Denis Law, Trinitas Suci Terakhir yang Meninggalkan Manchester United

Denis Law meninggal dunia pada usia 84 tahun.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 18 Januari 2025
Denis Law, Trinitas Suci Terakhir yang Meninggalkan Manchester United
Denis Law, Bobby Charlton, George Best (The Irish Independent)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola khususnya sepak bola Britania Raya. Legenda Manchester United, Denis Law meninggal dunia pada usia 84 tahun setelah sempat bertarung melawan penyakit demensia dan alzheimer.

"Dengan berat hati kami memberi tahu Anda bahwa ayah kami Denis Law telah meninggal dunia dengan sedih. Dia berjuang keras tetapi akhirnya dia sekarang dalam damai," demikian pernyataan dari keluarga.

"Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang berkontribusi terhadap kesejahteraan dan perawatannya, baik di masa lalu maupun baru-baru ini."

"Kami tahu betapa banyak orang yang mendukung dan mencintainya dan cinta itu selalu dihargai dan membuat perbedaan. Terima kasih."

Baca Juga:

Legenda Manchester United, Denis Law Meninggal Dunia pada Usia 84 Tahun

Manchester United Tolak Tawaran Napoli untuk Alejandro Garnacho

Hasil Premier League: Amad Diallo Hat-trick, Manchester United Bungkam Southampton 3-1

Denis Law (X Manchester United)

Man United, klub yang pernah dibela Law selama 11 tahun, juga mengucapkan belasungkawa.

"Semuanya di Manchester United berduka dengan kematian Denis Law, Raja dari Stretford End, yang meninggal dunia pada usia 84 tahun," imbuh pernyataan dari Manchester United.

"Duka terbesar kami kepada keluarga Denis dan banyak temannya. Kenangannya akan hidup selamanya."

Denis Law bukan sekedar pemain bola. Mantan penyerang tengah timnas Skotlandia merupakan trinitas suci Man United bersama mantan rekan setimnya, George Best dan Bobby Charlton, yang juga telah meninggal dunia.

Patung Law, Best, dan Charlton diabadikan di depan Old Trafford, stadion bersejarah Man United. Law membela Man United pada medio 1962-1973, memenangi dua titel Divisi Satu (format sebelum Premier League), satu Piala FA, dan Liga Champions.

Patung George Best, Denis Law, dan Bobby Charlton (Laman Resmi Manchester United)

Putra dari nelayan Aberdeen, Skotlandia, tenar pada medio 1960-an dengan kemampuannya mencetak gol, hingga ia memiliki julukan 'Raja' yang juga Raja pertama dari Man United sebelum Eric Cantona.

Law punya kombinasi kecepatan, agresivitas, dan karisma hingga membentuk trinitas suci di lini depan bersama Best dan Charlton. Pada 1964-1965, ketika Man United menjadi juara untuk kali pertama sejak Tragedi Munchen 1958, Law mencetak 28 gol dari 36 laga.

"Raja iblis," demikian Best memanggil Law. "Yang kurang dari intervensinya yang paling cemerlang hanyalah kepulan asap," tambah Charlton soal Law.

Karier di Luar Manchester United

Memulai karier di tim muda (akademi) pada 1955-1956 dengan Huddersfield Town, Law promosi ke tim utama pada 1956 dan bermain selama empat tahun. Di sana, Law dilatih oleh Bill Shankly.

Pada 1960, Man City merekrutnya pada usia 20 tahun senilai 55.000 poundsterling, rekor di antara dua klub Inggris saat itu. Fakta menariknya, Law menolak gabung Arsenal kala itu karena belum memiliki agen.

Man City belum stabil seperti saat ini kala itu dan Law bak menjadi oase di tengah gurun bagi klub. Pada akhirnya, Law menerima tawaran bagus pada 1961 dan bergabung dengan Torino.

Denis Law (Laman Resmi Premier League)

Satu musim dengan Torino, Law kesulitan beradaptasi dengan sepak bola Italia yang masih mengusung catenaccio, bertahan total dan mengandalkan serangan balik.

Semusim setelahnya, Torino menjual Law dan ia bergabung dengan tim arahan Matt Busby di Man United. Busby membangun skuad Man United setelah Tragedi Munchen dan Law jadi salah satu pemain yang diinginkannya.

Setelah 11 tahun kesuksesan dengan Man United, Law kembali ke Man City setelah kontraknya menyisakan setahun lagi dengan Man United. Dengan Man City pada laga terakhir 1973-1974, Law mengirim Man United turun kasta alias degradasi.

Law mencetak satu-satunya gol di pertandingan itu dan tidak merayakannya, cenderung sedih karena golnya tersebut mengirim Man United turun kasta.

Penilik 55 caps dan 30 gol dengan timnas Skotlandia pensiun setelah Piala Dunia 1974 di Jerman Barat.

Sang Raja pertama di Man United telah pergi dan kini patung di depan Old Trafford menjadi pengingat akan trinitas suci klub: Law, Best, dan Charlton.

Denis Law, Bobby Charlton, George Best (Getty Images/The Athletic)

"Dia (Law) adalah pemain yang berpikir paling cepat yang pernah saya lihat, beberapa detik lebih cepat dari siapa pun. Dia memiliki akselerasi paling luar biasa. Dia melompati ketinggian Olympian. Dia menyundul bola dengan akurasi yang hampir luar biasa dan dengan kekuatan tembakannya."

"Dia memiliki keberanian untuk menghadapi lawan yang paling besar dan paling ganas. Operannya sempurna. Dia adalah salah satu pemain paling tidak egois yang pernah saya lihat."

"Tidak ada pemain lain yang mencetak gol ajaib sebanyak Denis Law. Dia adalah pemain Inggris pertama yang memberi salam atau memberi hormat kepada penonton. Dia segera menjadi apa yang disebut orang banyak – ‘Sang Raja’," demikian ucapan Busby soal Law pada bukunya di tahun 1973 berjudul "Soccer at the Top".

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Denis Law Manchester United Sosok

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Sosok
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Penghujung karier Cristiano Ronaldo diwarnai konflik. Dari Erik ten Hag di Man United, gejolak di Al-Nassr, hingga ketegangan dengan Jorge Jesus.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Inggris
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Chris Smalling belum pensiun di usia 36 tahun. Mantan bek Manchester United itu meninggalkan Al-Fayha dan bergabung dengan FC Porto.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Belum Pensiun, Mantan Bek Manchester United Gabung Porto
Inggris
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Wayne Rooney menolak medali Premier League hibahan jika gelar Manchester City dicabut. Ia menilai Man United tidak pantas mendapatkannya.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Legenda Manchester United Tak Mau Terima Trofi Hibahan dari Manchester City
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Inggris
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rumor Manchester United tidak memengaruhi Lewis Hall. Full-back Newcastle itu memilih bertahan dan meneken kontrak baru hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Inggris
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Manchester United mulai dikaitkan dengan Antonio Conte dan Julian Nagelsmann setelah Michael Carrick meraih hasil buruk. Siapa calon penggantinya?
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Kursi Manajer Manchester United Semakin Panas, Antonio Conte dan Julian Nagelsmann Jadi Kandidat
Inggris
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Manchester United baru meraih dua kemenangan dari tujuh laga musim ini. Matheus Cunha meminta publik tetap tenang dan tidak meremehkan Setan Merah.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Inggris
5 Pemain Tinggalkan Skuad Inggris, Termasuk Duo Manchester United
Lima pemain Inggris mundur jelang Nations League, termasuk Marcus Rashford dan Kobbie Mainoo. Thomas Tuchel memanggil dua pemain sebagai pengganti.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
5 Pemain Tinggalkan Skuad Inggris, Termasuk Duo Manchester United
Inggris
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Manchester United baru menang sekali dalam tujuh laga. Di tengah tekanan kepada Michael Carrick, nama Antonio Conte mulai dikaitkan sebagai calon pengganti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Bagikan