BolaSkor.com - Kisah mengharukan mewarnai perjalanan gemilang timnas Cape Verde di ajang Piala Dunia 2026. Sang penjaga gawang andalan, Vozinha, mendapatkan kejutan istimewa yang tak terlupakan di luar arena pertandingan.
Penampilan heroik Vozinha di bawah mistar gawang sukses membawa negaranya mencuri perhatian publik dunia. Terutamanya saat ia, dengan heroiknya, menjaga gawang Cape Verde aman dari kebobolan gol melawan tim kuat sekaligus juara Euro 2024, Spanyol, di Piala Dunia 2026.
Berkat performa luar biasa tersebut, sebuah keajaiban yang sangat diidamkannya akhirnya bisa terwujud nyata.
Baca Juga:
Piala Dunia 2026: Spanyol Tetap Santai Usai Gagal Kalahkan Cape Verde
7 Fakta Menarik Usai Spanyol Imbang Melawan Cape Verde: Vozinha Masuk Buku Sejarah Piala Dunia
Ibu dari pahlawan lapangan hijau Cape Verde tersebut, Ana Candida Evora, dilaporkan telah resmi mendapatkan visa Amerika Serikat. Hal ini memastikan sang ibu bisa terbang langsung ke Negeri Paman Sam untuk mendukung putranya tercinta.
Kehadiran sang ibu tentu akan menjadi suntikan motivasi yang berlipat ganda bagi seorang Vozinha. Mereka dijadwalkan bakal segera bersua di kota Miami menjelang laga krusial yang menanti di depan mata.
Reuni Penuh Haru di Miami
Kabar gembira terkait reuni keluarga sang penjaga gawang ini turut dikonfirmasi oleh tokoh politik Amerika Serikat. Pemimpin Demokrat di Dewan Perwakilan Rakyat AS, Hakeem Jeffries, membagikan berita bahagia tersebut kepada publik.
Kiper bintang Cape Verde, Vozinha, dan ibunya akan dipersatukan kembali di Miami tepat pada waktunya untuk pertandingan hari Minggu,
ungkap Jeffries memberikan kepastian terkait jadwal pertemuan tersebut.
Proses penerbitan visa yang terbilang cepat ini jelas tidak lepas dari campur tangan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tingkat tinggi dilakukan secara khusus demi mewujudkan momen emosional bagi sang pemain di turnamen akbar ini.
"Terima kasih kepada Menteri Rubio, pejabat Departemen Luar Negeri AS, pemerintah Cape Verde, dan FIFA karena telah bekerja sama untuk mewujudkan hal ini," lanjut Jeffries memberikan apresiasi tertingginya atas kerja sama tersebut.
Sebelumnya, Evora dan keluarga tidak dapat melihat langsung aksi Vozinha (40 tahun) karena terbentur harga, dengan uang jaminan sebesar 15.000 dollar Amerika Serikat (AS) dan biaya tambahan yang membuat perjalanan sulit bagi keluarganya.
Pertemuan hangat antara ibu dan anak ini diharapkan mampu menambah semangat juang skuad Cape Verde secara keseluruhan. Mereka kini tengah bersiap untuk melanjutkan dongeng indah di hadapan publik tuan rumah.
Cape Verde akan memainkan laga kedua grup H melawan Uruguay pada Senin (22/06) pukul 05.00 pagi WIB di Miami Stadium.