Anomali Manajemen Bayern Munchen di Balik Penunjukan Thomas Tuchel

Bayern Munchen malah berpotensi nirgelar di akhir musim.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 22 Mei 2023
Anomali Manajemen Bayern Munchen di Balik Penunjukan Thomas Tuchel
Thomas Tuchel (twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sejak Bayern Munchen menunjuk Thomas Tuchel sebagai pelatih baru pada 24 Maret 2023, menggantikan Julian Nagelsmann, cukup banyak yang mengerutkan dahi mempertanyakan keputusan manajemen.

Bukan apa-apa, Bayern sedianya 'baik-baik saja' dengan Nagelsmann yang musim lalu memenangi Bundesliga. Bahkan di bawah arahannya musim ini Bayern bertarung merebutkan treble winners di ajang Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions.

Pasca dilatih Tuchel, perjalanan Bayern kandas di DFB Pokal melawan SC Freiburg dan juga di Liga Champions oleh Manchester City. Bahkan dalam perebutan titel Bundesliga, Bayern tidak lagi menentukan nasib mereka sendiri usai kalah 1-3 dari RB Leipzig.

Salah Thomas Tuchel? Tidak juga, sebab pelatih asal Jerman berusia 49 tahun profesional menjalankan tugasnya kepada klub yang mengontraknya. Pertanyaan seyogyanya ditujukan kepada manajemen Bayern yang tiba-tiba memecat Nagelsmann.

Baca Juga:

Uang Bukan Segalanya, Klub Italia dan Spanyol Bisa Bersaing Lawan Tim Inggris di Eropa

Liga Champions: Pertikaian Sadio Mane dengan Leroy Sane Bisa Bangkitkan Bayern Munchen

Tren Negatif Bayern Munchen Berlanjut, Thomas Tuchel Temukan Penyebabnya

Legenda Bayern, Lothar Matthaus, pun tidak habis pikir dengan keputusan Bayern memecat Nagelsmann. Ia menduga perselisihan internal yang berujung pemecatan pelatih kiper Bayern, yang notabene teman dekat Manuel Neuer, sebagai alasannya.

"Itu adalah kejutan besar bagi banyak orang, bukan hanya saya. Dia (Nagelsmann) melakukan pekerjaan dengan baik dan memenangkan Bundesliga. Mungkin dia tidak begitu bagus di Liga Champions di tahun pertamanya, tapi tahun ini dia menang melawan PSG, Inter, Barcelona dua kali," ucap Matthaus kepada Goal.

"Di Bundesliga itu tidak sempurna tapi dia tidak jauh dari trofi. Saya pikir itu adalah lelucon pada awalnya, tetapi itu bukan tanggal 1 April."

"Lagipula itu adalah keputusan klub, para pemain tidak semuanya bersama pelatih biasanya di ruang ganti, tetapi banyak yang senang dengannya dan berbicara positif tentang dia ketika dia pergi – (Leon) Goretzka dan (Joshua) Kimmich misalnya."

"Terjadi sesuatu yang tidak kita ketahui. Fans senang dengannya, kami tidak tahu apa yang terjadi yang membuat Bayern mengambil keputusan ini. Saya pribadi tidak tahu," terangnya.

Matthaus juga menilai Bayern merekrut Tuchel karena ia tidak sedang melatih klub alias menganggur setelah dipecat Chelsea. Selain itu, Bayern hanya tak ingin Juventus terlebih dahulu mengontrak Tuchel.

"Tuchel dekat dengan Juve. Mungkin masalah dengan situasi penjaga gawang adalah alasan Nagelsmann pergi, saya tidak tahu. Bayern gugup dan Tuchel dekat dengan Juventus. Tuchel bebas dan Bayen tidak percaya pada Nagelsmann 100 persen," tambah Matthaus.

"Mereka tidak dapat mengubahnya jika dia memenangkan tiga gelar, Anda tidak dapat menjelaskannya, jadi mereka memutuskan untuk mengubahnya sekarang."

Usai tersingkir di DFB Pokal dan Liga Champions, serta kehilangan posisi puncak klasemen Bundesliga usai kalah dari Leipzig, Bayern kini malah berpotensi menutup musim nirgelar.

Bayern Bayern munchen Bundesliga Bundesliga Jerman Thomas Tuchel

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Eropa
UEFA Nations League: Rencana Inggris untuk Hentikan Spanyol
Inggris menjamu Spanyol di Nations League. Thomas Tuchel menyiapkan rencana khusus untuk menghentikan La Roja yang tak terkalahkan dalam 38 laga.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
UEFA Nations League: Rencana Inggris untuk Hentikan Spanyol
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Inggris vs Spanyol: Menguji Level Permainan The Three Lions
Simak prediksi skor, susunan pemain, H2H, kabar tim, jadwal, dan link live streaming Inggris vs Spanyol di UEFA Nations League.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Inggris vs Spanyol: Menguji Level Permainan The Three Lions
Jerman
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Penyerang Bayern Munchen Harry Kane merencanakan karier kedua setelah pensiun. Ia berambisi menjadi penendang profesional di liga american football (NFL).
Gazza Roosaryatama - Kamis, 24 September 2026
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Bayern Munchen menang 7-0 atas Union Berlin, sementara Chelsea dibantai Brentford 0-3. Simak hasil lengkap pertandingan bola Eropa.
Arief Hadi - Sabtu, 19 September 2026
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Piala Eropa
Thomas Tuchel Ungkap Alasan Panggil Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke Timnas Inggris
Thomas Tuchel ungkap alasan panggil kembali Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke skuad Timnas Inggris untuk UEFA Nations League.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
Thomas Tuchel Ungkap Alasan Panggil Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold ke Timnas Inggris
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Simak prediksi skor, H2H, kabar tim, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Bayern Munchen vs Union Berlin di Bundesliga 2026-2027.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Liga Champions
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
UEFA resmi menunjuk Allianz Arena dan Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2028 dan 2029. Camp Nou kembali setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Liga Dunia
Terus Pecahkan Rekor, Harry Kane Terdepan Menangi Ballon d'Or 2026?
Harry Kane menjadi pemain tercepat Bayern Munchen yang mencetak 150 gol. Apakah striker Inggris itu terdepan dalam perebutan Ballon d'Or 2026?
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Terus Pecahkan Rekor, Harry Kane Terdepan Menangi Ballon d'Or 2026?
Hasil akhir
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Gila! Manchester United, Como, dan Bayern Munchen sama-sama meraih kemenangan telak di Liga Champions. Cek hasil lengkap dan skor pertandingan tadi malam.
Johan Kristiandi - Jumat, 11 September 2026
Hasil Liga Champions: Manchester United, Como, dan Bayern Munchen Pesta Gol
Bagikan