Berbagai Kritik Stoner untuk MotoGP
BolaSkor.com - Perkembangan teknologi di MotoGP tidak selalu mendapat dukungan. Ada beberapa pihak yang justru menolaknya. Salah satunya adalah Casey Stoner. Mantan pembalap Ducati ini justru ingin MotoGP mengurangi pemakaian elektronik berlebih dan melepas sayap di motor mereka.
Menurut Stoner adanya pemakaian teknologi ini justru mengurangi kualitas balapan. Keseruan yang terjadi tidak akan sama seperti MotoGP era sebelumnya. Penonton tidak dapat lagi melihat upaya keras tiap pembalap dalam menaklukkan suatu sirkuit.
Baca Juga:
“Saya ingin melihat pembalap drift, membuat kesalahan, kesulitan menemukan grip, beberapa dapat memulai balapan dengan baik dengan pilihan ban yang tepat dan lainnya baru bisa berjalan sempurna mendekati akhir balapan,” jelas Stoner dikutip dari gpone.com.
“Semua ini bisa terjadi dengan adanya beberapa perubahan regulasi. Saya pikir ini juga dapat meningkatkan momen saat menyalip. Sekarang semua hanya terbatas pada pengereman saja,” tambahnya.
Stoner menambahkan, penggunaan sayap di motor dan juga komponen elektronik berlebih justru memberikan kerugian kepada tiap tim. Mereka harus merogoh kocek yang lebih dalam untuk biaya riset tiap komponen. Tentunya ini membuat biaya pengeluaran tim semakin membengkak.
“Seharusnya ada beberapa elemen yang tidak perlu ada di sana dan ini bukan pertanyaan mengenai keselamatan. Hal ini justru menyebabkan biaya pengembangan membengkak seperti halnya Formula 1,” kata Stoner.
Tidak hanya itu saja. Stoner juga mengkritik adanya pergantian rumput dengan cat hijau di sirkuit. Padahal rumput memiliki fungsi yang lebih baik dalam mengontrol para pembalap. Melalui rumput, mereka dapat mengetahui dengan jelas limit dalam memacu kuda besinya..
“Melalui rumput, kamu bisa mengontrol diri sendiri. Sekarang pembalap tidak lagi takut. Lintasan tidak dapat memberikan limit (kecepatan) kepada pembalap,” tutur pembalap asal Australia itu.
Penulis: Bintang Rahmat
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
PBSI Rombak Skuad SEA Games 2025 demi Penuhi Target Menpora, Berikut Daftar 20 Wakil Indonesia di Cabor Bulutangkis
Link Streaming Barcelona vs Deportivo Alaves, Sabtu 29 November 2025
Prediksi dan Statistik Barcelona vs Deportivo Alaves: Waktunya Move On
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Leeds United: The Citizens Cari Pelampiasan
Hasil Super League 2025/2026: Persija Persembahkan Kemenangan di HUT ke-97
Disaksikan Lebih dari 56 Ribu Penonton, Laga Persija vs PSIM Pecahkan Rekor Super League Musim Ini
7 Fakta dan Statistik Menarik Chelsea vs Arsenal: The Gunners Sulit Dikalahkan
Massimiliano Allegri Bocorkan Rencana AC Milan pada Bursa Transfer Januari
5 Pelatih yang Masuk Bursa Kandidat Pengganti Arne Slot di Liverpool