6 Fakta Mengenai Pengguna Nomor 21 Baru Juventus, Kaio Jorge

Juventus telah merampungkan transfer wonderkid Brasil Kaio Jorge.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 18 Agustus 2021
6 Fakta Mengenai Pengguna Nomor 21 Baru Juventus, Kaio Jorge
Kaio Jorge (Laman Resmi Juventus)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Setelah pasif di bursa transfer musim panas usai mempermanenkan kontrak Weston McKennie, Juventus mulai aktif merekrut pemain dan pemain pertama yang datang pada periode kedua Massimiliano Allegri melatih adalah Kaio Jorge.

Penyerang berusia 19 tahun dikontrak Juventus selama lima tahun dan kabarnya Juventus mengeluarkan tiga juta euro untuk merekrutnya dari Santos.

"Bakat baru bergabung dengan skuad Bianconeri. Dari Brasil dan dalam kariernya, ia terus maju: Kaio Jorge adalah pemain baru Juventus," demikian pernyataan resmi di situs Juventus.

Baca Juga:

Akhirnya, Juventus Amankan Transfer Gelandang Sassuolo

Profil Calon Juara dan Kuda Hitam Serie A 2021-2022: Duo Milan dan Juventus Saling Sikut

Prediksi Serie A 2021-2022: Manfaatkan Masalah Sang Juara Bertahan, Inter Milan

"Striker Brasil berusia 19 tahun, lahir pada tahun 2002, telah menandatangani kontrak dari Santos, menandatangani kontrak hingga 2026."

Kaio Jorge memilih menggunakan nomor punggung 21, nomor yang pernah dikenakan Andrea Pirlo, Paulo Dybala, Zinedine Zidane, hingga Gonzalo Higuain. Jorge pun menuturkan alasan memilih nomor punggung tersebut.

"Itu (nomor 21) dipakai oleh pemain hebat di sini: Pirlo, Dybala, Zidane dan Higuain. Jadi saya berharap bisa mencetak banyak gol dengan jersey ini juga," harap Jorge.

"Tujuan saya adalah untuk mencetak gol dan membantu rekan tim saya sebaik mungkin dan, jika Tuhan menghendaki, memenangkan trofi seperti Liga Champions."

BolaSkor.com juga akan membeberkan fakta-fakta menarik mengenai Kaio Jorge, apa saja?

1. Produk Akademi Santos

Seperti halnya dua nama tenar dalam sejarah sepak bola Brasil, Pele dan Neymar, Kaio Jorge juga alumni akademi Santos yang terkenal di dunia. Jorge sudah berada di akademi sejak usia 10 tahun pada 2012 dan promosi ke tim U-20 hanya dalam kurun waktu tiga tahun (usia 15 tahun).

Debutnya di tim utama Santos terjadi pada September 2018 kontra Athletico Paranaense pada usia 16 tahun 249 hari, menjadikannya pemain kemuda keenam yang memainkan debut dalam sejarah klub.

2. Pemain Serba Bisa

Kala datang ke akademi Jorge adalah gelandang serang atau playmaker, tetapi seiring berjalannya waktu Jorge menjadi pemain serba bisa yang dapat bermain di banyak posisi di lini depan dari penyerang tengah, sayap, hingga gelandang serang.

Musim 2019-2020 jadi performa terbaiknya di Santos. Jorge mencetak lima gol di Copa Libertadores (Liga Champions-nya Amerika Selatan) dan menjadi runner-up. Total di liga dan Copa Libertadores Jorge tampil 46 kali di tim utama.

Jorge bahkan menorehkan rekor sebagai satu-satunya pemain kelahiran sejak 2001 yang mencetak setidaknya lima gol di satu edisi turnamen, serta gol tercepat di Copa Libertadores sejak 2013 dengan hanya 11 detik mencetak gol kontra Gremio.

3. Teknik Bermain

Kontrol bola jarak dekat bagus, kaki-kaki lincah, dengan kombinasi insting penyelesaian akhir serta teknik mendribel bola khas Negeri Samba, itulah kemampuan yang dimiliki oleh Kaio Jorge yang dapat dinikmati Juventus.

Jika dikembangkan dengan baik maka Jorge dapat menjadi aset berharga untuk masa depan Juventus.

4. Berkat Futsal

Sudah banyak cerita bagaimana futsal membantu pesepak bola profesional mengembangkan karier mereka, begitu juga dengan Kaio Jorge. Pemain kelahiran Olinda, 24 Januari 2002 memulai futsal untuk klub Pernambuco, Nautico.

Di sana Jorge punya reputasi pencetak gol ulung. Setelahnya ia pindah ke Sporting Recidf sebelum mulai mengejar impiannya sebagai pemain profesional.

5. Darah Keturunan Pesepak Bola Profesional

Ayah Kaio Jorge, Jorge Ramos merupakan pesepak bola profesional yang membela Chavas dan Gama, juga berposisi sebagai penyerang. Akan tapi saat ini ada potensi besar Jorge junior melalui seniornya tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir ini juga Ramos beralih profesi jadi pelatih bagi tim-tim papan bawah liga.

6. Pencetak Gol Termuda di Turnamen Terkenal di Brasil

Copa Sao Paulo merupakan turnamen prestisius di level muda di Brasil, dengan batasan pemain maksimal berusia 20 tahun. Di turnamen itu Jorge menarik perhatian dengan menyamai rekor Neymar: mencetak gol di usia 15 tahun.

Saat ini juga Jorge berstatus pemain di timnas Brasil U-17 setelah sebelumnya memperkua Brasil U-15.

Juventus Kaio Jorge Sosok Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Italia
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Juventus menang telak 5-0 atas NEC Nijmegen. Luciano Spalletti puas, sementara Kamil Grabara menjalani debut dengan clean sheet.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Juventus Pesta Gol: Spalletti Bahagia, Debut Kiper Baru Il Bianconeri
Klasemen
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Urutan Satu, AC Milan Terdampar di Peringkat 29
Juventus memuncaki klasemen Liga Europa 2026-2027 setelah menang 5-0 atas NEC. AC Milan berada di posisi 29 usai kalah dari Benfica.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Klasemen Terbaru Liga Europa: Juventus Urutan Satu, AC Milan Terdampar di Peringkat 29
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Juventus dan Manchester City Sama-sama Pesta Gol
Juventus dan Manchester City sama-sama pesta gol dengan kemenangan 5-0. Simak hasil lengkap Liga Europa dan laga Piala Liga selengkapnya.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Hasil Pertandingan: Juventus dan Manchester City Sama-sama Pesta Gol
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Liga Europa, Juventus vs NEC
Juventus vs NEC Nijmegen berlangsung Jumat (18/09) pukul 02.00 WIB. Simak cara menonton dan link live streaming Liga Europa di Vidio.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Laga Liga Europa, Juventus vs NEC
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Juventus vs NEC: Tiga Poin di Depan Mata Il Bianconeri
Simak prediksi skor, H2H, kabar tim, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Juventus vs NEC di Liga Europa 2026-2027.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Juventus vs NEC: Tiga Poin di Depan Mata Il Bianconeri
Liga Europa
Kejutan, Bukan Juventus atau AC Milan, Klub Ini Diprediksi Superkomputer Juara Liga Europa 2026-2027
Superkomputer Opta mengejutkan dengan menempatkan Bournemouth sebagai favorit juara Liga Europa 2026-2027, mengungguli Juventus dan AC Milan.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Kejutan, Bukan Juventus atau AC Milan, Klub Ini Diprediksi Superkomputer Juara Liga Europa 2026-2027
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Italia
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Juventus tanpa pemain outfield berpaspor Italia untuk pertama kalinya. Kondisi Bianconeri menjadi cerminan masalah sepak bola Italia.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Masalah Juventus Jadi Cerminan Buruknya Sepak Bola Italia
Bagikan