5 Pemain Top yang Menjadikan Diego Maradona sebagai Inspirasi

Diego Maradona menjadi inspirasi bagi banyak pemain-pemain muda dan pesepak bola profesional.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 26 November 2020
5 Pemain Top yang Menjadikan Diego Maradona sebagai Inspirasi
Diego Maradona (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kabar mengejutkan datang pada Rabu (25/11) malam WIB. Ikon sepak bola dunia sekaligus legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona meninggal dunia pada usia 60 tahun karena serangan jantung.

Maradona meninggal setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit akibat penggumpalan darah di otak pasca terjatuh. Meski telah diizinkan pulang dan menjalani perawatan di rumah, Maradona masih didampingi oleh staf medis.

Maradona masih bernafas pada Selasa (24/11) waktu setempat pukul 23.00 dan terakhir dilihat oleh keponakannya. Kala itu hanya ada keponakannya, asisten, pegawai keamanan, perawat, dan koki.

Pada pagi harinya pukul 11.30 psikolog sekaligus psikiater pribadi menghampiri Maradona untuk coba berbicara dan membangunkannya. Akan tapi Maradona tak merespons hingga psikiater itu memanggil keponakan beserta asisten pribadinya.

Baca Juga:

Suap Militer Argentina dan Cerita Berbeda Diego Maradona jika Gabung Sheffield United

10 Kutipan yang Menggambarkan Kehebatan Diego Maradona

Maradona Meninggal Dunia, Pele: Semoga Bisa Bermain bersama di Surga

Pasca coba dibangunkan Maradona tak jua bernafas meski telah didatangi sembilan ambulan. Maradona dinyatakan meninggal dunia pada usia 60 tahun dan figur-figur sepak bola dunia menuturkan ucapan belasungkawa.

Maradona merupakan legenda sepak bola lintas generasi yang selalu jadi inspirasi untuk ditiru, setidaknya dari sisi prestasi, talenta, dan caranya mengangkat permainan tim, bukan dengan hidupnya di luar sepak bola yang pernah menggunakan obat terlarang.

Berikut pesepak bola di era modern atau top dunia yang menjadikan Diego Maradona sebagai inspirasi:

1. Gonzalo Higuain

Diego Maradona dan Gonzalo Higuain

Kala bergabung ke Napoli dari Real Madrid pada 2013 Gonzalo Higuain menjadikan Maradona sebagai inspirasi. Maradona melegenda bersama Napoli pada medio 1984-1991, mempersembahkan dua Scudetto dan menjadi dewa sepak bola di sana.

"Di kota ini (Naples), kesetiaan kepada Maradona sangat besar. Saya merasa ada kasih sayang dari suporter sejak kehadiran saya. Saya memilih Naples bersama keluarga karena saya menyukai tantangan dan merasa terinspirasi," tutur Higuain.

El Pipita memang tak melegenda layaknya Maradona di Napoli tapi ia mempersembahkan titel Coppa Italia dan Piala Super Italia, lalu jadi top skorer Serie A 2015-2016 dengan torehan 36 gol sebelum pergi ke Juventus dan kini main di Inter Miami pada usia 32 tahun.

2. Harry Kane

Harry Kane bertemu Diego Maradona

Entah sudah seberapa lama Harry Kane mengagumi Diego Maradona, tapi ia mengakui terinspirasi dengan sang legenda pasca bertemu pada 2017 kala Tottenham Hotspur menang 4-1 atas Liverpool. Kane bertemu dengannya bersama Mauricio Pochettino dan Ossie Ardiles.

"Dia (Maradona) pria yang luar biasa. Saya harus bertemu dengannya sebelum pertandingan - energi hebat, pria hebat. Dia adalah salah satu pemain nomor 10 terbaik yang pernah ada, jadi sangat menyenangkan bisa berada di sini hari ini," tutur Kane.

"Dia tidak berbicara banyak bahasa Inggris, hanya berbicara dalam bahasa Spanyol jadi saya tidak begitu mengerti apa yang dia katakan tetapi dia sangat energik, dia mengatakan beberapa pujian yang bagus, tidak hanya untuk saya tetapi untuk tim dan manajer."

"Sangat menyenangkan bisa ditemani orang seperti itu. Dia pemain yang luar biasa dan saya hanya bisa belajar dari orang seperti dia."

Kane tidak akan bisa seperti Maradona dari cara bermain, tapi dia sudah mengukir sejarah sendiri di Spurs dan menjadi salah satu striker top Eropa.

3. Lionel Messi

Lionel Messi dan Diego Maradona

Nama yang satu ini tentu tidak heran lagi jika mengagumi pendahulunya tersebut. Lionel Messi dan Diego Maradona memang kerap dibandingkan karena gaya main yang sama dan punya pengaruh besar.

Messi juga pernah dilatih oleh Maradona di timnas Argentina. Keduanya pemain top di era berbeda, meski Messi sampai saat ini belum mempersembahkan titel prestisius untuk Argentina. Messi sudah lama mengagumi Maradona.

“Ketika saya tumbuh dewasa, Maradona baru saja kembali ke Argentina setelah bermain dengan Sevilla. Dia kembali ke Newell (klub masa kecilnya) pada 1993, dan dia mampu membawa Argentina ke Piala Dunia lainnya setelah babak playoff. Saya bisa katakan tanpa keraguan bahwa, jika seseorang menginspirasi saya untuk menjadi pesepak bola, itu dia," tutur Messi.

Messi memiliki ceritanya sendiri dan sudah melegenda dengan Barcelona, memenangi enam Ballon d'Or dan empat titel Liga Champions.

4. Robin van Persie

Robin van Persie dengan Diego Maradona

Diego Maradona adalah idola masa kecil eks striker Arsenal dan Manchester United, Robin van Persie. Legenda sepak bola Belanda tersebut mengaku telah banyak menyaksikan video mengenai permainan Maradona.

"Begitu saya melihat video ketika saya masih kecil Maradona mengangkat trofi (Piala Dunia) dan menangis, saya ketagihan. Saya tidak bisa memberi tahu Anda sudah berapa kali saya menonton klip itu," tutur Van Persie.

Van Persie (37 tahun) pensiun bersama Feyenoord pada 2019. Sebelumnya ia membela Feyenoord, Arsenal, Manchester United, dan Fenerbahce dengan catatan 102 caps dan 50 gol. Van Persie berposisi sebagai striker dengan kaki kidal yang kuat.

5. David Trezeguet

David Trezeguet

Momen keemasan Diego Maradona kala memenangi Piala Dunia 1986 lagi-lagi menjadi inspirasi. Kali ini datang dari legenda Juventus dan timnas Prancis, David Trezeguet. Pada masanya Trezeguet adalah striker top berbahaya, target man yang dapat mencetak gol dan menahan bola.

Trezeguet bercerita langsung momen ketika bertemu dengan Diego Maradona dan menuturkan kekagumannya kepadanya.

"Sebagai seorang anak, di pinggiran kota, ketika kami keluar dari sekolah, kami bermain di Piala Dunia 1986 kami semua ingin menjadi Maradona. Salah satu gambar pertama yang saya ingat adalah gambar Diego yang mengangkat Piala Dunia di depan penonton, di atas bacone Casa Rosada, kursi pemerintah Argentina," cerita Trezeguet.

"Saya tidak akan pernah melupakan pemandangan kegembiraan yang mengiringi para juara. Pada tahun 1998, ketika saya mengangkat trofi yang sama, saya melihat diri saya menggantikan Diego di Meksiko."

"Saya juga ingat kembali ke hotel pada malam kekalahan kami di tahun 2006: ibu saya memberi tahu saya bahwa ada seseorang yang ingin berbicara dengan saya, itu dia."

"Dia menunggu saya di aula, ini pertama kalinya saya melihatnya dalam daging dan darah (bertemu langsun) dan saya terkesan dengan karismanya. Tidak ada manusia lain yang pernah memberi saya energi seperti itu. Sulit untuk dijelaskan, ini bersifat magnetis."

"Kami berbicara sepanjang malam, dia memberi tahu saya bahwa semua pemain hebat melewatkan penalti yang menentukan: dia, Platini, Baggio. Kata-katanya menghibur saya dan mendorong saya untuk pergi," pungkas Trezeguet.

Trivia Sepak Bola Lionel Messi Gonzalo Higuain Harry Kane Breaking News Diego Maradona

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Simak cara beli tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 melalui Kita Garuda, lengkap dengan harga tiket mulai Rp100 ribu dan jadwal pertandingannya.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Beli Tiket Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 dan Daftar Harganya
Timnas
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Jay Idzes dipastikan absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena cedera paha. Kapten Timnas Indonesia itu mengaku patah hati dan tetap dukung perjuangan Garuda.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Jay Idzes Patah Hati Gagal Bela Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Liga Indonesia
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Persija Jakarta akan mengajukan banding atas sanksi Komdis PSSI berupa larangan dua laga kandang dan denda total Rp130 juta.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Persija Ajukan Banding atas Sanksi Komdis PSSI
Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Persebaya vs Garudayaksa, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Persija Jakarta vs Java United, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Liga Indonesia
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Persija Jakarta dijatuhi sanksi Komdis PSSI berupa dua laga kandang usiran dan denda Rp130 juta akibat insiden sebelum dan saat melawan Persib.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Liga Indonesia
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Persija Jakarta vs Java United digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, karena Pilkades serentak di Gianyar pada 20 September.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Liga Dunia
Koleksi Trofinya Bertambah, Lionel Messi Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Messi membawa Inter Miami juara Campeones Cup dan mencetak gol ke-100. David Beckham menilai sang megabintang layak meraih Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Koleksi Trofinya Bertambah, Lionel Messi Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Bagikan