Piala Dunia

Kilas Balik Piala Dunia 1966: Kontroversi Gol Hantu dan Football's Coming Home

Piala Dunia 1966 di Chile menyimpan banyak cerita. Mulai dari debut Korea Utara, Gol Hantu, hingga keberhasilan Inggris menjadi juara di depan publik sendiri.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 24 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1966: Kontroversi Gol Hantu dan Football's Coming Home
Inggris juara Piala Dunia 1966 di kandang (bbc)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:


BolaSkor.com - Piala Dunia 1966 tidak bisa dilepaskan dari kontroversi laga final saat tuan rumah Inggris melawan Jerman Barat di Stadion Wembley. Final yang mengantarkan Inggris menjadi juara untuk pertama kalinya.

Piala Dunia 1966 merupakan edisi kedelapan dan menandai kembalinya penyelengaraan turnamen ke Benua Eropa usai dihelat di Chile pada edisi sebelumnya, pada 1962.

Sebelum Piala Dunia 1966 digelar, pelatih Inggris kala itu, Sir Alf Ramsey menegaskan “Inggris akan memenangkan Piala Dunia” di rumah. Pernyataan yang saat itu dibilang sangat berani.

Baca Juga:

Kilas Balik Piala Dunia 1958: Awal Cerita Sang Raja, Pele, dan Kejayaan Brasil yang Menghapus Trauma Maracanazo

Kilas Balik Piala Dunia 1962: Gempa, Battle of Santiago, dan Gelar Kedua Brasil

Kilas Balik Piala Dunia 1954: Kejayaan Jerman Barat, Mimpi Semu Hungaria, dan Miracle of Bern

Bagaimana tidak? Meski disebut sebagai "rumahnya sepak bola", Inggris bukanlah apa-apa sejak kembali ke kancah sepak bola dunia pada 1950.

Piala Dunia 1966 diikuti 16 tim. Sepuluh negara berasal dari Eropa, Bulgaria, Inggris, Prancis, Hungaria, Portugal, Uni Soviet, Spanyol, Swiss, Jerman, dan Italia.

Dari benua Amerika, ada Meksiko, Argentina, Brasil, Chile, dan Uruguay. Korea Utara menjadi satu-satunya tim non Eropa-Amerika. Piala Dunia 1966 menjadi debut Korut di ajang ini.

Korea Utara sempat di pandang sebelah mata lantaran wakil Asia ini tiba di benua biru dengan status sebagai pendatang baru. Apalagi, Korut masuk di grup neraka yang harus bersaing dengan Italia, Chile, dan Uni Soviet.

Namun, Pak Seung-zin dan kawan-kawan membuat kejutan dengan menyingkirkan Italia dan Chile. Korea Utara lolos ke fase gugur dengan status runner-up Grup 4 di bawah Uni Soviet.

Langkah Inggris tidak terbendung sejak fase grup. The Three Lions menjadi juara Grup A mengungguli Uruguay, Meksiko, dan Prancis.

Inggris menembus perempat final dan menyingkirkan Argentina melalui kemenangan tipis 1-0. Langkah Bobby Moore dan rekan-rekan tetap mulus di semifinal saat unggul 2-1 atas Portugal yang diperkuat Eusebio.

Final Kontroversial

Meski tampil di depan publik sendiri, Inggris tidak diunggulkan. Jerman saat itu sudah masuk dalam daftar negara raksasa sepak bola, sedangkan Inggris bahkan belum pernah lolos empat besar pada edisi sebelumnya.

Inggris melaju ke final untuk menghadapi Jerman Barat yang kala itu diasuh pelatih Helmut Schon dan diperkuat sederet pemain berbakat, seperti Franz Beckenbauer, Sepp Maier, dan Uwe Seeler.

Sesuai perkiraan, Inggris mengalami kesulitan, bahkan sempat tertinggal lebih dulu. Gawang Inggris yang dikawal Gordon Banks terkoyak lewat tembakan Helmut Haller.

Tuan rumah lantas menyamakan kedudukan melalui aksi Geoff Hurst. Kedua tim memasuki jeda turun minum dengan kondisi imbang 1-1.

Inggris dan Jerman sama-sama mengalami kebuntuan pada awal paruh kedua. Jelang berakhirnya waktu normal, kans tuan rumah untuk memenangi laga datang pada menit ke-78 saat Martin Peters menjebol gawang yang dijaga oleh Hans Tilkowski.

Namun, Jerman yang unggul pengalaman mampu menyamakan kedudukan lewat Wolfgang Weber menciptakan gol hingga keadaan menjadi imbang kembali 2-2.

Gol Hantu

Laga dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu dan pada fase ini, Geoff Hurst kembali melesakkan gol untuk Inggris pada menit ke-101.

Gol tersebut menimbulkan kontroversi lantaran bola dianggap belum sepenuhnya melewati garis gawang Jerman.

Setelah berkonsultasi dengan para asistennya, wasit Gottfriend Dienst yang berasal dari Swiss memutuskan bahwa gol tersebut sah, sehingga Inggris unggul 3-2.

Banyak pihak menilai gol Geoff Hurst tidak sah karena bola belum melewati garis gawang. Maka itu muncul julukan "gol hantu."

Hurst menjadi pahlawan dengan mencetak gol keduanya pada ujung laga. Inggris menang 4-2 dan keluar sebagai juara.

Trofi itu hingga sekarang masih menjadi satu-satunya koleksi Inggris.

Piala Dunia Piala Dunia 2026 Kilas Balik Piala Dunia Feature Piala Dunia Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Mantan Ketum The Jakmania memastikan video suporter Persija membawa stik baseball bukan di Batang. Ia meminta publik tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Eks Ketum The Jakmania Bantah Video Suporter Bawa Stik Baseball Berkaitan dengan Penyerangan Bus Persib
Timnas
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
PSSI membuka opsi mencari lawan alternatif untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2026 jika situasi keamanan di Timur Tengah tidak kondusif.
Rizqi Ariandi - Rabu, 14 Oktober 2026
PSSI Siapkan Opsi Lawan Baru untuk Timnas Indonesia Setelah Timur Tengah Memanas
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027 live Kamis, 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Cek link streaming, prediksi skor, starting XI, dan rekor head to head kedua tim di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce, Live di Sini!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
AS Roma vs Real Madrid live di SCTV dan Vidio pada 15 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB. Cek jadwal, prediksi susunan pemain, dan link streaming Liga Champions di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming AS Roma vs Real Madrid, Live Gratis di SCTV!
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Link streaming Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027 malam ini pukul 23.45 WIB. Cek jadwal pertandingan, prediksi starting XI, head to head, dan cara menonton di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Feyenoord vs Como, Live di Sini!
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi Aston Villa vs Fenerbahce di Liga Champions 2026/2027, Kamis 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Aston Villa vs Fenerbahce: The Villans Belum Pernah Tumbang
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Prediksi Feyenoord vs Como di Liga Champions 2026/2027. Simak prediksi skor, starting XI, head to head, jadwal, dan link live streaming.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Feyenoord vs Como: Kondisi I Lariani Tidak Ideal
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming LASK vs Liverpool, Live Gratis di SCTV Pukul 23.45 WIB
LASK vs Liverpool live malam ini di Liga Champions 2026/2027 pukul 23.45 WIB. Cek jadwal siaran SCTV, prediksi starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming LASK vs Liverpool, Live Gratis di SCTV Pukul 23.45 WIB
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming LASK vs Liverpool: Misi Menjaga Catatan Positif
Prediksi LASK vs Liverpool di Liga Champions 2026/2027. The Reds mengincar kemenangan usai kalah dari Man City. Cek prediksi skor, starting XI, head to head, dan link streaming di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming LASK vs Liverpool: Misi Menjaga Catatan Positif
Liga Champions
Bukan Michael Carrick, Lisandro Martinez Ungkap Biang Keladi Hasil Jeblok Manchester United
Lisandro Martinez membela Michael Carrick di tengah hasil buruk Manchester United. Simak kritik tajamnya kepada manajemen dan tuntutan investasi besar.
Johan Kristiandi - Rabu, 14 Oktober 2026
Bukan Michael Carrick, Lisandro Martinez Ungkap Biang Keladi Hasil Jeblok Manchester United
Bagikan