFA kembali memanas setelah muncul rencana penjualan saham Piala Dunia senilai US$20 miliar. UEFA menilai langkah tersebut berpotensi mengancam tata kelola sepak bola dunia.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Perseteruan FIFA vs UEFA Berlanjut ke Jilid 2
Spanyol
Dikritik Terkait Piala Dunia 2026 dan Merespons dengan Tegas, Presiden FIFA Disebut Menyedihkan
Javier Tebas mengecam respons Gianni Infantino terhadap kritik Piala Dunia 2026 dan menilai Presiden FIFA bersikap menyedihkan.
Arief Hadi - Selasa, 28 Juli 2026
Dikritik Terkait Piala Dunia 2026 dan Merespons dengan Tegas, Presiden FIFA Disebut Menyedihkan
Piala Dunia
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Presiden FIFA Gianni Infantino melontarkan pesan tegas kepada para pengkritik kepemimpinannya.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Bagikan