5 Pelatih yang Pernah Tangani Juventus dan Milan

Pelatih-pelatih yang pernah menangani Juventus dan AC Milan.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 08 Mei 2021
5 Pelatih yang Pernah Tangani Juventus dan Milan
Massimiliano Allegri dan Carlo Ancelotti (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Duel besar tersaji di pekan 35 Serie A antara Juventus melawan AC Milan di Allianz Stadium, Senin (10/05) pukul 01.45 dini hari WIB. Pertandingan itu merebutkan posisi di zona Liga Champions atau empat besar Serie A.

Titel Serie A 2020-2021 alias Scudetto telah diamankan Inter Milan, namun perburuan masuk di zona Liga Champions masih berlangsung sengit.

Atalanta, Juventus, Milan, Napoli, hingga Lazio masih dapat berganti posisi dalam merebutkan tiga tiket tersisa untuk bermain di Liga Champions. Tak ayal laga Juventus vs Milan dilihat penting oleh Fabio Capello.

Baca Juga:

Juventus Vs Milan, Duel Perebutan Zona Liga Champions

Membandingkan Kesulitan Sisa Laga Juventus, Milan, Atalanta, Napoli, dan Lazio

Zidane Berada di Ujung Tanduk, Juventus Siap Menampung

"Siapa pun yang kalah akan tersingkir (dari perebutan zona Liga Champions)," tutur Capello kepada Corriere della Sera. "Ini bukan hanya tentang klasemen, saya pikir dampak psikologis dari kekalahan akan sangat berat."

"Mereka tidak sedang dalam performa bagus sekarang, mereka adalah dua tim yang paling sulit, kalah dalam pertandingan langsung akan menjadi pukulan telak."

Menjelang pertandingan tersebut BolaSkor membahas lima pelatih yang pernah menangani Juventus dan Milan. Siapa saja?

1. Massimiliano Allegri

Pelatih sukses kala melatih AC Milan dan Juventus, khususnya dengan Juventus melalui raihan lima Scudetto, empat Coppa Italia, dan dua Piala Super Italia. Sementara dengan Milan Allegri memenangi satu Scudetto.

Allegri (53 tahun) melatih Milan dari 2010 hingga 2014 dan baru setelahnya dengan Juventus sampai 2019. Salah satu kelebihan Allegri adalah kemampuan meracik skuad dengan materi yang dimiliki, plus ia juga memiliki banyak variasi taktik.

2. Fabio Capello

Milan tempat yang spesial untuk Fabio Capello. Tidak hanya dia mantan gelandang Milan (1976-1980) tapi juga pelatih dari primavera hingga tim utama dari medio 1982-1996, serta pada 1997-1998.

Empat Scudetto sebagai pelatih dan dua sebagai pemain diraih Capello. Capello yang juga pernah bermain untuk Juventus (1970-1976) melatih Il Bianconeri pada periode 2004-2006. Saat ini Capello telah pensiun dan terakhir melatih Jiangsu Suning pada 2018.

3. Giovanni Trapattoni

Pelatih legendaris asal Italia. Giovanni Trapattoni mantan bek tengah atau gelandang bertahan sekaligus legenda bagi AC Milan. Trapattoni melatih Milan dari usia muda hingga senior pada medio 1972 hingga 1976.

Kendati demikian Trapattoni justru sukses ketika melatih Juventus (1976-1986 dan 1991-1994). Di sana Trapattoni memenangi enam Scudetto. Setelahnya Trapattoni melanglang buana dengan melatih Bayern Munchen, Fiorentina, timnas Italia, Benfica, dan Stuttgart.

4. Alberto Zaccheroni

Kariernya sebagai pemain relatif singkat dengan posisi full-back atau bek sayap namun pensiun dini karena cedera. Karier kepelatihannya dimulai pada 1983 dengan Cesenatico dan terakhir pada 2019 melawatih Uni Emirat Arab.

Zaccheroni (68 tahun) melatih Milan pada 1998-2001 dan Juventus pada 2010. Satu prestasi yang ditorehkan eks pelatih timnas Jepang itu yakni ketika memenangi Scudetto dengan Milan pada 1998-1999.

5. Carlo Ancelotti

Pelatih berusia 61 tahun saat ini melatih Everton. Carlo Ancelotti salah satu pelatih top Eropa karena pernah sukses mempersembahkan titel untuk Juventus, Milan, Chelsea, PSG, Real Madrid, dan Bayern Munchen.

Eks gelandang Roma dan Milan melatih Juventus dari medio 1999-2001 dan kemudian Milan dari 2001-2009. Bersama Milan Ancelotti tidak hanya memenangi Serie A, tetapi juga dua titel Liga Champions.

Breaking News Juventus Juventus fc Milan AC Milan Serie A Italia Trivia Sepak Bola Carlo Ancelotti Fabio capello

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
AC Milan Gagal Menang di 3 Laga Terakhir, Posisi Ruben Amorim Masih Aman
Gagal menang di tiga laga terakhir, manajemen AC Milan dilaporkan masih menaruh kepercayaan penuh kepada sang pelatih, Ruben Amorim.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 18 September 2026
AC Milan Gagal Menang di 3 Laga Terakhir, Posisi Ruben Amorim Masih Aman
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Italia
Goncalo Ramos Melempem, Kutukan Nomor 9 AC Milan Berlanjut?
Goncalo Ramos tampil minim gol dan tembakan di awal musim. Kutukan jersey nomor 9 di AC Milan kini mengintai sang striker.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Goncalo Ramos Melempem, Kutukan Nomor 9 AC Milan Berlanjut?
Italia
Ruben Amorim Sudah Mencari-cari Alasan di AC Milan, Dibandingkan dengan Manchester United
Ruben Amorim kembali menyoroti ketidaksesuaian profil pemain dengan taktiknya usai AC Milan kalah dari Benfica. Polanya mengingatkan masa di Man United.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Ruben Amorim Sudah Mencari-cari Alasan di AC Milan, Dibandingkan dengan Manchester United
Liga Indonesia
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp40 Juta Usai Kalahkan Persib
Persija Jakarta dijatuhi sanksi Komdis PSSI berupa dua laga kandang usiran dan denda Rp40 juta akibat insiden sebelum dan saat melawan Persib.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp40 Juta Usai Kalahkan Persib
Liga Indonesia
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Persija Jakarta vs Java United digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, karena Pilkades serentak di Gianyar pada 20 September.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Basket
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Dewa United Basketball resmi menyudahi kerja sama dengan pelatih Agusti Julbe usai evaluasi performa di IBL dan BCL Asia 2026.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Kelme resmi merilis jersey ketiga Timnas Indonesia dengan warna biru muda dan motif bunga melati. Jersey tersedia dalam versi Player Issue dan Replica.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Liga Indonesia
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Shin Tae-yong mewaspadai kekuatan Java United yang diperkuat Gustavo Almeida, David da Silva, serta Yakob dan Yance Sayuri jelang menghadapi Persija.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Liga Indonesia
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Shayne Pattynama membantah rumor pindah dari Persija Jakarta ke Arema FC. Bek Timnas Indonesia itu menyebut kabar tersebut hoaks dan berharap segera pulih dari cedera punggung.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Bagikan