Piala Dunia

Kilas Balik Piala Dunia 1990: Goyangan Roger Milla, Panggung Terakhir Jerman Barat, dan Maradona Membelah Napoli

Jerman Barat sukses menjadi juara Piala Dunia 1990 di Italia. Ini menjadi terakhir kalinya Jerman Barat tampil sebelum bersatu dengan Jerman Timur.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1990: Goyangan Roger Milla, Panggung Terakhir Jerman Barat, dan Maradona Membelah Napoli
Jerman Barat, juara Piala Dunia 1990 (fifa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:


BolaSkor.com - Pada 1990, Italia kembali dipercaya menjadi tuan rumah Piala Dunia untuk kedua kalinya. Piala Dunia 1990 kerap dikenang sebagai salah satu edisi membosankan dengan jumlah gol paling sedikit dalam sejarah.

Fakta ini cukup mengejutkan mengingat banyak penyerang kelas dunia tampil pada ajang tersebut. Sebut saja Marco van Basten, Gary Lineker, Claudio Caniggia, Jurgen Klinsmann, Roberto Baggio, hingga Roberto Mancini.

Jika pada kali pertama menggelar turnamen ini pada 1934 Italia berhasil menjadi juara, kali ini langkah Gli Azzurri harus terhenti di babak semifinal setelah dikalahkan Argentina.

Baca Juga:

Kilas Balik Piala Dunia 1966: Kontroversi Gol Hantu dan Football's Coming Home

Kilas Balik Piala Dunia 1986: 'Tangan Tuhan' dan Gol Abad Ini Antar Argentina Juara

Kilas Balik Piala Dunia 1982: Dibayangi Skandal Totonero, Paolo Rossi Jadi Pahlawan Timnas Italia di Spanyol

Di partai final, Jerman Barat kembali menghadapi Argentina, lawan mereka pada empat tahun sebelumnya. Pertemuan ini mencatat sejarah karena untuk pertama kalinya dua negara bertemu dalam dua final Piala Dunia secara beruntun.

Jika Argentina keluar sebagai pemenang pada 1986 berkat kegemilangan Diego Armando Maradona, kali ini giliran Jerman Barat yang berjaya sekaligus meraih gelar dunia ketiga mereka.

Panggung Terakhir Jerman Barat dan Goyangan Roger Milla

Piala Dunia 1990 meninggalkan cerita spesial bagi sang juara Jerman Barat.

Turnamen ini menjadi penampilan terakhir bagi Cekoslowakia, Yugoslavia, dan Uni Soviet di panggung Piala Dunia sebelum ketiga negara tersebut akhirnya bubar beberapa tahun kemudian.

Selain itu, edisi 1990 menjadi keikutsertaan terakhir Jerman Barat sebelum penyatuan kembali dengan Jerman Timur membentuk Republik Federal Jerman.

Di tengah turnamen yang dibilang membosankan ini, muncul sosok yang menarik perhatian dunia. Dia adalah penyerang Kamerun Roger Milla.

Sebelum turnamen dimulai, Kamerun tidak termasuk tim yang diperhitungkan. Tergabung di Grup B bersama juara bertahan Argentina dan Uni Soviet, Kamerun menghadapi tantangan yang sangat berat.

Namun, semua prediksi itu runtuh pada laga pembuka. Melalui gol Francois Omam-Biyik, Kamerun secara mengejutkan menundukkan Argentina 1-0 di laga pembuka.

Kamerun kemudian membuktikan mereka layak diperhitungkan. Pada pertandingan berikutnya, mereka mengalahkan Rumania 2-1. Di laga inilah dunia menyaksikan goyangan Roger Milla.

Sang penyerang gaek itu melakukan tarian Makossa yang legendaris di dekat bendera sudut lapangan setelah mencetak gol.

Kejutan Kamerun berlanjut saat menghadapi Kolombia di babak 16 besar. Lewat dua gol Roger Milla pada babak tambahan waktu, Kamerun mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama yang mencapai perempat final Piala Dunia.

Sayang perjalanan luar biasa Kamerun dihentikan Inggris lewat laga dramatis yang berakhir 3-2 untuk The Three Lions.

Hingga kini, pencapaian Kamerun di Italia 1990 masih menjadi salah satu prestasi terbesar dalam sejarah sepak bola Afrika.

Maradona Membelah Napoli

Piala Dunia 1990 juga menghadirkan cerita emosional bagi Italia dan Diego Maradona. Saat itu, Maradona bukan hanya kapten Argentina, tetapi juga sosok yang sangat dicintai warga Napoli.

Bagi banyak Napoli, Maradona adalah pahlawan. Namun, hubungan hangat itu mulai berubah ketika Argentina harus menghadapi Italia pada semifinal yang digelar di Stadion San Paolo, markas Napoli.

Pada laga tersebut, Napoli terbelah. Sebagian warga tetap mendukung Italia, tetapi tidak sedikit yang memilih berdiri di belakang Maradona.

Pertandingan berlangsung sengit dan berakhir dengan kemenangan Argentina melalui adu penalti. Italia tersingkir di depan pendukungnya sendiri, sementara sebagian penonton justru merayakan keberhasilan Maradona.

Piala Dunia Piala Dunia 2026 Feature Piala Dunia Kilas Balik Piala Dunia Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming PSG vs Aston Villa, Live Kamis (13/8) Pukul 02.00 WIB
Jadwal PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, Kamis 13 Agustus pukul 02.00 WIB. Simak siaran langsung dan link streaming laga di Salzburg.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming PSG vs Aston Villa, Live Kamis (13/8) Pukul 02.00 WIB
Italia
Breaking News: Inter Milan Semakin Dekat Rekrut Djed Spence
Inter Milan kembali memburu Djed Spence dari Tottenham Hotspur untuk menggantikan Denzel Dumfries. Nerazzurri dikabarkan siap mengajukan tawaran.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Breaking News: Inter Milan Semakin Dekat Rekrut Djed Spence
Liga Indonesia
Pulang ke Korea Selatan, Kwon Chang-hoon Absen dalam TC Persija Jakarta di Thailand
Persija Jakarta mengungkap alasan Kwon Chang-hoon absen dari TC di Thailand. Gelandang asal Korea Selatan itu menjalani pemulihan cedera betis.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Pulang ke Korea Selatan, Kwon Chang-hoon Absen dalam TC Persija Jakarta di Thailand
Hasil akhir
Hasil Juventus vs Palermo: Federico Barba dkk Gagal Membendung Bianconeri
Hasil Juventus vs Palermo di Optus Stadium, Perth, Selasa (11/8/2026). Kenan Yildiz dan Arkadiusz Milik mencetak gol kemenangan Bianconeri dengan skor 2-0.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Hasil Juventus vs Palermo: Federico Barba dkk Gagal Membendung Bianconeri
Inggris
Andoni Iraola Tidak Wajib Juara pada Musim Debut di Liverpool
Andoni Iraola tidak dibebani target juara di musim debut bersama Liverpool. Simak target Iraola, penilaian Dietmar Hamann, dan kiprah The Reds di Premier League 2026/27.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Andoni Iraola Tidak Wajib Juara pada Musim Debut di Liverpool
Italia
Jonathan David Jadi Batu Sandungan Juventus Rekrut Joshua Zirkzee dari Man United
Juventus tertarik merekrut Joshua Zirkzee dari Manchester United. Simak kabar terbaru transfer Zirkzee, masa depan Jonathan David, dan rencana Juventus.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Jonathan David Jadi Batu Sandungan Juventus Rekrut Joshua Zirkzee dari Man United
Liga Indonesia
Brisbane Roar Tur Pramusim ke Indonesia, Hadapi Dewa United Banten FC dan Persija
Brisbane Roar menggelar tur pramusim di Indonesia dengan menghadapi Dewa United pada 27 Agustus dan Persija Jakarta di JIS pada 29 Agustus.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Brisbane Roar Tur Pramusim ke Indonesia, Hadapi Dewa United Banten FC dan Persija
Inggris
Palu Sudah Diketuk, Begini Masa Depan Mykhaylo Mudryk di Chelsea
Masa depan Mykhaylo Mudryk di Chelsea belum diputuskan. Simak kabar terbaru, rencana Xabi Alonso, dan peluang Mudryk dipinjamkan pada musim 2026/27.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Palu Sudah Diketuk, Begini Masa Depan Mykhaylo Mudryk di Chelsea
Liga Indonesia
Indonesia Women's League Kick Off di Hari Ulang Tahun Prabowo, Dibuka Persita vs Persija
Indonesia Women's League kembali bergulir pada 17 Oktober 2026 setelah vakum tujuh tahun. Musim perdana diikuti enam klub dan digelar terpusat.
Rizqi Ariandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Indonesia Women's League Kick Off di Hari Ulang Tahun Prabowo, Dibuka Persita vs Persija
Jadwal
Cara Menonton Secara Gratis Arsenal vs Como di YouTube, Live Kamis (13/8) Pukul 01.30 WIB
Simak cara nonton dan link streaming Arsenal vs Como di YouTube, Kamis 13 Agustus 2026 pukul 01.30 WIB. Cek jadwal dan prediksi susunan pemain.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Agustus 2026
Cara Menonton Secara Gratis Arsenal vs Como di YouTube, Live Kamis (13/8) Pukul 01.30 WIB
Bagikan