BolaSkor.com - Laga sengit akan tersaji di laga terakhir babak penyisihan grup Piala Dunia 2026 saat timnas Skotlandia menantang kekuatan besar Brasil di Miami Stadium, Kamis (25/06) pukul 05.00 pagi WIB.
Kapten Skotlandia, Andy Robertson, menegaskan kesiapan timnya untuk bertarung habis-habisan demi memuaskan fans setia mereka sekaligus mengamankan tiket babak 32 besar.
Pertandingan krusial ini dijadwalkan berlangsung di stadion markas klub NFL, Miami Dolphins.
Baca Juga:
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Hasil Piala Dunia 2026: Kolombia Lolos ke Babak 32 Besar, Kroasia Jaga Peluang
Klasemen Terkini Grup K dan Grup L Piala Dunia 2026: Portugal di Puncak, Inggris Rawan Tergelincir
Motivasi skuad The Tartan Army sedang membubung tinggi setelah menyaksikan antusiasme luar biasa dari para pendukung yang setia mengawal perjalanan mereka di Amerika Serikat.
Misi Membahagiakan Fans Tartan Army
Robertson mengaku sangat terkesan dengan pesona para suporter Skotlandia yang berhasil merebut hati masyarakat lokal di setiap kota yang dikunjungi.
Ke mana pun mereka pergi, orang-orang jatuh cinta pada mereka. Anda telah melihat betapa seluruh kota Boston jatuh cinta pada Tartan Army. Saya pikir mereka kecewa mengetahui mereka telah pergi,
ujar eks pemain Liverpool tersebut dikutip dari ESPN.
Kini, energi positif yang penuh dengan nyanyian dan alat musik bagpipe itu dibawa ke Miami demi mewujudkan mimpi lolos ke fase gugur.
"Sekarang jelas mereka telah turun ke Miami untuk mencoba dan memberikan dampak yang sama."
"Dan saya pikir mereka telah memberikan dampak yang sama, jelas, di (pertandingan) bisbol lagi tadi malam berjalan melewati jalan-jalan dan segalanya," lanjut Robertson.
Robertson pun berharap kerja keras tim di lapangan hijau bisa berbuah poin penuh agar para pendukung bisa merayakan pesta kemenangan yang meriah.
"Datang besok malam. Jika kami berhasil mengalahkan Brasil. Saya yakin mungkin beberapa bir akan diminum oleh Tartan Army. Itu sudah pasti," tambahnya optimis.
Kualitas Brasil dan Kewaspadaan Ancelotti

TImnas Brasil (goal)
Menghadapi Brasil, Skotlandia sadar betul akan kualitas bertabur bintang milik sang lawan, termasuk potensi kembalinya Neymar dari cedera betis kanan.
"Ini bukan masalah apakah kami ingin menghadapi Neymar. Jika kami ingin menghadapi Vinicius Junior. Jika kami ingin menghadapi Endrick. Jika kami ingin menghadapi (Gabriel) Martinelli," tutur Robertson.
"Saya bisa terus menyebutkan setiap pemain di skuad Brasil. Mereka memiliki begitu banyak kualitas."
"Kami hanya harus bersiap dan mencoba bermain sebaik mungkin karena kami tahu mereka memiliki kualitas di setiap penguasaan bola. Dan kami tahu jika mereka harus melakukan pergantian pemain, mereka memiliki kualitas," imbuhnya.
Di sisi lain, pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menolak untuk memandang sebelah mata kekuatan kolektif Skotlandia yang dikenal militan.
Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Skotlandia memiliki kualitas, mereka adalah petarung, mereka terorganisasi dengan baik,
puji pelatih pemegang rekor lima gelar Liga Champions itu.
Don Carlo secara khusus juga menyoroti kehadiran pilar berpengalaman di kubu lawan yang diyakini bisa merepotkan anak asuhnya sepanjang jalannya laga.
"Mereka memiliki pemain-pemain bagus, (Scott) McTominay, (John) McGinn yang merupakan pemain berpengalaman. Pertandingan mudah di Piala Dunia sudah berakhir sejak lama. Kami siap memainkan pertandingan yang sulit," tegas Ancelotti menutup pembicaraan.